headerphoto

pendidikan lanjut AM XIII

Pendidikan lanjut yang selanjutnya disebut dikjut merupakan tahapan kelanjutan pendidikan setelah pendidikan dasar atau rekruitmen anggota baru di KMPA FAKTAPALA. Setelah melakukan pendidikan latihan dasar (DIKLATSAR) angkatan XIII pada bulan 28 November- 5 Desember 2008 dan resmi menyandang nama Anggota Muda (AM) KMPA FAKTAPALA. Tahapan selanjutnya pada bulan sekarang ini tepatnya tanggal 3 – 8 januari anggota muda KMPA FAKTAPALA STAIN Purwokerto melakukan pendidikan lanjut. Kalau dalam pendidikan dasar hampir seluruh keilmuan tentang keorganisasian sampai keilmuan tentang dasar-dasar kepecinta alaman di terapkan secara global, baik secara teori maupun praktek dilaksanakan.

» Read More....

[JPers] Savern Suzuki gadis kecil yang bisa membungkam para petinggi PBB

Sabtu, 31 Januari, 2009 08:36
Dari:
"kuscartenz"
Tambahkan Pengirim ke Kontak
Kepada:
jejakpetualang@yahoogroups.com

Dari milist tetangga.
Savern Suzuki

Ceritaini berbicara mengenai seorang anak yg bernamaSevern
Suzukiseorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental
Children's Organization ( ECO ).

ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak" yg mendedikasikan diri
Untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah"
lingkungan.

Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB
tahun 1992, dimana pada saat itu Seveern yg berusia12 Tahunmemberikan
sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( danmembungkam)
beberapa pemimpin dunia terkemuka.

Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia12 tahunhingga bisa
membuatRUANG SIDANG PBBhening, lalu saat pidatonya selesai ruang
sidang penuh dengan orang" terkemuka yg berdiri dan memberikan Tepuk
Tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.

» Read More....

Apakah seperti ini Pecinta Alam Indonesia Abad 21 ?

Seandainya pohon bisa memberontak dan bicara tentunya ia bakal menjerit ketika ditebang, seadainya satwa liar itu bisa bicara tentunya ia bakal menyelamatkan hidupnya, namun kita sebagai manusia punya mulut, hati, telinga, otak malah diam saja melihat, mendengar jeritan-jeritan alam yang rusak ditangan kerakusan spesies manusia seperti kita ini. Apakah kita bangga dengan kekuasaan kita sendiri sementara kita telah melakukan bunuh diri secara perlahan bersama-sama oleh perbuatan kita sendiri.
Sebelum kita membahas pecinta alam dan kegiatannya mari kita pahami betul apa epistemologi dari “Pencinta Alam”. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata Cinta mempunyai empat makna, yakni, [1] ‘suka sekali’ ; ‘sayang benar’ ; [2] ‘kasih sekali’ ; terpikat’ ; terpikat ; [3] ‘ingin sekali’ ; berharap sekali ; ‘rindu’ ; dan [4] ‘susah hati ; risau’ (1993 -190). Yang artinya pencinta diberi makna ‘orang yang suka akan’ (h191). Selain itu kata alam yang diserap dari bahasa Arab, di Indonesia berkembang sehingga mempunyai tujuh makna. Ketujuh makna itu ialah [1] ‘segala ada yang dilangit dan dibumi’ ; [2] ‘lingkungan dan kehidupan’ ; [3] ‘segala sesuatu yang termasuk dalam satu lingkungan dan dianggap satu lingkungan dan dianggap sebagai satu keutuhan’ [4] ‘segala daya yang menyebabkan terjadinya dan seakan-akan mengatur segala sesuatu yang ada di dunia ini [5] ‘yang bukan buatan manusia’ ; [6] ‘dunia’ ; dan [7] ‘kerajaan ; daerah ; negeri ‘ (h.22). Kalau kedua kata tersebut digabung maka arti dari pencinta alam adalah ‘orang yang sangat suka akan alam’.

» Read More....

Belajar Dari Kejadian Gunung Salak Dan Merapi

sudah dalam satu minggu ini kita mendengar dan melihat berita hilangnya para pendaki gunung yang nota bene merupakan kelompok pecinta alam satu tim dari universitas YARSI hilang di gunung salak jawa barat dan satu tim dari Universitas Gadjah Mada hilang di gunung merapi Jawa Tengah. alkhamdulillah semuanya ditemukan dalam
kondisi selamat. Namun, kondisi mereka cukup memprihatinkan. Lima
orang dalam kondisi kelaparan, walaupun seorang lainnya dari tim UGM yang mendaki di gunung merapi mengalami patah tulang
kaki dan kanan.

» Read More....