headerphoto

Renungan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

“5 june 2011..WORLD ENVIRONMENT DAY “forests: nature at your service” HUTAN merupakan komponen penting bagi bumi dalam perannya untuk menjaga keseimbangan EKOSISTEM, kerusakan hutan sekitar 1,1 juta hektar/tahun di ndonesia ,sedang kemampuan pemuliha hanya sekitar 0,5juta hektar/tahun…jagalah sumber daya alam kita, agar dapat bermanfaat secara berkelajutan.”
Itulah kalimat dari sebuah pesan singkat yang masuk kedalam ponselku semalam yang di kirim oleh kawanku yang merupakan aktifis pecinta alam, di sela kesibukannya mengajar anak muridnya yang sedang menghadapi ujian akhir sekolah ternyata masih sempat terpikir untuk memberitahukan kepada kita tentang hari lingkungan hidup sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni. Pesan singkat tersebut isinya terkesan sangat klise namun itulah kondisi real hutan yang ada di Indonesia pada saat ini, yang notabene di kuasai oleh para oknum pemegang HPH yang berdalih mengelola hutan namun pada prakteknya sering kita lihat terjadi penebangan hutan secara resmi namun dilakukan dengan cara liar dan membabi buta. bencana banjir yang mrupakan efek dari penebangan tersebut dan sudah sangat jelas penyebabnya seolah hanya sekedar menjadi head line berita di media tanpa kemudian ada tindakan yang urgent untuk mencegah terjadinya banjir lagi dimasa-masa yang akan datang yang terjadi masyarakat menyalahkan pemerintah dan pemerintah juga menyalahkan masyarakat. Lalu sebenarnya siapa yang salah ya?

Jangankan pemasalahan hutan yang sudah melibatkan banyak pemegang kebijakan, baik itu cukong yang menjadi oknum pemegan HPH ataupun pemerintah daerah yang memegang wilayah hutan tersebut, namun dengan berdalih meningkatkan PAD maka hutan tersebut di babat untuk dijadikan kawasan industri namun ujung-ujungnya korupsilah yang terjadi dan yang menjadi korban adalah masyarakat kecil.
Selain masalah tersebut hal-hal yang dalam kesehariannya kita jalani juga banyak masyarakat (bahkan kita) yang kurang atau bahkan tidak peduli dengan lingkungan sekitar kita.Belakangan ini rutinitasku hampir tiap pagi melakukan jalan pagi bersama istri yang kata orangtua untuk melancarkan kelahiran putra pertamaku, dalam melakukan jalan pagi setiap harinya selalu melalui rute jalan yang berbeda-beda, selain untuk tidak membuat rutinitas jalan pagi ini membosankan sekaligus ingin mengetahui jalan-jalan yang kita lalui dan mengenal beberapa tetangga yang jarang bertemu ( kita warga baru ) dalam rutinitas jalan pagi ini setiap paginya selalu menemui kejadian-kejadian yang mungkin sepele,menggelikan dan kadang dijadikan bahan joke kita berdua namun juga membuat kita miris ketika melihatnya sering sekali setiap barjalan istriku sudah memperungatkan “awas tuh ada ludah tar keinjek bawa penyakit ” hal yang sanagt sepele dan kadang tanpa kita sadari, artinya memang kesadaran kita sebagai masyarakat masih kurang karena setiap harinya kita selalu melakukan hal-hal yang mencemari lingkungan kita sendiri seperti halnya membuang ludah di jalan, baik itu sedang jalan kaki, naik motor bahkan ketika naik mobil yang kadang hal tersebut menjadi biang keributan pemakai jalan karena ketika seseorang meludah dari motor atau mobil mengenai penguna jalan lain, bayangkan kalau di Indonesia ada aturan seperti di singapura meludah di sembarang tempat kena denda mungkin negara kita tertib (mimpi gak ya?)

Tidak hanya permasalahan meludah sembarangan namunkalau kita amati , tidak menjamin orang kaya itu sadar dengan lingkungan sekitarnya, bahkan selain meludah dari mobil mereka juga sering membuang sampah dari mobil, yang sampah bungkus makanan, tisu,kulit buah, dan banyak lagi, mungkin mereka menganggap jalanan itu adalah tempat sampah besar, padahal di dalam mobil sudah tersedia tempat sampah (buat hiasan interior mobil?) kenapa sampahnya masih suka dibuang ke jalanan ya?
Dilain pagi kita berjalan masuk ke taman kota di mana dalam taman kota tersebut kesan yang terlihat adalah asri, bersih dan nyaman, karena di situ ada joging track utuk olah raga bahkan di setiap sudut ada tempat sampah untuk tiga jenis sampah, yang bertuliskan “ORGANIK” “UNORGANIK”dan “KERTAS” sangat jelas tertulis spesifikasi sampah yang harus dimasukan ke dalam tempat sampah tersebut, namun realitas prakteknya sangat jauh panggang dari api,masyarakat pengunjung taman kota entah paham atau tidak dengan tulisan yang ada di tempat sampah tersebut, karena pada kenyataanya sering isi dan tulisannya berbeda, tempat sampah “ORGANIK” diisi plastik, tempat sampah “UNORGANIK”isinya sampan daun atau kertas, mungkin maklum kalau belum paham dengan bahasa tersebut namun tempat sampah yang jelas-jelas bertuliskan “KERTAS” isinya plastik, bahkan yang lebih parahnya lagi, ada tempat sampah banyak seperti itu tetap saja banyak sampah yang berserakan di sekiranya terutama di pintu keluar, apakah sudah sedemikian tidak pedulkah masyarakat (kita) dengan kondisi lingkungan sekitarnya??

Kita sering melihat stiker atau spanduk yang bertuliskan “STOP GLOBAL WARMING” “SAVE OUR EARTH” ataupun “LESTARIKAN BUMI KITA DEMI ANAK CUCU KITA KELAK” namun apakah tulisan tersebut hanya sekedar slogan ataukah memang kitasebagai masyarakat tidak peduli? Karena tetap saja melakukankegiatan yang bertentangan dengan tulisan tersebut, dalam hari bumi bulan april kemarin perusahaan ritel tempat saya bekerja melakukan kampanye 1 BULAN TANPA MENGGUNAKAN PLASTIK, namun kompensasinya terhadap customer yang mau tidak menggunakan plastik kita ganti dengan marchandise yang memang disediakan, artinya apakah memang belum ada kesadaran secara mandiri dalam penanggulangan masalah lingkungan?
Mungkin para anggota pecinta alam yang notabene juga aktifis lingkungan seringkali dalam peringatan hari bumi (setiap 22 April) ataupun hari lingkungan hidup (setiap 5 juni) mereka melakukan aksi untuk memperingati hari-hari tersebut, sayangnya hal tresebut seringnyai hanya sekadar symbol dan slogan penyelamatan lingkungan tanpa ada tindakan kongkrit untuk menyelamatkan kondisi lingkungan yang sudah sangat parah, saya pernah mempunyai pengalaman dimana para pendaki gunung dengan idealisme “JANGAN MENINGGALKAN SESUATU KECUALI JEJAK” mereka membawa turun sampah-sampah plastik ataupun yang tidak bisa terurai di tanah, namun ketika melakukankegiatan sehari-hari mereka membuang sampah sembarangan dengan dalih “ ada petugas kebersihan kok” saya hanya tersenyum dan merasa miris mendengar kalimat tersebut. seorang yang memproklamirkan dirinya sebagi pecinta alam saja omongan dan perlakuan terhadap lingkungan seperti itu, apalagi mungkin orang awam yang tidak di dasari pengetahuan tentang wawasan lingkungan hidup?
Marilah kita mulai sekarang ini mencoba untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar kita, kita tidak ingin seperti lagunya Iwan Fals
“LESTARIKAN ALAM HANYA SEKADAR CELOTEH BELAKA
LESTARIKAN ALAM MENGAPA TIDAK DARI DULU SAJA”

» Read More....

Sifat Orang berdasarkan dengan hobby petualangan alam bebas

Mencoba untuk memposting tulisan yang sudah lama tersimpan di file penulis dan belum sempat di publikasikan tentang hasil “riset”dengan beberapa kawan pecinta alam..
Hasil ini hanyalah berdasarkan pada pengamatan dan pengalaman beberapa kawan penulis dan pengalaman pribadi penulis sendiri yang sejak kecil sudah hoby dengan kegiatan lama bebas..kalo orang jawa bilang hasil ini menggunakan ilmu titen (memperhatikan kebiasaan) tentang hal2 yang terjadi dari waktu kewaktu dan cenderung hal tersebut terulang secara terus menerus pada subjek yang di perhatikan…
Hasil tulisan ini merupakan pengamatan penulis dan kawan-kawan sejak tahun 2001. di sini penulis hanya mencoba share dengan para petualang semua semoga postingan ini bisa menambah wawasan dan wacana tentang pecinta alam atau sering juga di sebut penggiat alam bebas..

Berdasarkan hobi yang di tekuni dalam kegiatan out door dapat di simpulkan kepribadian seseorang sebagai berikut :
1. Pendaki gunung (biasa di sebut dalam OPA atau mapala orang yang seneng mendaki gunung tergabung dalam divisi Gunung Hutan/Rimba Gunung)



Orang yang kegiatan alam bebasnya lebih dominan dengan kegiatan pendakian biasanya mempunyai sifat:
 Merasa tertantang (the challenger) dengan segala sesuatu yang belum dan akan dilakukan
 mempunyai solidaritas yang tinggi dengat kelompok atau team
 apabila ada individu yang menonjol dalam team biasanya akan menjadi leader yang tangguh, bijak dan berani berkorban untuk team dalam kondisi apaun
 Ketika percaya dirinya hilang maka akan lama lagi munculnya
 Karena dalam melakukan kegiatan banyak berhitung resiko maka kadang muncul sebuah keraguan
 Kadang keraguan yang muncul akan menjadikan penghalang untuk maju
2. Pemanjat tebing (Climber)

Orang yang yang kegiatan out doornya lebih dominan di kegiatan panjat tebing mempunyai sifat:
 Mempunyai kepercayaan diri yang sangat tinggi
 Sangat suka dengan kegiatan yang beresiko tinggi
 Senangnya menjadi seorang single fighter
 Ketika menjadi seorang pemimpin cenderung otoriter dan sering tidak mendengar saran orang lain
 Egonya sangat tinggi (karena merasa mampu bisa melakukan sesuatu tanpa bantuan teman)
 Cenderung introvet namun jangan di tanya kalo sudah bicara loyalitas terhadap kelompok mereka termasuk orang yang berani mati dalam membela kelompoknya.

3. Penelusur Gua (caver)

Seorang caver biasanya mempunyai sifat :
 Challenger (suka melakukan hal-hal yang baru)
 Team work yang bagus
 Solidaritas tinggi
 Ketika menjadi seorang pemimpin cenderung bersikap mengikuti kemauan anak buah namun kurang tegas ketika diperlukan dalam keputusan strategis
 Sangat berhitung dengan resiko ketika akan melakukan sesuatu
 Kalo sudah asyik dengan sesuatu biasanya akan lupa dengan lingkungan sekitar terutama lupa dengan waktu
4. Arung jeram (rafter)

seorang rafter biasanya mempunyai sifat :
 Challenger (tantangan apapun akan dihadapi)
 Percaya diri sangat tinggi
 Mau melakukan sesuatu sekalipun hal tersebut resikonya sangat tinggi
 Perhitungan atau prediksi dalam meghadapi resiko biasanya sangat tepat dan akurat
 Ketika menjadi seorang pemimpin akan tegas dalam mengambil keputusan selalu di sertai dengan penghitungan yang matang.
 Karena kemampuannya yang bisa memprediksi dengan tepat dan percaya diri yang sangat tinggi kadang menyepelekan orang lain yang tidak sejalan dengan pemikirannya

Kebetulan baru empat kegiatan out door yang pernah dilakukan penulis maka baru hanya itulah yang bisa di posting di forum ini kalo ada pembaca yang mau menambahkan pengalaman dan analisinya silahkan.terimakasih ...
Salam Lestari dan Salam Petualang

» Read More....

Vandalisme para pecinta alam



Pendaki gunung sahabat alam sejati
Jaketmu penuh lambang, lambang kegagahan
Memproklamirkan dirimu pencinta alam
Sementara maknanya belum kau miliki
Ketika aku daki dari gunung ke gunung
Disana kutemui kejanggalan makna
Banyak pepohonan merintih kepedihan
Dikuliti pisaumu yang tak pernah diam
Batu – batu cadas merintih kesakitan
Ditikam belatimu yang bermata
Hanya untuk mengumumkan pada khalayak
Bahwa disana ada kibar benderamu…
Oh alam.. korban keakuan
Oh alam.. korban keangkuhan
Maafkan mereka yg tak mau mengerti
(di ambil kalimat di atas dari sebuah lagu ..pendaki gunung..)

Di atas merupakan sebuah lagu yang merupakan bentuk pemberontakan para pecinta alam yang idealis serta menghormati alam itu sendiri, memang sebuah kejanggalan bagi para penggiat alam bebas yang memproklamirkan diri sebagai seorang pecinta alam namun dalam melakukan kegiatannya selalu melakukan vandaisme terhadap alam, seperti halnya contoh nyata yang terlihat di gunung-gunug banyak para pendaki yang memetik bunga edelweis dengan alasan untuk kenang-kenangan buat sang pacar karena edelweis di anggap sebagai bunga lambang cinta abadi, ada lagi coretan vandalisme di tebing-tebing tinggi, seperti terlihat di area watu kotak gunung sumbing sampai puncak, mereka memproklamirkan bahwa dia atau organisasinya pernah naik di gunung tersebut, banggakah mereka dengan hal-hal tersebut?? Bisa jadi..! padahal itu merupakan kebanggaan semu …
Pendaki gunung adalah seorang petualang sekaligus sang penantang yang tidak takut pada lebatnya belantara, panasnya matahari dan dinginnya malam serta tingginya puncak gunung, namun hal tersebut bukan berarti seorang pendaki gunung juga merusak kondisi alam yang di lewatinya, ada etika petualangan yang harus dihormati yaitu “jangan mengambil sesuatu kecuali foto(gambar), jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak, jangan membunuh sesuatu kecuali waktu” kalimat itu merupakan pomeo bagi kalangan yang menamakan dirinya pecinta alam.
Seorang pecinta alam selain melakukan kegiatan petualangan sudah seharusnya akan menghormati kehidupan di sekitarnya, kehidupan masyarakat sosial, adat dan budaya tradisional, ekosistem lingkungan kita, serta kehidupan yang ada di alam raya ini. Marilah kita semua yang merasa dan memproklamirkan diri sebagai pecinta alam. Jangan melakukan vandalisme terhadap alam sekitar kita, karena perbuatan vandalisme selain merusak tatanan kehidupan juga akan merusak nama kita sebagai seorang pecinta alam..

Bravo Pecinta Alam Indonesia
Bravo Petualang Indonesia

Salam Rimba Nan Lestari…..!!!

» Read More....

kembalinya Sang petualang di dunia cyber



Setelah lama tidak aktif di dunia blog petualangan, sang petualang kembali kedunianya yang sempat hilang di akhir 2008 dan awal 2009.. sang petualang sekarang bergabung dengan Cartenz Partner in Adventure.. yang berpusat di kota Solo.. sang petualang sendiri sekarang menjadi store head Cartenz cabang Purwokerto..sehingga bisa mendukung kegiatan petualangan yang dilakukannya..
kegiatan petualangan pertama semenjak gabung di Cartenz adalah mengikuti Jambore Petualang Indonesia di Ranca Upas Bandung..Cartenz menjadi sponsor pendukung dalam kegiatan yang tayang pada 17 Agustus 09 di Trans7 kemudian kegiatan selanjutnya support to cartenz untuk pengibaran merah putih dan panji cartenz di puncak-puncak gunung di jawa dalam rangka merayakan kemerdekaan ke 64 RI... cartenz Depok dan Kuningan Jakarta di Gunung Salak Jabar Cartenz Purwokerto gunung Sumbing Jawa, Cartenz Solo naik ke puncak Lawu Perbatasan Jawa tengah dan Jawa Timur sedang Cartenz Surabaya dan Cartenz Malang bergabung di puncak mahameru Gunung Semeru Jawa timur
hari ini rasa kangen untuk menulis kembali menyala walaupun sedikit redup, dengan mengumpulkan kekuatan untuk kembali aktif menulis di blog sang petualang….

wellcome back to blog





» Read More....

OLAHRAGA ARUS DERAS DI PURBALINGGA

AMAZING......!!!! begitu kira-kira kalimat yang akan keluar dari siapapun penggemar olah raga arus deras, terutama kayak dan arung jeram, di Purbalinggga terdapat sungai yang ternyata berpotensi untuk dijadikan pengembangan olahraga arus deras atau arung jeram namun belum begitu terjamah oleh orang-orang di sekitarnya termasuk aku yang nota bene orang Purbalingga, yang justru tahu gambaran tentang sungai-sungai yang bagus ketika browsing di dunia maya. Adalah Tirta seta sebuah kelompok pencinta dan penggiat olahraga Arus deras yang sekarang ini sedang berkembang dan sedang merintis GO Internasional....!
Selamat bagi kawan-kawan Tirta seta. Mas Toto yang sudah mempunyai sertifikasi arung jeram luar negeri, kang Tomo, Mas puji, Sigit, Nafi dan kawan-kawan Tirta seta yang lain semoga apa yang sedang dikembangkan dan diperjuangkan serta dicita-citakan untuk mengenalkan dan mengembangkan olahraga arus deras di Purbalingga menjadi suatu hal yang menjadikan olahraga petualangan di Purbalingga menjadi lebih baik. Bravo Purbalingga maju terus para Sang Petualang untuk melihat gambar dan berita yang lebih lengkap tentang Tirta seta silahkan klik http://tirtasetakayakcommunity.blogspot.com/ untuk translet ke bahasa Indonesia klik http://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u=http://www.tirtasetakayakcommunity.blogspot.com/




» Read More....

pendidikan lanjut AM XIII

Pendidikan lanjut yang selanjutnya disebut dikjut merupakan tahapan kelanjutan pendidikan setelah pendidikan dasar atau rekruitmen anggota baru di KMPA FAKTAPALA. Setelah melakukan pendidikan latihan dasar (DIKLATSAR) angkatan XIII pada bulan 28 November- 5 Desember 2008 dan resmi menyandang nama Anggota Muda (AM) KMPA FAKTAPALA. Tahapan selanjutnya pada bulan sekarang ini tepatnya tanggal 3 – 8 januari anggota muda KMPA FAKTAPALA STAIN Purwokerto melakukan pendidikan lanjut. Kalau dalam pendidikan dasar hampir seluruh keilmuan tentang keorganisasian sampai keilmuan tentang dasar-dasar kepecinta alaman di terapkan secara global, baik secara teori maupun praktek dilaksanakan.
Maka selanjutnya pada pelaksanaan pendidikan lanjut maka keilmuan yang dilaksanakan mulai spesifik diterapkan mulai keilmuan di Gunung Hutan (GH) dari mulai navigasi darat, orienteering, survival dan lain sebagainya, Lingkungan Hidup (LH) mulai assesment penduduk pinggir hutan, sampai penelitian jenis tanaman yang ada di hutan dan lain sebagainya, untuk pelaksanaan dikjut GH dan LH dilaksanakan di daerah lereng gunung Slamet lereng selatan, mulai dari desa Kalipagu sampai ke wilayah hutan di area igirdawa dan kalimanggis. Setelah pelaksanaan dikjut GH dan LH maka pelaksanaan dikjut Kemudian berlanjut di Gombong berupa pelaksanaan dikjut caving yaitu pelatihan maping dan eksplor gua serta SRT (Single Rope Technik) di gua Petruk dan gua Liyah, kemudian dilanjut dengan pelatihan panjat tebing di tebing putih sebelah gua petruk.
Setelah pelaksanaan pendidikan lanjut diharapkan para anggota muda bisa secara spesifik menguasai keilmuan yang didapat, yang selanjutnya bisa melaksanakan dan mengajarkan ke generasi selanjutnya, minimal bisa menguasai salah satu keilmuan yang di terapkan dalam dikjut. Karena setelah dikjut anggota muda diarahkan kepengembaraan salah satu keilmuan yang didapat, untuk syarat mendapatkan Nomor Pokok Anggota (NPA) dan secara penuh menjadi anggota KMPA FAKTAPALA.
Untuk bisa memahami apa itu organisasai pecinta alam memang tidak hanya sekedar masuk ke dalam club atau kelompok pecinta alam atau penggiat alam bebas. Pendidikan kepecinta alaman juga sangat diperlukan tidak hanya sebagai syarat untuk mendapatkan keanggotaan secara penuh, namun juga sebagai bekal dalam melaksanakan kegiatan di alam bebas, bercermin dari kasus kawan-kawan MAPALA Univ Yarsi yang diberitakan hilang di gunung Salak dan temen-temen pendaki dari UGM yang naik gunung Merapi pada awal bulan februari ini merupakan pelajaran berharga bagi para penggiat alam bebas terutama para pendaki yang dari kelompok pecinta alam atau klub penggiat alam bebas. Bahwasanya mendaki gunung itu perlu persiapan yang sangat matang, tidak hanya mengandalkan kemampuan tekhnik pendakian, cukupnya logistik selama kegiatan namun kita juga harus bisa membaca kondisi alam yang akan kita jelajahi.
Demikian sekelumit tulisan dari sang petualang yang sudah lama tidak melakukan petualangan, semoga apa yang didapat dari postingan ini bermanfaat bagi para blogger dan para petualang serta penggiat alam bebas.

Salam Lestari
GO GREEN INDONESIA........................!!!!!!




» Read More....

[JPers] Savern Suzuki gadis kecil yang bisa membungkam para petinggi PBB

Sabtu, 31 Januari, 2009 08:36
Dari:
"kuscartenz"
Tambahkan Pengirim ke Kontak
Kepada:
jejakpetualang@yahoogroups.com

Dari milist tetangga.
Savern Suzuki

Ceritaini berbicara mengenai seorang anak yg bernamaSevern
Suzukiseorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental
Children's Organization ( ECO ).

ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak" yg mendedikasikan diri
Untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah"
lingkungan.

Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB
tahun 1992, dimana pada saat itu Seveern yg berusia12 Tahunmemberikan
sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( danmembungkam)
beberapa pemimpin dunia terkemuka.

Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia12 tahunhingga bisa
membuatRUANG SIDANG PBBhening, lalu saat pidatonya selesai ruang
sidang penuh dengan orang" terkemuka yg berdiri dan memberikan Tepuk
Tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.

Inilah Isi pidato tersebut: ( sumber The Collage Foundation )

Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental
Children Organization

Kami Adalah Kelompok dari kanada yg terdiri dari anak" berusia 12 dan
13 tahun. Yang mencoba membuat Perbedaan: Vanessa Suttie, Morga,
Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk
bisa datang kesini sejauh 6000 mil. Untuk memberitahukan pada anda
sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, Hari ini
Disini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan
masa depan bagi diri saya saja.

Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum
atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi
semua generasi yg akan datang.

Saya berada disini mewakili anak" yg kelaparan di seluruh dunia yang
tangisannya tidak lagi terdengar.

Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang" yang sekarat yang
tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan
habitat nya. kami tidak boleh tidak di dengar.

Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubang
nya lapisanOZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak
tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.

Saya sering memancing di di Vancouver bersama ayah saya hingga
beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan"nya penuh dengan
kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang" dan tumbuhan satu
persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.

Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar
binatang" liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung
dan kupu". tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal" tersebut bahkan
masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.

Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah" kecil ini ketika
anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?

Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap
bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahan
nya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua
pemecahan nya tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda
sekalian juga sama seperti saya!

Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon
kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan" salmon ke sungai
asal na..
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang" yang telah
punah.

Dan anda tidak dapat mengembalikan Hutan-Hutan seperti sediakala di
tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir.
Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.
TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!

Disini anda adalah deligasi negara-negara anda. Pengusaha, Anggota
perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenernya anda adalah
ayah dan ibu, saudara laki" dan saudara perempuan, paman dan bibi -
dan anda semua adalah anak dari seseorang.

Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua
adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih
dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi
udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan
tidak akan mengubah hal tersebut.

Saya Hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita
semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu
untuk tujuan yang sama.

Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak
ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.

Di Negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami
membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.
walaupun begitu tetap saja negara" di utara tidak akan berbagi dengan
mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk
kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.

Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan
dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda,
komputer dan perlengkapan televisi.

Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami
menghabiskan waktu dengan anak" yang hidup di jalanan. Dan salah satu
anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku kaya ,
dan jika Aku kaya, Aku akan memberikan anak" jalanan makanan, pakaian
dan obat-obatan, tempat tinggal . dan Cinta dan Kasih sayang " .

Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun,
bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih
begituserakah?

Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak" tersebut berusia sama
dengan saya , bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang
begitu besar. bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak" yang
hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan
di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .

Saya hanyalah Seorang anak kecil namun saya tahu bahwa jika semua Uang
yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat
kemisikinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa
indah jadinya dunia ini.

Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak anda mengajarkan kami untuk
berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan
orang lain.
Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan.
Tidak menyakiti makhluk hidup lain, Berbagi dan tidak tamak.

Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarakan pada kami
supaya tidak boleh dilakukan tersebut?

Jangan lupakan mengapa anda menghadiri Konfrensi ini. mengapa anda
melakukan hal ini - kami adalah anak" anda semua , Anda sekalianlah
yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua
seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak" mereka dengan
mengatakan " Semuanya akan baik-baik saja ". 'kami melakukan yang
terbaik yang dapat kami lakukan' dan ' ini bukanlah akhir dari segalanya'

Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut
kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda
semua?
Ayah saya selalu berkata ' kamu akan selalu dikenang karena perbuatan
mu bukan oleh kata" mu '

Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.
kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami.

Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata" tersebut.

Sekian dan terima kasih atas perhatian nya.

ServernCullis- Suzuki telah membungkam 1 ruang sidang Konfrensi PBB,
membungkam seluruh Orang" penting dari seluruh dunia hanya dengan
pidatonya, setelah pidato nya selesai serempak seluruh Orang yang
hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang
meriah kepada anak berusia 12 tahun.

dan setelah itu ketua PBB mengatakan dalam pidato nya..

" Hari ini Saya merasa sangatlah Malu terhadap Diri saya sendiri
karena saya baru saja disadarkan betapa penting na linkungan dan isi
nya disekitar kita oleh Anak yang hanya berusia 12 tahun yang maju
berdiri di mimbar ini tanpa selembar pun Naskah untuk berpidato,
sedang kan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh
assisten saya kemarin Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak
yang berusia 12 tahun "

------------ --------- --------- --------- --------- ---------

Cerita ini benar" terjadi dan pidato severn Cullis-Suzuki itu benar"
pidato yang dikatakan nya dalam pidato tersebut tanpa dilebih" kan .

Apa yang anda dapat dari cerita tersebut?

posting ini aku terbitkan tanpa editing dari milis Jejak Petualang


» Read More....