<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189</id><updated>2011-10-27T01:05:48.397+07:00</updated><title type='text'>dunia  sang petualang</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>44</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-3499128978689400767</id><published>2011-06-05T21:29:00.003+07:00</published><updated>2011-06-05T21:44:39.928+07:00</updated><title type='text'>Renungan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia</title><content type='html'>“5 june 2011..WORLD ENVIRONMENT DAY  “forests: nature at your service” HUTAN merupakan komponen penting  bagi bumi dalam perannya untuk menjaga keseimbangan EKOSISTEM, kerusakan hutan sekitar 1,1 juta hektar/tahun di ndonesia ,sedang kemampuan pemuliha hanya sekitar 0,5juta hektar/tahun…jagalah sumber daya alam kita, agar dapat bermanfaat secara berkelajutan.”&lt;br /&gt;Itulah kalimat dari sebuah pesan singkat yang masuk kedalam ponselku semalam yang di kirim oleh kawanku yang merupakan aktifis pecinta alam, di sela kesibukannya mengajar anak muridnya yang sedang menghadapi ujian akhir sekolah ternyata masih sempat terpikir untuk memberitahukan kepada kita tentang hari lingkungan hidup sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni. Pesan singkat tersebut isinya terkesan sangat klise namun itulah kondisi real hutan yang ada di Indonesia pada saat ini, yang notabene di kuasai oleh para oknum  pemegang HPH yang berdalih mengelola hutan namun pada prakteknya sering kita lihat terjadi penebangan hutan secara resmi namun dilakukan dengan cara liar dan membabi buta. bencana banjir yang mrupakan efek dari penebangan tersebut dan sudah sangat jelas penyebabnya seolah hanya sekedar menjadi head line berita di media tanpa kemudian ada tindakan yang urgent untuk mencegah terjadinya banjir lagi dimasa-masa yang akan datang yang terjadi masyarakat menyalahkan pemerintah dan  pemerintah juga menyalahkan masyarakat. Lalu sebenarnya siapa yang salah ya?&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangankan pemasalahan hutan yang sudah melibatkan banyak pemegang kebijakan, baik itu cukong yang menjadi oknum pemegan HPH ataupun pemerintah daerah yang memegang wilayah hutan tersebut, namun dengan berdalih meningkatkan PAD  maka hutan tersebut di babat untuk dijadikan kawasan industri namun ujung-ujungnya korupsilah yang terjadi dan yang menjadi korban adalah masyarakat kecil.&lt;br /&gt; Selain masalah tersebut hal-hal yang dalam kesehariannya kita jalani juga banyak masyarakat (bahkan kita) yang kurang atau bahkan tidak peduli dengan lingkungan sekitar  kita.Belakangan ini rutinitasku hampir tiap pagi melakukan jalan pagi bersama istri yang kata orangtua untuk melancarkan kelahiran putra pertamaku, dalam melakukan jalan pagi setiap harinya selalu melalui rute jalan yang berbeda-beda, selain untuk tidak membuat rutinitas jalan pagi ini membosankan sekaligus ingin mengetahui jalan-jalan yang kita lalui dan mengenal beberapa tetangga yang jarang bertemu ( kita warga baru ) dalam rutinitas jalan pagi ini setiap paginya selalu menemui kejadian-kejadian yang mungkin sepele,menggelikan dan kadang dijadikan bahan joke kita berdua namun juga membuat kita miris ketika melihatnya sering sekali setiap barjalan istriku sudah memperungatkan “awas tuh ada ludah tar keinjek bawa penyakit ” hal yang sanagt sepele dan kadang tanpa kita sadari, artinya memang kesadaran kita sebagai masyarakat masih kurang karena setiap harinya kita selalu melakukan hal-hal yang mencemari lingkungan kita sendiri seperti halnya membuang ludah di jalan, baik itu sedang jalan kaki, naik motor bahkan ketika naik mobil yang kadang hal tersebut  menjadi biang keributan pemakai jalan karena ketika seseorang meludah dari motor atau mobil mengenai penguna jalan lain, bayangkan kalau di Indonesia ada aturan seperti di singapura meludah di sembarang tempat kena denda mungkin negara kita tertib (mimpi gak ya?) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya permasalahan meludah sembarangan namunkalau kita amati , tidak menjamin orang kaya itu sadar dengan lingkungan sekitarnya, bahkan selain meludah dari mobil mereka juga sering membuang sampah dari mobil, yang sampah bungkus makanan, tisu,kulit buah, dan banyak lagi, mungkin mereka menganggap jalanan itu adalah tempat sampah besar, padahal di dalam mobil sudah tersedia tempat sampah (buat hiasan interior mobil?) kenapa sampahnya masih suka dibuang ke jalanan ya?&lt;br /&gt;Dilain pagi kita berjalan masuk ke taman kota di mana dalam taman kota tersebut kesan yang terlihat adalah asri, bersih dan nyaman, karena di situ ada joging track utuk olah raga bahkan di setiap sudut ada tempat sampah untuk tiga jenis sampah, yang bertuliskan “ORGANIK” “UNORGANIK”dan “KERTAS” sangat jelas tertulis  spesifikasi sampah yang harus dimasukan ke dalam tempat sampah tersebut, namun realitas prakteknya  sangat jauh panggang dari api,masyarakat pengunjung taman kota  entah paham atau tidak dengan tulisan yang ada di tempat sampah tersebut,  karena pada kenyataanya sering isi dan tulisannya berbeda, tempat sampah “ORGANIK” diisi plastik, tempat sampah “UNORGANIK”isinya sampan daun atau kertas, mungkin maklum kalau belum paham dengan bahasa tersebut namun tempat sampah yang jelas-jelas bertuliskan  “KERTAS” isinya plastik, bahkan yang lebih parahnya lagi, ada tempat sampah banyak seperti itu tetap saja banyak sampah yang berserakan di sekiranya terutama di pintu keluar, apakah sudah sedemikian tidak pedulkah masyarakat (kita) dengan kondisi lingkungan sekitarnya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering melihat stiker atau spanduk yang bertuliskan “STOP GLOBAL WARMING” “SAVE OUR EARTH” ataupun “LESTARIKAN BUMI KITA DEMI ANAK CUCU KITA KELAK” namun apakah tulisan tersebut hanya sekedar slogan ataukah memang kitasebagai masyarakat tidak peduli? Karena tetap saja melakukankegiatan yang bertentangan dengan tulisan tersebut, dalam hari bumi bulan april kemarin perusahaan ritel tempat saya bekerja melakukan kampanye 1 BULAN TANPA MENGGUNAKAN PLASTIK, namun kompensasinya terhadap customer yang mau tidak menggunakan plastik kita ganti dengan marchandise yang memang disediakan, artinya apakah memang belum ada kesadaran secara mandiri dalam penanggulangan masalah lingkungan?&lt;br /&gt;Mungkin para  anggota pecinta alam  yang notabene juga aktifis lingkungan seringkali dalam peringatan hari bumi (setiap 22 April) ataupun hari lingkungan hidup (setiap 5 juni) mereka melakukan aksi untuk memperingati hari-hari tersebut, sayangnya hal tresebut  seringnyai hanya sekadar symbol dan slogan penyelamatan lingkungan tanpa ada tindakan kongkrit untuk menyelamatkan kondisi lingkungan yang sudah sangat parah, saya pernah mempunyai pengalaman dimana para pendaki gunung dengan idealisme “JANGAN MENINGGALKAN SESUATU KECUALI JEJAK” mereka membawa turun sampah-sampah plastik ataupun yang tidak bisa terurai di tanah, namun ketika melakukankegiatan sehari-hari mereka membuang sampah sembarangan dengan dalih “ ada petugas kebersihan kok” saya hanya tersenyum dan merasa miris mendengar kalimat tersebut. seorang yang memproklamirkan dirinya sebagi pecinta alam saja omongan dan perlakuan terhadap lingkungan seperti itu, apalagi mungkin orang awam yang tidak di dasari pengetahuan tentang wawasan lingkungan hidup?&lt;br /&gt;Marilah kita mulai sekarang ini mencoba untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar kita, kita tidak ingin seperti lagunya Iwan Fals &lt;br /&gt;“LESTARIKAN ALAM HANYA SEKADAR CELOTEH BELAKA &lt;br /&gt;LESTARIKAN ALAM MENGAPA TIDAK DARI DULU SAJA”&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-3499128978689400767?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/3499128978689400767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=3499128978689400767' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/3499128978689400767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/3499128978689400767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2011/06/renungan-di-hari-lingkungan-hidup.html' title='Renungan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-4011670449893310556</id><published>2010-11-26T10:05:00.012+07:00</published><updated>2011-06-05T21:41:50.879+07:00</updated><title type='text'>Sifat Orang berdasarkan dengan hobby petualangan alam bebas</title><content type='html'>Mencoba untuk memposting tulisan yang sudah lama tersimpan di file penulis dan belum sempat di publikasikan tentang hasil “riset”dengan beberapa kawan pecinta alam..&lt;br /&gt;Hasil  ini hanyalah berdasarkan pada pengamatan dan  pengalaman beberapa kawan penulis  dan pengalaman pribadi penulis sendiri  yang sejak kecil sudah hoby dengan kegiatan lama bebas..kalo orang jawa bilang hasil ini menggunakan ilmu titen (memperhatikan kebiasaan) tentang hal2 yang terjadi dari waktu kewaktu dan cenderung hal tersebut terulang secara terus menerus pada subjek yang di perhatikan…&lt;br /&gt;Hasil tulisan ini merupakan pengamatan penulis dan kawan-kawan sejak tahun 2001. di sini penulis hanya mencoba share dengan para petualang semua semoga postingan ini bisa menambah wawasan dan wacana tentang pecinta alam atau sering juga di sebut penggiat alam bebas..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hobi yang di tekuni dalam kegiatan out door dapat di simpulkan kepribadian seseorang sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Pendaki gunung (biasa di sebut dalam OPA atau mapala orang yang seneng mendaki gunung tergabung dalam divisi Gunung Hutan/Rimba Gunung)&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/TO8nXC_XC_I/AAAAAAAAAIM/X6n7B-NTQx0/s1600/for%2Bkaskus.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/TO8nXC_XC_I/AAAAAAAAAIM/X6n7B-NTQx0/s200/for%2Bkaskus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5543692943209466866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang kegiatan alam bebasnya lebih dominan dengan kegiatan pendakian biasanya mempunyai sifat:&lt;br /&gt; Merasa tertantang (the challenger) dengan segala sesuatu yang belum dan akan dilakukan&lt;br /&gt; mempunyai solidaritas yang tinggi dengat kelompok atau team&lt;br /&gt; apabila ada individu yang menonjol dalam team biasanya akan menjadi leader yang tangguh, bijak  dan berani berkorban untuk team dalam kondisi apaun&lt;br /&gt; Ketika percaya dirinya hilang maka akan lama lagi munculnya&lt;br /&gt; Karena dalam melakukan kegiatan banyak berhitung resiko maka kadang muncul sebuah keraguan&lt;br /&gt; Kadang keraguan yang muncul akan menjadikan penghalang untuk maju&lt;br /&gt;2. Pemanjat tebing (Climber)&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/TO8pcZoVh5I/AAAAAAAAAIc/O1neAu46Wc4/s1600/pemanjat.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/TO8pcZoVh5I/AAAAAAAAAIc/O1neAu46Wc4/s200/pemanjat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5543695234209515410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Orang yang  yang kegiatan out doornya lebih dominan di kegiatan panjat tebing mempunyai sifat:&lt;br /&gt; Mempunyai kepercayaan diri yang sangat tinggi&lt;br /&gt; Sangat suka dengan kegiatan yang beresiko tinggi&lt;br /&gt; Senangnya menjadi seorang single fighter &lt;br /&gt; Ketika menjadi seorang pemimpin cenderung otoriter dan sering tidak mendengar saran orang lain&lt;br /&gt; Egonya sangat tinggi (karena merasa mampu bisa melakukan sesuatu tanpa bantuan teman)&lt;br /&gt; Cenderung introvet namun jangan di tanya kalo sudah bicara loyalitas terhadap kelompok mereka termasuk orang yang berani mati dalam membela kelompoknya.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;3. Penelusur Gua (caver)&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/TO8puBJ-r0I/AAAAAAAAAIk/6_im2jB8Lh0/s1600/caving.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/TO8puBJ-r0I/AAAAAAAAAIk/6_im2jB8Lh0/s200/caving.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5543695536877383490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seorang caver biasanya mempunyai sifat :&lt;br /&gt; Challenger (suka melakukan hal-hal yang baru)&lt;br /&gt; Team work yang bagus&lt;br /&gt; Solidaritas tinggi&lt;br /&gt; Ketika menjadi seorang pemimpin cenderung bersikap mengikuti kemauan anak buah namun kurang tegas ketika diperlukan dalam keputusan strategis&lt;br /&gt; Sangat berhitung dengan resiko ketika akan melakukan sesuatu&lt;br /&gt; Kalo sudah asyik dengan sesuatu biasanya akan lupa dengan lingkungan sekitar terutama lupa dengan waktu&lt;br /&gt;4. Arung jeram (rafter) &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/TO8oCBA8aBI/AAAAAAAAAIU/mw2YT_dLXUE/s1600/Rafting.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/TO8oCBA8aBI/AAAAAAAAAIU/mw2YT_dLXUE/s200/Rafting.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5543693681413613586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang  rafter biasanya mempunyai sifat :&lt;br /&gt; Challenger (tantangan apapun akan dihadapi)&lt;br /&gt; Percaya diri sangat tinggi&lt;br /&gt; Mau melakukan sesuatu sekalipun hal tersebut resikonya sangat tinggi&lt;br /&gt; Perhitungan atau prediksi dalam meghadapi resiko biasanya  sangat tepat dan akurat&lt;br /&gt; Ketika menjadi seorang pemimpin akan tegas  dalam mengambil keputusan selalu di sertai dengan penghitungan yang  matang.&lt;br /&gt; Karena kemampuannya yang bisa memprediksi dengan tepat dan percaya diri yang sangat tinggi kadang menyepelekan orang lain yang tidak sejalan dengan pemikirannya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kebetulan baru empat kegiatan out door yang pernah dilakukan  penulis maka baru hanya itulah yang bisa di posting di forum ini kalo ada pembaca yang mau menambahkan pengalaman dan analisinya silahkan.terimakasih ...&lt;br /&gt;Salam Lestari dan Salam Petualang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-4011670449893310556?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kaskus.us/showthread.php?p=319639046#post319639046' title='Sifat Orang berdasarkan dengan hobby petualangan alam bebas'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/4011670449893310556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=4011670449893310556' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/4011670449893310556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/4011670449893310556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2010/11/sifat-orang-berdasarkan-dengan-hobby.html' title='Sifat Orang berdasarkan dengan hobby petualangan alam bebas'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/TO8nXC_XC_I/AAAAAAAAAIM/X6n7B-NTQx0/s72-c/for%2Bkaskus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-7305834683515141656</id><published>2009-09-11T10:09:00.003+07:00</published><updated>2011-06-05T21:43:18.867+07:00</updated><title type='text'>Vandalisme para pecinta alam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqnBuc-LJOI/AAAAAAAAAH8/ZHE_gUrxUbE/s1600-h/SANY1590.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqnBuc-LJOI/AAAAAAAAAH8/ZHE_gUrxUbE/s200/SANY1590.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380044233665881314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqnA80A3D5I/AAAAAAAAAH0/0AAuCSyI2iQ/s1600-h/SANY1592.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqnA80A3D5I/AAAAAAAAAH0/0AAuCSyI2iQ/s200/SANY1592.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380043380857704338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pendaki gunung sahabat alam sejati&lt;br /&gt;Jaketmu penuh lambang, lambang kegagahan&lt;br /&gt;Memproklamirkan dirimu pencinta alam&lt;br /&gt;Sementara maknanya belum kau miliki&lt;br /&gt;Ketika aku daki dari gunung ke gunung&lt;br /&gt;Disana kutemui kejanggalan makna&lt;br /&gt;Banyak pepohonan merintih kepedihan&lt;br /&gt;Dikuliti pisaumu yang tak pernah diam&lt;br /&gt;Batu – batu cadas merintih kesakitan&lt;br /&gt;Ditikam belatimu yang bermata&lt;br /&gt;Hanya untuk mengumumkan pada khalayak&lt;br /&gt;Bahwa disana ada kibar benderamu…&lt;br /&gt;Oh alam.. korban keakuan&lt;br /&gt;Oh alam.. korban keangkuhan&lt;br /&gt;Maafkan mereka yg tak mau mengerti &lt;br /&gt;(di ambil kalimat di atas dari sebuah lagu ..pendaki gunung..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas merupakan sebuah lagu yang merupakan bentuk pemberontakan para pecinta alam yang idealis serta menghormati alam itu sendiri, memang sebuah kejanggalan bagi para penggiat alam bebas yang memproklamirkan diri sebagai seorang pecinta alam namun dalam melakukan kegiatannya selalu melakukan vandaisme terhadap alam, seperti halnya contoh nyata yang terlihat di gunung-gunug banyak para pendaki yang memetik bunga edelweis dengan alasan untuk kenang-kenangan buat sang pacar karena edelweis di anggap sebagai bunga lambang cinta abadi, ada lagi coretan vandalisme di tebing-tebing tinggi, seperti terlihat di area watu kotak gunung sumbing sampai puncak, mereka memproklamirkan bahwa dia atau organisasinya pernah naik di gunung tersebut, banggakah mereka dengan hal-hal tersebut?? Bisa jadi..! padahal itu merupakan kebanggaan semu …&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pendaki gunung adalah seorang petualang sekaligus sang penantang yang tidak takut pada lebatnya belantara, panasnya matahari dan dinginnya malam serta tingginya puncak gunung, namun hal tersebut bukan berarti seorang pendaki gunung juga merusak kondisi alam yang di lewatinya, ada etika petualangan yang harus dihormati yaitu “jangan mengambil sesuatu kecuali foto(gambar), jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak, jangan membunuh sesuatu kecuali waktu” kalimat itu merupakan pomeo bagi kalangan yang menamakan dirinya pecinta alam.&lt;br /&gt;Seorang pecinta alam selain melakukan kegiatan petualangan sudah seharusnya  akan menghormati kehidupan di sekitarnya, kehidupan masyarakat sosial, adat dan budaya tradisional, ekosistem lingkungan kita, serta kehidupan yang ada di alam raya ini. Marilah kita semua yang merasa dan memproklamirkan diri sebagai pecinta alam. Jangan melakukan vandalisme terhadap alam sekitar kita, karena perbuatan vandalisme selain merusak tatanan kehidupan juga akan merusak nama kita sebagai seorang pecinta alam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bravo Pecinta Alam Indonesia&lt;br /&gt;Bravo Petualang Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Rimba Nan Lestari…..!!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-7305834683515141656?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://www.cartenzadventure.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/7305834683515141656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=7305834683515141656' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/7305834683515141656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/7305834683515141656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2009/09/vandalisme-para-pecinta-alam.html' title='Vandalisme para pecinta alam'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqnBuc-LJOI/AAAAAAAAAH8/ZHE_gUrxUbE/s72-c/SANY1590.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-6305270431945416784</id><published>2009-09-09T12:41:00.007+07:00</published><updated>2009-09-09T13:26:57.102+07:00</updated><title type='text'>kembalinya Sang petualang di dunia cyber</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdAwqburUI/AAAAAAAAAHM/sS4a3n3yVyw/s1600-h/SANY1599.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdAwqburUI/AAAAAAAAAHM/sS4a3n3yVyw/s200/SANY1599.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379339484685839682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lama tidak aktif di dunia blog petualangan, sang petualang kembali kedunianya yang sempat hilang di akhir 2008 dan awal 2009.. sang petualang sekarang bergabung dengan Cartenz Partner in Adventure.. yang berpusat di kota Solo.. sang petualang sendiri sekarang menjadi store head Cartenz cabang Purwokerto..sehingga bisa mendukung kegiatan petualangan yang dilakukannya..&lt;br /&gt; kegiatan petualangan pertama semenjak gabung di Cartenz adalah mengikuti Jambore Petualang Indonesia di Ranca Upas Bandung..Cartenz menjadi sponsor pendukung dalam kegiatan yang tayang pada 17 Agustus 09 di Trans7 kemudian kegiatan selanjutnya support to cartenz untuk pengibaran merah putih dan panji cartenz di puncak-puncak gunung di jawa  dalam rangka merayakan kemerdekaan ke 64 RI... cartenz Depok dan Kuningan Jakarta di Gunung Salak Jabar Cartenz Purwokerto gunung Sumbing Jawa, Cartenz Solo naik ke puncak Lawu Perbatasan Jawa tengah dan Jawa Timur sedang Cartenz Surabaya dan Cartenz Malang bergabung di puncak mahameru Gunung Semeru Jawa timur&lt;br /&gt;   hari ini rasa kangen untuk menulis kembali menyala walaupun sedikit redup, dengan mengumpulkan kekuatan untuk kembali aktif menulis di blog sang petualang….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wellcome back to blog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-6305270431945416784?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/6305270431945416784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=6305270431945416784' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/6305270431945416784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/6305270431945416784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2009/09/kembalinya-sang-petualang-di-dunia.html' title='kembalinya Sang petualang di dunia cyber'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdAwqburUI/AAAAAAAAAHM/sS4a3n3yVyw/s72-c/SANY1599.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-2078717182975096797</id><published>2009-05-17T02:06:00.004+07:00</published><updated>2009-05-17T02:28:20.808+07:00</updated><title type='text'>OLAHRAGA ARUS DERAS DI PURBALINGGA</title><content type='html'>AMAZING......!!!! begitu kira-kira kalimat yang akan keluar dari siapapun penggemar olah raga arus deras, terutama kayak dan arung jeram,  di Purbalinggga terdapat sungai yang ternyata berpotensi untuk dijadikan pengembangan olahraga arus deras atau arung jeram namun belum begitu terjamah oleh orang-orang di sekitarnya termasuk aku yang nota bene orang Purbalingga, yang justru tahu gambaran tentang sungai-sungai yang bagus ketika browsing di dunia maya. Adalah Tirta seta sebuah kelompok pencinta dan penggiat olahraga Arus deras yang sekarang ini sedang berkembang dan sedang merintis GO Internasional....!&lt;br /&gt;Selamat bagi kawan-kawan Tirta seta. Mas Toto yang sudah mempunyai sertifikasi arung jeram luar negeri, kang Tomo, Mas puji, Sigit, Nafi dan kawan-kawan Tirta seta yang lain semoga apa yang sedang dikembangkan dan diperjuangkan serta dicita-citakan untuk mengenalkan dan mengembangkan olahraga arus deras di Purbalingga menjadi suatu hal yang menjadikan olahraga petualangan di Purbalingga menjadi lebih baik. Bravo Purbalingga maju terus para Sang Petualang untuk melihat gambar dan berita yang lebih lengkap tentang Tirta seta silahkan klik &lt;a target="blank"&gt;http://tirtasetakayakcommunity.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; untuk translet ke bahasa Indonesia klik &lt;a target="blank"&gt;http://translate.google.co.id/translate?hl=id&amp;sl=en&amp;u=http://www.tirtasetakayakcommunity.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-2078717182975096797?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/2078717182975096797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=2078717182975096797' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/2078717182975096797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/2078717182975096797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2009/05/amazing.html' title='OLAHRAGA ARUS DERAS DI PURBALINGGA'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-1887400685720007313</id><published>2009-02-21T11:24:00.001+07:00</published><updated>2009-02-21T11:25:47.912+07:00</updated><title type='text'>pendidikan lanjut AM XIII</title><content type='html'>Pendidikan lanjut yang selanjutnya disebut dikjut merupakan tahapan kelanjutan pendidikan setelah pendidikan dasar atau rekruitmen anggota baru di KMPA FAKTAPALA. Setelah melakukan pendidikan latihan dasar (DIKLATSAR) angkatan XIII pada bulan 28 November- 5 Desember 2008 dan resmi menyandang nama Anggota Muda (AM) KMPA FAKTAPALA. Tahapan selanjutnya pada bulan sekarang ini tepatnya tanggal 3 – 8 januari anggota muda KMPA FAKTAPALA STAIN Purwokerto melakukan pendidikan lanjut. Kalau dalam pendidikan dasar hampir seluruh keilmuan tentang keorganisasian sampai keilmuan tentang dasar-dasar kepecinta alaman di terapkan secara global, baik secara teori maupun praktek dilaksanakan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Maka selanjutnya pada pelaksanaan pendidikan lanjut maka keilmuan yang dilaksanakan mulai spesifik diterapkan mulai keilmuan di Gunung Hutan (GH) dari mulai navigasi darat, orienteering, survival dan lain sebagainya, Lingkungan Hidup (LH) mulai assesment penduduk pinggir hutan, sampai penelitian jenis tanaman yang ada di hutan dan lain sebagainya, untuk pelaksanaan dikjut GH dan LH dilaksanakan di daerah lereng gunung Slamet lereng selatan, mulai dari desa Kalipagu sampai ke wilayah hutan di area igirdawa dan kalimanggis. Setelah pelaksanaan dikjut GH dan LH maka pelaksanaan dikjut Kemudian berlanjut di Gombong berupa pelaksanaan dikjut  caving yaitu pelatihan maping dan eksplor gua serta SRT (Single Rope Technik) di gua Petruk dan gua Liyah, kemudian dilanjut dengan pelatihan panjat tebing di tebing putih sebelah gua petruk.&lt;br /&gt;Setelah pelaksanaan pendidikan lanjut diharapkan para anggota muda bisa secara spesifik menguasai keilmuan yang didapat, yang selanjutnya bisa melaksanakan dan mengajarkan ke generasi selanjutnya, minimal bisa menguasai salah satu keilmuan yang di terapkan dalam dikjut. Karena setelah dikjut anggota muda diarahkan kepengembaraan salah satu keilmuan yang didapat, untuk syarat mendapatkan Nomor Pokok Anggota (NPA) dan secara penuh menjadi anggota KMPA FAKTAPALA.&lt;br /&gt;Untuk bisa memahami apa itu organisasai pecinta alam memang tidak hanya sekedar masuk ke dalam club atau kelompok pecinta alam atau penggiat alam bebas. Pendidikan kepecinta alaman juga sangat diperlukan tidak hanya sebagai syarat untuk mendapatkan keanggotaan secara penuh, namun juga sebagai bekal dalam melaksanakan kegiatan di alam bebas, bercermin dari kasus kawan-kawan MAPALA Univ Yarsi yang diberitakan hilang di gunung Salak dan temen-temen pendaki dari UGM yang naik gunung Merapi pada awal bulan februari ini merupakan pelajaran berharga bagi para penggiat alam bebas terutama para pendaki yang dari kelompok pecinta alam atau klub penggiat alam bebas. Bahwasanya mendaki gunung itu perlu persiapan yang sangat matang, tidak hanya mengandalkan kemampuan tekhnik pendakian, cukupnya logistik selama kegiatan namun  kita juga harus bisa membaca kondisi alam yang akan kita jelajahi.&lt;br /&gt;Demikian sekelumit tulisan dari sang petualang yang sudah lama tidak melakukan petualangan, semoga apa yang didapat dari postingan ini bermanfaat bagi para blogger dan para petualang serta penggiat alam bebas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Lestari &lt;br /&gt;GO GREEN INDONESIA........................!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-1887400685720007313?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/1887400685720007313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=1887400685720007313' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1887400685720007313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1887400685720007313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2009/02/pendidikan-lanjut-am-xiii.html' title='pendidikan lanjut AM XIII'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-751713111978979645</id><published>2009-02-10T17:30:00.000+07:00</published><updated>2009-02-10T17:30:00.979+07:00</updated><title type='text'>[JPers] Savern Suzuki gadis kecil yang bisa membungkam para petinggi PBB</title><content type='html'>Sabtu, 31 Januari, 2009 08:36&lt;br /&gt;Dari:&lt;br /&gt;"kuscartenz" &lt;kuscartenz@yahoo.com&gt;&lt;br /&gt;Tambahkan Pengirim ke Kontak&lt;br /&gt;Kepada:&lt;br /&gt;jejakpetualang@yahoogroups.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari milist tetangga.&lt;br /&gt;Savern Suzuki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritaini berbicara mengenai seorang anak yg bernamaSevern&lt;br /&gt;Suzukiseorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental&lt;br /&gt;Children's Organization ( ECO ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak" yg mendedikasikan diri&lt;br /&gt;Untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah"&lt;br /&gt;lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB&lt;br /&gt;tahun 1992, dimana pada saat itu Seveern yg berusia12 Tahunmemberikan&lt;br /&gt;sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( danmembungkam)&lt;br /&gt;beberapa pemimpin dunia terkemuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia12 tahunhingga bisa&lt;br /&gt;membuatRUANG SIDANG PBBhening, lalu saat pidatonya selesai ruang&lt;br /&gt;sidang penuh dengan orang" terkemuka yg berdiri dan memberikan Tepuk&lt;br /&gt;Tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Inilah Isi pidato tersebut: ( sumber The Collage Foundation )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental&lt;br /&gt;Children Organization&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami Adalah Kelompok dari kanada yg terdiri dari anak" berusia 12 dan&lt;br /&gt;13 tahun. Yang mencoba membuat Perbedaan: Vanessa Suttie, Morga,&lt;br /&gt;Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk&lt;br /&gt;bisa datang kesini sejauh 6000 mil. Untuk memberitahukan pada anda&lt;br /&gt;sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, Hari ini&lt;br /&gt;Disini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan&lt;br /&gt;masa depan bagi diri saya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum&lt;br /&gt;atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi&lt;br /&gt;semua generasi yg akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berada disini mewakili anak" yg kelaparan di seluruh dunia yang&lt;br /&gt;tangisannya tidak lagi terdengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang" yang sekarat yang&lt;br /&gt;tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan&lt;br /&gt;habitat nya. kami tidak boleh tidak di dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubang&lt;br /&gt;nya lapisanOZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak&lt;br /&gt;tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sering memancing di di Vancouver bersama ayah saya hingga&lt;br /&gt;beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan"nya penuh dengan&lt;br /&gt;kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang" dan tumbuhan satu&lt;br /&gt;persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar&lt;br /&gt;binatang" liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung&lt;br /&gt;dan kupu". tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal" tersebut bahkan&lt;br /&gt;masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah" kecil ini ketika&lt;br /&gt;anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap&lt;br /&gt;bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahan&lt;br /&gt;nya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua&lt;br /&gt;pemecahan nya tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda&lt;br /&gt;sekalian juga sama seperti saya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon&lt;br /&gt;kita.&lt;br /&gt;Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan" salmon ke sungai&lt;br /&gt;asal na..&lt;br /&gt;Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang" yang telah&lt;br /&gt;punah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan anda tidak dapat mengembalikan Hutan-Hutan seperti sediakala di&lt;br /&gt;tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir.&lt;br /&gt;Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.&lt;br /&gt;TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini anda adalah deligasi negara-negara anda. Pengusaha, Anggota&lt;br /&gt;perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenernya anda adalah&lt;br /&gt;ayah dan ibu, saudara laki" dan saudara perempuan, paman dan bibi -&lt;br /&gt;dan anda semua adalah anak dari seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua&lt;br /&gt;adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih&lt;br /&gt;dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi&lt;br /&gt;udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan&lt;br /&gt;tidak akan mengubah hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya Hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita&lt;br /&gt;semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu&lt;br /&gt;untuk tujuan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak&lt;br /&gt;ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami&lt;br /&gt;membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.&lt;br /&gt;walaupun begitu tetap saja negara" di utara tidak akan berbagi dengan&lt;br /&gt;mereka yang memerlukan.&lt;br /&gt;Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk&lt;br /&gt;kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan&lt;br /&gt;dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda,&lt;br /&gt;komputer dan perlengkapan televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami&lt;br /&gt;menghabiskan waktu dengan anak" yang hidup di jalanan. Dan salah satu&lt;br /&gt;anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku kaya ,&lt;br /&gt;dan jika Aku kaya, Aku akan memberikan anak" jalanan makanan, pakaian&lt;br /&gt;dan obat-obatan, tempat tinggal . dan Cinta dan Kasih sayang " .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun,&lt;br /&gt;bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih&lt;br /&gt;begituserakah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak" tersebut berusia sama&lt;br /&gt;dengan saya , bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang&lt;br /&gt;begitu besar. bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak" yang&lt;br /&gt;hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan&lt;br /&gt;di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanyalah Seorang anak kecil namun saya tahu bahwa jika semua Uang&lt;br /&gt;yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat&lt;br /&gt;kemisikinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa&lt;br /&gt;indah jadinya dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak anda mengajarkan kami untuk&lt;br /&gt;berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan&lt;br /&gt;orang lain.&lt;br /&gt;Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan.&lt;br /&gt;Tidak menyakiti makhluk hidup lain, Berbagi dan tidak tamak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarakan pada kami&lt;br /&gt;supaya tidak boleh dilakukan tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupakan mengapa anda menghadiri Konfrensi ini. mengapa anda&lt;br /&gt;melakukan hal ini - kami adalah anak" anda semua , Anda sekalianlah&lt;br /&gt;yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua&lt;br /&gt;seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak" mereka dengan&lt;br /&gt;mengatakan " Semuanya akan baik-baik saja ". 'kami melakukan yang&lt;br /&gt;terbaik yang dapat kami lakukan' dan ' ini bukanlah akhir dari segalanya'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut&lt;br /&gt;kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda&lt;br /&gt;semua?&lt;br /&gt;Ayah saya selalu berkata ' kamu akan selalu dikenang karena perbuatan&lt;br /&gt;mu bukan oleh kata" mu '&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.&lt;br /&gt;kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata" tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian dan terima kasih atas perhatian nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ServernCullis- Suzuki telah membungkam 1 ruang sidang Konfrensi PBB,&lt;br /&gt;membungkam seluruh Orang" penting dari seluruh dunia hanya dengan&lt;br /&gt;pidatonya, setelah pidato nya selesai serempak seluruh Orang yang&lt;br /&gt;hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang&lt;br /&gt;meriah kepada anak berusia 12 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan setelah itu ketua PBB mengatakan dalam pidato nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Hari ini Saya merasa sangatlah Malu terhadap Diri saya sendiri&lt;br /&gt;karena saya baru saja disadarkan betapa penting na linkungan dan isi&lt;br /&gt;nya disekitar kita oleh Anak yang hanya berusia 12 tahun yang maju&lt;br /&gt;berdiri di mimbar ini tanpa selembar pun Naskah untuk berpidato,&lt;br /&gt;sedang kan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh&lt;br /&gt;assisten saya kemarin Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak&lt;br /&gt;yang berusia 12 tahun "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------ --------- --------- --------- --------- ---------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini benar" terjadi dan pidato severn Cullis-Suzuki itu benar"&lt;br /&gt;pidato yang dikatakan nya dalam pidato tersebut tanpa dilebih" kan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang anda dapat dari cerita tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;posting ini aku terbitkan tanpa editing dari milis Jejak Petualang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-751713111978979645?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/751713111978979645/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=751713111978979645' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/751713111978979645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/751713111978979645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2009/02/jpers-savern-suzuki-gadis-kecil-yang.html' title='[JPers] Savern Suzuki gadis kecil yang bisa membungkam para petinggi PBB'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-1582769501263788834</id><published>2009-02-07T12:00:00.000+07:00</published><updated>2009-02-07T12:00:04.405+07:00</updated><title type='text'>Apakah seperti ini Pecinta Alam Indonesia Abad 21    ?</title><content type='html'>Seandainya pohon bisa memberontak dan bicara tentunya ia bakal menjerit ketika ditebang, seadainya satwa liar itu bisa bicara tentunya ia bakal menyelamatkan hidupnya, namun kita sebagai manusia punya mulut, hati, telinga, otak malah diam saja melihat, mendengar jeritan-jeritan alam yang rusak ditangan kerakusan spesies manusia seperti kita ini. Apakah kita bangga dengan kekuasaan kita sendiri sementara kita telah melakukan bunuh diri secara perlahan bersama-sama oleh perbuatan kita sendiri.&lt;br /&gt;Sebelum kita membahas pecinta alam dan kegiatannya mari kita pahami betul apa epistemologi dari “Pencinta Alam”. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata Cinta mempunyai empat makna, yakni, [1] ‘suka sekali’ ; ‘sayang benar’ ; [2] ‘kasih sekali’ ; terpikat’ ; terpikat ; [3] ‘ingin sekali’ ; berharap sekali ; ‘rindu’ ; dan [4] ‘susah hati ; risau’ (1993 -190). Yang artinya pencinta diberi makna ‘orang yang suka akan’ (h191). Selain itu kata alam yang diserap dari bahasa Arab, di Indonesia berkembang sehingga mempunyai tujuh makna. Ketujuh makna itu ialah [1] ‘segala ada yang dilangit dan dibumi’ ; [2] ‘lingkungan dan kehidupan’ ; [3] ‘segala sesuatu yang termasuk dalam satu lingkungan dan dianggap satu lingkungan dan dianggap sebagai satu keutuhan’ [4] ‘segala daya yang menyebabkan terjadinya dan seakan-akan mengatur segala sesuatu yang ada di dunia ini [5] ‘yang bukan buatan manusia’ ; [6] ‘dunia’ ; dan [7] ‘kerajaan ; daerah ; negeri ‘ (h.22). Kalau kedua kata tersebut digabung maka arti dari pencinta alam adalah ‘orang yang sangat suka akan alam’.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun tidak disaat ini, pencinta alam yang sebenarnya hanya pantas ditunjukan pada masyarakat asli hutan, organisasi non pemerintah yang peduli terhadap lingkungan dan alam, individu yang peduli dengan lingkungan hidup lewat kemampuan yang dia bisa, seperti menanam pohon, membuang sampah tidak sembarangan, tidak memelihara satwa liar yang dilindungi UU, tidak menebang pohon ditaman nasional dan disekitar hutan lainnya, naik sepeda, menulis tentang lingkungan, membuat film tentang hutan dan kelestariannya, dan masih banyak lagi bentuk kepedulian terhadap lingkungan.&lt;br /&gt;Makna ‘orang yang suka akan alam’ berarti manusia yang peduli dengan alam dan menjaga kelestariannya. Dengan menjaga kelesatariannya berarti ia membela nasib hutan dan satwa liar yang sedang mengalami kepunahan bukan berpetualang menantang andrenallin naik gunung, memanjat tebing, atau membuka jalur untuk latihan atau dengan bangga bisa menaklukan alam.&lt;br /&gt;Sejarah memang harus dipelajari tentang pendirian pencinta alam yang motori almarhum Soe Hok Gie, Herman Lantang dan kawan-kawan. Di era 60-an memang terjadi pergolakan masa transisi kemerdekaan. Invansi politik praktis diluar kampus Universitas Indonesia lewat organisasi dan kesatuan aksi mahasiswa dari berbagai atribut dan ideologinya berusaha memasuki Universitas. Namun, Almarhum Soe dan rekan-rekannya tidak peduli dan menjadi kelompok yang tidak memihak dengan kemelut politik saat itu. Mereka lari ke gunung dan pergi ke tempat-tempat sepi terpencil. Kalau penulis menyimpulkan contemplasi ala raja-raja Jawa seperti pendeta-pendeta hinduisme. Mereka paham waktu itu posisi benar-benar terjepit. Kebersamaan dan pengalaman itulah lahir istilah pencinta alam, yaitu Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Prajnaparamita FSUI. Di Tahun 1971 nama Prajnaparamita dilepas diganti dengan Mapala UI. Alhasil bangsa yang euforia ini bermunculan organisasi pencinta alam baik dari kampus dan diluar kampus.&lt;br /&gt;Kegiatan mereka hanya berlarian ke gunung, ke goa, ke tebing hanya untuk menikmati alam. Jaman abad ini sudah berubah namun masih ada saja organisasi pencinta alam baik dari kampus dan masyarakat yang bergiat untuk naik gunung, ke goa, arung jeram, ke tebing atau pendidikan seperti gaya militer, menggampar seenaknya calon peserta dengan alasan biar berdisiplin seperti militer. Padahal pendidikan ala militer dewasa ini dengan kekerasan sudah mulai dikurangi.&lt;br /&gt;Pernah penulis mendengar cerita dari aktivis lingkungan dari negeri yang hutannya sudah hilang bahwa seandainya gunung itu dipenuhi sampah dan hutannya gundul, iklimnya panas, sungai dipenuhi limbah pabrik, tebing karst di bom dan batunya diambil untuk bahan lantai, meja, dan satwa liar yang eksotik punah seperti Harimau Jawa, Jalak Bali. Apakah organisasi pencinta alam baik itu dikampus maupun diluar kampus diam saja melihat itu semua.&lt;br /&gt;Memang hutan Indonesia belum parah meski terlihat parah atau sungai-sungai masih belum tercemar hingga bisnis olah raga arus deras pun menjamur atau gunung masih ada tempat menarik meski jauh paling atas, goa-goa masih banyak yang bagus, tebing-tebing masih menjulang tinggi toh mereka hanya santai-santai saja atau tidak perduli sama sekali lebih mementingkan event-event kejuaraan atau pelatihan-pelatihan yang tidak ada hubungannya dengan makna dari pencinta alam. Sangat tragis benar.&lt;br /&gt;Apa ada yang salah dari Almarhum Soe Hok Gie dan kawan-kawan lamanya hingga penerusnya hanya mementingkan kepuasaan sesaat atau kode etik pencinta alam Se-Indonesia yang syahkan bersama dalam gladian ke-4 yang setiap kegiatan wajib dibacakan setiap kegiatan seperti maksud dari pesannya Pencinta Alam Indonesia adalah sebagai dari masyarakat Indonesia sadar akan tanggung jawab kami kepada Tuhan, Bangsa dan Tanah Air. Dengan kesadarannya mereka (Pencinta Alam) menyatakan pada poin 2 yang isinya memelihara alam beserta isinya menjadi ucapan atau janji tanpa makna (Lip Service).&lt;br /&gt;Namun hasilnya pun hutan tetap gundul, satwa liar makin lama makin punah, bencana lingkungan mulai bermunculan, bahkan pemanasan global yang dibicarakan setiap negara dan para aktifis lingkungan dari LSM dengan gencarnya mencari solusi. Sedangkan organisasi yang namanya Pencinta Alam belum menunjukan taringnya untuk peduli terhadap lingkungan. Bahkan hanya bisa dihitung oleh jari organisasi pencinta alam yang peduli terhadap lingkungan. Atau menurut saran respon dari pembaca tulisan Quo Vadis Pecinta Alam yang ditulis penulis mending diganti saja nama pencinta alam dengan nama jenis petualang. Biar tidak terjadi pembiasan makna dari kata Pencinta Alam.&lt;br /&gt;Alhasil, makin sepinya minat pemuda sekarang untuk masuk organisasi pencinta alam. Tradisi lama masih dipakai tidak ada formulasi-formulasi baru untuk merefleksikan kegiatan-kegiatannya. Atau organisasi pencinta alam dewasa ini telah bangga dengan “establishment” (kemapanan). Kebiasaan-kebiasaan lama yang harus ditinggalkan malah terus diulang-ulang saja seperti pendidikan dengan kekerasan atau perbedaan yang antara senior dan yunior, pendendaman akibat dari pendidikan yang keras, menebang pohon untuk simulasi SAR, atau pembukaan jalur. Meski kecil namun tetap saja kita memberikan pendidikan yang tidak baik terhadap masyarakat sekitar gunung atau hutan.&lt;br /&gt;Pernah penulis ditanya saat masuk organisasi mahasiswa pencinta alam waktu masih kuliah dulu oleh senior, apa tujuan anda masuk pencinta alam? Penulis menjawab ingin mengenal alam lebih dekat. Namun, ketika pendidikan tidak dikenalkan dengan alam malah disiksa di bentak meski tidak ada kekerasan fisik, membuka jalur hutan dengan parang seperti kesatria.&lt;br /&gt;Ironisnya, bencana-bencana alam tidak separah di jaman itu. Namun saat ini kita mendengar dan merasakan dampak dari penyakit lingkungan seperti pemanasan global, banjir, longsor, tsunami, belum lagi penyakit-penyakit aneh lainnya. Apa kita sebagai pencinta alam terus merenung naik gunung?Apa kita sebagai pencinta alam masih saja manjat memenuhi kepuasaan jiwa? Apa kita sebagai pencinta alam terus menelusuri goa?Apa kita sebagai pencinta alam terus pergi keriam berarung jeram melintasi sungai?Apa kita sebagai pencinta alam bangga dengan ucapan sebagai penikmat alam? Waktunya kita bergabung dan belajar dari organisasi-organisasi non pemerintah, masyarakat dengan kearifan tradisional sekitar hutan yang peduli terhadap lingkungan untuk melakukan sinergi bersama mencari solusi tentang kerusakan alam. Ini tugas semua pencinta alam Indonesia di abad 21 ini. Waktunya meninggalkan dunia petualang. Take Action Now&lt;br /&gt;|di ambil dari posting Oleh Lutfi Pratomo di berita habitat.net&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-1582769501263788834?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/1582769501263788834/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=1582769501263788834' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1582769501263788834'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1582769501263788834'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2009/02/apakah-seperti-ini-pecinta-alam.html' title='Apakah seperti ini Pecinta Alam Indonesia Abad 21    ?'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-3529711819545924055</id><published>2009-02-04T17:22:00.001+07:00</published><updated>2009-02-04T17:24:40.986+07:00</updated><title type='text'>Belajar Dari Kejadian Gunung Salak Dan Merapi</title><content type='html'>sudah dalam satu minggu ini kita mendengar dan melihat berita hilangnya para pendaki gunung yang nota bene merupakan kelompok pecinta alam satu tim dari universitas YARSI hilang di gunung salak jawa barat dan satu tim dari Universitas Gadjah Mada hilang di gunung merapi Jawa Tengah. alkhamdulillah semuanya  ditemukan dalam&lt;br /&gt;kondisi selamat. Namun, kondisi mereka cukup memprihatinkan. Lima&lt;br /&gt;orang dalam kondisi kelaparan, walaupun seorang lainnya dari tim UGM yang mendaki di gunung merapi mengalami patah tulang&lt;br /&gt;kaki dan kanan.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban yang pertama kali ditemukan adalah Zuhri Habibullah (18), yang&lt;br /&gt;ditemukan oleh Rusmanto (34) penduduk Desa Gowok Sabrang. Zuhri&lt;br /&gt;ditemukan setelah tergelincir dari bukit ke Sungai Kali Tringsing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat ditemukan, dia terkapar di tepian kali yang kebetulan dekat&lt;br /&gt;dengan jalan setapak. Dia lalu diselamatkan dengan cara ditandu dengan&lt;br /&gt;menggunakan batang pohon," kata Rusmanto saat ditemui detikcom di RSUD&lt;br /&gt;Muntilan, Kabupaten Magelang Jawa Tengah, Selasa (3/2/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai di pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan sekitar pukul&lt;br /&gt;10.00 WIB, Zuhri langsung dilarikan ke RSUD Muntilan Kabupaten&lt;br /&gt;Magelang, Jawa Tengah. Sampai di RSUD Muntilan, Zuhri langsung masuk&lt;br /&gt;ke UGD RSUD Muntilan dan menjalani perawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, kelima pendaki lainnya ditemukan. Mereka adalah Fachrul&lt;br /&gt;Rozi (18), Ikrar Reza (19), Rizky Al Ikhlas (18), Prima Yudha (18) dan&lt;br /&gt;Zangga (18). Mereka yang merupakan mahasiswa Fakultas Teknik itu dalam&lt;br /&gt;kondisi lemas dan kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima pendaki ini ditemukan oleh Kirun (35), salah satu penduduk yang&lt;br /&gt;sedang mencari rumput di sebelah barat puncak Gunung Merapi. "Saat itu&lt;br /&gt;saya sedang mencari rumput di sebelah barat kaki Gunung Merapi.&lt;br /&gt;Tiba-tiba ada rombongan pendaki yang sedang datang dengan&lt;br /&gt;tergopoh-gopoh. Dia mengeluh minta tolong tersesat dan minta makanan&lt;br /&gt;karena kelaparan," tegas Kirun (37) kepada detikcom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu melihat kondisi kelima pendaki pucat dan lemas, akhirnya Kirun&lt;br /&gt;bersama Rukardi meminta pertolongan ke penduduk lainnya. Dengan&lt;br /&gt;dinaikkan sepeda motor, kelima pendaki kemudian dievakuasi ke Pos&lt;br /&gt;Pengamatan Gunung Merapi Desa Babadan, Kecamatan Dukun, Kabupaten&lt;br /&gt;Magelang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima mahasiswa UGM itu sekitar pukul 12.45 WIB dipertemukan dengan&lt;br /&gt;Zuhri di UGD RSUD Muntilan oleh tim SAR Yogyakarta. Suasana haru&lt;br /&gt;mewarnai pertemuan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai sadar dari pingsannya, Zuhri angsung mengeluarkan air mata saat&lt;br /&gt;bertemu kelima temannya. Dia merasa bersyukur kelima temannya selamat.&lt;br /&gt;Sementara kelima pendaki itu langsung dibawa ke Yogyakarta setelah&lt;br /&gt;mendapat penanganan medis. Sedangkan Zuhri masih harus dirawat intensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Melapor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para mahasiswa UGM ini mulai mendaki Merapi pada Sabtu lalu. Namun,&lt;br /&gt;diduga mereka tidak melapor terlebih dulu ke Pos Pengamatan dan&lt;br /&gt;Pendakian Merapi di Pos Selo, Yogyakarta. "Sempat lapor nggak yah?&lt;br /&gt;Siapa yang lapor yah? Sempat ada orang penjual suvenir yang tahu,"&lt;br /&gt;tegas Zuhri, salah seorang pendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Zuhri tidak menjelaskan apakah rombongannya mampir dan masuk ke&lt;br /&gt;pos pendakian Selo lebih dulu dan absen sebagai tanda melapor di pos&lt;br /&gt;pengamatan Merapi dan Pendakian Pos Selo, Yogyakarta atau tidak. Zuhri&lt;br /&gt;mengaku bahwa kegiatan pendakian itu dilakukan dalam rangka syukuran&lt;br /&gt;salah satu temanya. Tidak acara resmi yang dilakukan oleh kampus UGM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Zuhri, dirinya dan teman-temannya tiba di Pasar Bubar pada&lt;br /&gt;Sabtu malam, lantas mendirikan tenda karena hujan lebat. Usai hujan&lt;br /&gt;lebat, Minggu pagi, mereka melanjutkan perjalanan ke Puncak Garuda&lt;br /&gt;yang merupakan puncak pendakian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan membawa bekal hanya satu botol aqua, kami naik menuju ke&lt;br /&gt;Puncak Garuda. Kami optimistis, sebab tidak terjadi hujan dan kabut&lt;br /&gt;tidak begitu tebal. Paling tidak dalam waktu dua sampai tiga jam kami&lt;br /&gt;optimis akan sampai di Puncak Garuda," tegas Zuhri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sesampai di Puncak Garuda, tiba-tiba kabut menebal dan hujan&lt;br /&gt;disertai angin kencang datang tiba-tiba. Akhirnya mereka kebingungan&lt;br /&gt;untuk turun dan saat itulah tidak tahu berada di posisi mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat itulah saya berinisiatif untuk memisahkan diri mencari&lt;br /&gt;pertolongan ke penduduk desa setempat. Namun, saya malah tergelincir&lt;br /&gt;dan tidak sadarkan diri. Tahu-tahu ditemukan penduduk setempat," tegas&lt;br /&gt;Zuhri. &lt;br /&gt;ada sebuah pembelajaran bagi kita semua sebagai pengiat alam bebas, bahwasannya mendaki itu perlu persiapan yang sangat matang, kita perlu belajar dari pengalaman senior-enior kita bahwa kalau sudah masuk bulan februari banyak badai ketika berada di puncak gunung. kalau memang kita punya program pendakian dalam bulan itu maka persiapan harus bener-bener ekstra. apakah temen-temen UGM dan temen-temen pendaki yang lain tidak belajar kasus MAPAGAMA februari 2001 dimana 5 0rang anggotanya tewas dalam pendakian 5 jalur di Gunung Slamet Jawa tengah?.juga sekedarmengingatkan tahun 1993 juga pada bulan februari 10 orang pendaki tewas di gnung Slamet, semuanya mempunyai julukan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENDAKI GUNUNG&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;dengan melihat fenomena di atas sudah sepantasnya kita sebagai penggiat alam bebas belajar dari bahasa alam... terimakasih&lt;br /&gt;dari berbagai sumber&lt;br /&gt;SALAM RIMBA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-3529711819545924055?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/3529711819545924055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=3529711819545924055' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/3529711819545924055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/3529711819545924055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2009/02/belajar-dari-kejadian-gunung-salak-dan_04.html' title='Belajar Dari Kejadian Gunung Salak Dan Merapi'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-8882478451168276128</id><published>2008-10-18T10:00:00.000+07:00</published><updated>2008-10-18T10:00:00.902+07:00</updated><title type='text'>HYPOTERMIA</title><content type='html'>APAKAH Hipothermia ?&lt;br /&gt;“Hipothermia adalah gangguan medis yang terjadi didalam tubuh dimana terjadi penurunan temperatur tubuh secara tidak wajar disebabkan tubuh tidak mampu lagi memproduksi panas untuk mengimbangi dan menggantikan panas tubuh yang hilang dengan cepat karena buasnya tekanan buruk dari luar, yaitu udara dingin disertai angin, juga hujan, dan ketidak-pedulian dari Subyek itu sendiri yang makin memperparah keadaan, yaitu memakai pakaian basah, tubuh lelah dan lapar, serta seluruh tubuh terutama kepala tidak terlindung dari terpaan angin dingin. Situasi tersebut menjadikan temperatur tubuh turun dengan cepat dari 37°C (temperature normal) secara keseluruhan turun hingga dibawah 35°C.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya kematian bisa terjadi bila temperatur tubuh terus semakin turun drastis hingga dibawah 30°C. Jangan pernah mempersalahkan kondisi cuaca yang ekstrim, penyebab dan pemicu datangnya Hipothermia di Gunung bukanlah semata karena udara dingin, disertai datangnya hujan dan badai, tetapi tak lain karena sikap mental dan perilaku dari si pendaki itu sendiri yang mengundang agar dirinya terserang hipothermia, selanjutnya ketidak tahuan atau tidak memperdulikan ancaman hipothermia saat bertualang di gunung hanya akan manghadapkan seseorang dengan sebuah masalah serius, yaitu kematian. &lt;br /&gt;Hipothermia sangat mungkin sekali untuk dihindari apabila betul-betul dipahami, tetapi tak jarang para pemula kegiatan alam bebas menganggap remeh dan tidak peduli dengannya hingga saat hypothermia mulai menyerang , mereka tidak mengerti harus berbuat apa, bahkan pada tahap lanjut hipothermia dimana penderita berperilaku aneh, teman-temannya mengira kesurupan. Satu hal yang perlu dipahami bahwa hipothermia bisa menyerang dimana saja, tidak harus digunung, didataran rendah, di laut, kolam renang, ataupun di sungai saat ber-arung jeram.Mangsa HipothermiaDi dunia operasi ESAR, banyak kasus para pendaki gunung yang tersesat di gunung berakhir kisah hidupnya karena terserang hypothermia (tidak disadari). Sejak awal tersesat biasanya mereka sudah melakukan tindakan fatal yang akan makin memperburuk situasi mereka (seperti: bergerak dengan cepat yang karena panik lalu menjadi lincah melebihi pergerakan normal. Manuver ini jelas menguras sebagian besar dari energi yang tersisa). Dari beberapa kasus orang tersesat digunung, dalam pergerakannya mencari jalan keluar cenderung memilih bergerak mengikuti aliran sungai dengan pertimbangan sungai pasti sampai ke desa, selain itu kemungkinan besar bisa memperoleh air dengan cepat apabila haus. Tidak sedikit survivor terpeleset jatuh kedalam sungai, atau dengan sengaja mereka memilih berjalan didasar sungai karena tepi sungai lebat dan tidak bisa dilalui, sementara mereka takut bila menjauh dari sungai akan makin tersesat, sehingga keputusan terbaik (yang beresiko paling tinggi) dari semua pilihan yang tidak diinginkan adalah tetap mengikuti aliran sungai dengan berjalan didasar sungai (umumnya sungai-sungai digunung berisi batu-batu tua berlumut dan pasir, kecuali saat hujan deras baru mungkin air akan menggerojog dahsyat). Yang ada dalam pikiran survivor hanyalah sesegera mungkin menemukan tanda-tanda yang bisa membawanya bertemu dengan orang, atau peradaban keseharian. Dan dalam pencariannya ini pergerakan survivor menjadi semakin jauh tanpa arah yang jelas, berteriak-teriak, meninggalkan sebagian atau seluruh perlengkapannya dengan maksud agar pergerakan mencari jalan keluar dari ketersesatannya itu menjadi lancar tidak terhambat oleh beban ransel dipunggung. Ditengah kebingungan di belantara asing itu kabut mulai turun, bahkan disertai hujan (jangan selalu berprasangka bahwa musim kemarau digunung, cuaca akan selalu bersahabat dan sesuai dengan ramalan-ramalan kita yang tak berdasar sehingga kita akan kaget begitu dihantam hujan, lalu badai). Dengan sisa tenaga dan pakaian yang mulai basah oleh keringat, juga hujan, mungkin saja survivor memilih untuk segera mencari tempat berlindung atau melanjutkan pergerakan karena sudah kepalang basah. Bergerak ditengah hujan kabut hanyalah sebuah tindakan bunuh diri sementara rain coat, atau ponco dan jacket di tinggalkan entah dimana. Berteduh dari kabut atau hujan (diam dan tidak bergerak) semakin membuat tubuh menggigil kedinginan, hingga umumnya survivor tetap memilih bergerak. Tanpa disadari energi terus terkuras hingga tubuh menjadi lemah dan limbung. Selanjutnya ditengah keterasingan itu hanya Tuhan Yang Maha Tahu. Penting bagi pendaki gunung, pecinta alam atau penggemar kegiatan alam bebas memahami cara kerja pembunuh tersebut, agar dalam situasi tersesat atau tertimpa suatu masalah saat berada di alam bebas tidak bertindak gegabah.Pada situasi seperti apa orang akan terkena hipothermiaTelah sedikit disinggung diawal tulisan bahwa hipothermia adalah kondisi medis yang terjadi didalam tubuh dimana panas tubuh berangsur-angsur hilang, diikuti keseluruhan temperatur tubuh “”ngedrop”" atau turun secara drastis, dan tanpa ada upaya yang berarti dari dalam dan luar tubuh untuk memproduksi panas, maka temperatur akan semakin turun hingga dibawah 30° Celcius, atau dengan kata lain mendekati pintu kubur? Secara umum, buruknya penyekat (pakaian yang dikenakan) untuk menahan dingin dan angin, memakai pakaian basah, tercebur kedalam air (bisa jadi tercebur kedalam air hangat dalam waktu yang lama), kondisi tubuh yang lelah didalam cuaca dingin berangin, semua itu merupakan faktor pemicu hipothermia. Dalam situasi seperti inilah tanpa disadari bencana hipothermia bisa menghabisi seseorang yang sama sekali tidak memahami apa yang sedang terjadi terhadap dirinya.&lt;br /&gt;Kenali hipothermia dan tanda-tandanya&lt;br /&gt;Secara umum dikenal 3 tahap hipothermia, yaitu: Mild Hypothermia (hipothermia ringan), Moderate Hypothermia (hipothermia sedang), dan Severe Hypothermia (hipothermia berat).&lt;br /&gt;Mild Hypothermia (temperatur tubuh drop dari 37° hingga 35°C).&lt;br /&gt;Penderita mulai menggigil saat temperatur tubuhnya turun hingga 36°C (menggigil adalah usaha alamiah tubuh untuk menghasilkan panas, dan menjaga agar temperatur bagian dalam tubuh tetap stabil).&lt;br /&gt;Apabila temperatur tubuh terus turun hingga dibawah 36°C, penderita merasa lelah dan dingin.&lt;br /&gt;Cara berpikirnya mulai terlihat kacau dan pertimbangannya tidak logis, tidak bisa mengambil keputusan dengan benar, dan mulai berperilaku aneh diluar kebiasaan normal, serta keras kepala (hanya bertindak atas kemauan sendiri).&lt;br /&gt;Gerakan tangan, kaki, dan anggota badan lainnya mulai cenderung tidak terkoordinasi dengan otak (misal; mulai sering tersandung sesuatu saat berjalan, menyampar botol minum, menginjak kompor, bahkan kesulitan untuk mengancingkan jacket).&lt;br /&gt;Penderita masih terlihat bernafas secara normal namun terus menggigil dan gemetar.&lt;br /&gt;Apabila penderita Mild Hypothermia tidak segera ditangani, dan itu dianggap sesuatu yang wajar saja, maka temperature tubuh semakin turun.&lt;br /&gt;Moderate Hypothermia (temperatur tubuh turun dari 35° hingga 32°C),&lt;br /&gt;ditandai dengan kulit ditubuhnya terlihat memucat, otot-otot menjadi kaku dan sulit menggerakkan jari tangan (koordinasi tubuh terganggu).&lt;br /&gt;Jari tangan dan kaki mati rasa.&lt;br /&gt;Menggigil hebat, lalu sama sekali berhenti menggigil (cadangan energy di dalam tubuh sudah habis di pergunakan untuk menggigil - bukan berarti penderita tidak lagi kedinginan)&lt;br /&gt;Penderita sudah tidak mampu berpikir atau mengingat-ingat sesuatu (menjadi pelupa), dan terlihat tidak mampu merespon dengan baik, bicaranya gagap dan terlihat sulit melontarkan kata-kata.&lt;br /&gt;Beberapa area tertentu pada tubuh yang biasanya selalu hangat menjadi dingin (Samping Leher, Ketiak, kunci paha).&lt;br /&gt;Gerakan semakin lamban, kondisi tubuh kian lemah, dan seperti orang yang mengantuk berat.&lt;br /&gt;Selanjutnya dibawah temperature 32°C semua proses metabolisme tubuh termasuk napas, degub jantung, dan fungsi otak semakin melemah.&lt;br /&gt;Severe Hypothermia (temperatur tubuh terus turun dari 32° hingga 28°C),&lt;br /&gt;ditandai dengan penderita mulai sering hilang kesadaran, Perilakunya tidak rasional.&lt;br /&gt;Kulit terlihat membiru, napas dan denyut nadi melemah.&lt;br /&gt;Pupil mata membuka lebar, penderita terlihat seperti sudah meninggal.&lt;br /&gt;Kematian (temperatur tubuh terus turun dari 28° hingga 25°C).&lt;br /&gt;Dibawah temperatur 28° penderita tidak sadarkan diri dan terjadi henti jantung. Kematian terjadi sebelum temperatur mencapai 25°C.&lt;br /&gt;Berapa lama seseorang dapat bertahan hidup dari serangan hipothermia?&lt;br /&gt;(sejak Mild Hypothermia hingga Severe Hypothermia) Sangat tergantung dari berbagai faktor yang mendukung untuk terus dapat bertahan hidup, atau berbagai faktor yang membuat situasi semakin memburuk. Kematian karena hipothermia bisa terjadi dibawah 24 jam.&lt;br /&gt;(Catatan: Mild Hypothermia berpotensi menjadi bencana apabila penderita adalah “”team leader”" dalam sebuah perjalanan pendakian gunung atau misi operasi ESAR dimana dia harus mengambil keputusan, sementara anggota tim tidak paham bahwa ketua tim nya terserang hipothermia).&lt;br /&gt;Dari pengalaman penulis di alam bebas, menangani seorang tim leader, atau seorang senior yang kebetulan terserang hipothermia bukanlah pekerjaan mudah, karena cenderung keras kepala, merasa dirinya paling tahu, dan kelihatan kalau egonya tidak mengijinkan orang lain memperlakukan dia sebagai seseorang yang memerlukan pertolongan. Selain membahayakan diri sendiri, sikap keras kepala membahayakan tim.&lt;br /&gt;Sebaiknya diskusikan kemungkinan serangan hipothermia terhadap tim (semua personil tim tanpa kecuali) saat briefing pemberangkatan (pendakian gunung, operasi ESAR) untuk meminimalisir sikap keras kepala apabila salah seorang personil dari tim terindikasi hipothermia.&lt;br /&gt;Hilangnya panas Tubuh&lt;br /&gt;Hipothermia terjadi karena hilangnya panas tubuh, dan secara alami tubuh tidak mampu lagi memproduksi energi panas. Ada beberapa proses alami di alam bebas (dalam hal ini pembahasan hipothermia hanya dibatasi pada Gunung Hutan) yang membuat panas tubuh secara berangsur-angsur hilang, dan berakibat temperatur tubuh terus turun hingga berhenti pada satu titik (kematian). Proses hilangnya panas tubuh secara alami ini penting dipahami untuk dapat menghindari hipothermia sedini mungkin.&lt;br /&gt;Hilangnya panas tubuh secara alami ini jarang sekali disadari oleh para pendaki gunung pemula, sementara hal ini merupakan faktor terburuk yang mempercepat terjadinya penurunan temperatur tubuh.&lt;br /&gt;Prosentase terbesar hilangnya panas tubuh adalah melalui kepala, dan pernapasan, sementara komando untuk setiap gerakan tubuh kita ada didalam kepala. Kenyataan ini yang paling sering di abaikan, selain juga kekeliruan dalam berpakaian makin mempercepat hilangnya panas tubuh.&lt;br /&gt;Pahamilah proses alami hilangnya panas tubuh yang terjadi saat kita berada di alam bebas, dan upaya pencegahan atau menguranginya&lt;br /&gt;Lima proses alami hilangnya panas tubuh&lt;br /&gt;Proses alami hilangnya panas tubuh Upaya Pencegahan&lt;br /&gt;KonveksiUdara dingin atau angin dingin, kabut ataupun hujan disertai angin dingin menerpa permukaan tubuh secara langsung (pakaian yang dikenakan tidak mampu menahan terpaan angin dingin). Panas tubuh banyak terserap untuk menghangatkan permukaan kulit sehingga lama-kelamaan tubuh bagian dalam menjadi dingin.&lt;br /&gt;Contoh sederhana: Kita menggunakan konveksi saat meniup makanan atau minuman panas untuk mendinginkannya, begitu juga angin dingin melakukan hal yang sama terhadap tubuh kita.&lt;br /&gt;Hindari kontak secara langsung antara permukaan kulit dengan terpaan angin dingin. Cara termudah adalah dengan mengenakan pakaian berlapis. Upayakan lapis terluar mampu menahan terpaan angin dingin.selain itu perhatikan arah angin saat mendirikan shelter sebagai tempat untuk berlindung/bermalam.&lt;br /&gt;KonduksiPengaliran panas dari tubuh melalui permukaan tubuh (kulit) saat bersentuhan atau kontak dengan permukaan benda yang dingin, seperti batu tempat kita duduk, tanah basah. Dalam hal ini panas tubuh mengalir keluar dari tubuh dan terserap benda yang dingin.&lt;br /&gt;Hindari kontak secara langsung dengan benda-benda atau obyek yang dingin, gunakan sarung tangan (rajut wool) agar tidak terjadi kontak langsung. Sebaiknya gunakan alas (matras) apabila duduk diatas permukaan tanah basah, atau juga batuan yang dingin.&lt;br /&gt;EvaporasiPenguapan dari permukaan tubuh yang basah, (keringat, ataupun pakaian basah yang kita kenakan). Evaporasi banyak membuang panas tubuh, selain juga cairan dalam tubuh terus berkurang karena penguapan. Bila tidak ada suply cairan sebagai pengganti kedalam tubuh dapat mengakibatkan dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan beresiko terhadap perkembangan hipothermia.&lt;br /&gt;Kenakan pakaian berlapis dengan jenis serat terbuka, ini memungkinkan terjadi sirkulasi udara hingga keringat dapat menguap dengan cepat. Memakai pakaian 2 hingga 3 lapis akan lebih baik dibanding memakai 1 pakaian tebal, tapi udara tidak bisa bersirkulasi mengakibatkan pakaian menjadi basah karena keringat tidak bisa menguap.&lt;br /&gt;RadiasiPanas tubuh dipancarkan keluar dari tubuh melalui kepala (karena temperatur lingkungan diluar tubuh lebih dingin dibanding tubuh).&lt;br /&gt;Kenakan selalu tutup kepala (balaclava dari wool cukup baik untuk mengurangi radiasi). Sebaiknya Kenakan juga syal untuk melindungi leher.&lt;br /&gt;RespirasiPanas tubuh hilang melalui proses pernapasan (saat bernapas di lingkungan yang dingin, hidung menghirup udara dingin dan menghembuskan [membuang] udara panas dari dalam tubuh).&lt;br /&gt;Lindungi hidung agar tidak langsung menghirup udara dingin, hal ini dapat dilakukan menggunakan syal, atau mengenakan balaclava yang menutup hidung namun masih dapat bernapas dengan nyaman.&lt;br /&gt;Menangani penderita Hipothermia di Gunung.Prinsip dasar untuk lepas dari hipothermia adalah berupaya menaikkan temperatur tubuh yang drop dengan melindungi tubuh dari terpaan angin dingin, mengganti semua pakaian yang basah dengan pakaian kering, selanjutnya mentransfer energi dan panas kedalam tubuh (melalui minum hangat, bubur hangat, alat pemanas) serta membuat lingkungan disekitar penderita menjadi hangat.Agar diperhatikan bahwa panas tubuh sebagian besar hilang melalui kepala (radiasi), dan pernapasan (respirasi). Selain melindungi kepala dengan mengenakan balaclava, letakkan syal terbuat dari wool diatas permukaan hidung agar saat bernapas tidak secara langsung menghirup udara dingin, tetapi jangan sekali-kali memblokir jalan pernapasan.Prosedur umum Penanganan secara teknis penderita hipothermia dilapangan. INGAT! Tangani penderita Hipothermia dengan lembut dan hati-hati!!!.&lt;br /&gt;Segera lindungi penderita dari terpaan angin dan kontak langsung dengan benda yang dingin.&lt;br /&gt;Segera pindahkan penderita dari lingkungan yang dingin kedalam shelter, atau tenda (gelar matras didalam shelter atau tenda agar tidak lagi terjadi konduksi - tubuh penderita dengan obyek dingin disekitarnya).&lt;br /&gt;Ganti seluruh pakaian basah penderita dengan pakaian kering (sebaiknya pakai 2 hingga 3 lapis pakaian), termasuk kaos kaki dan sarung tangan.&lt;br /&gt;Masukkan penderita kedalam sleeping bag kering yang diberi alas matras.&lt;br /&gt;Apabila penderita masih sadar berikan minuman hangat dan manis (air putih hangat, coklat hangat, atau jahe hangat - tidak terlalu pedas) sedikit demi sedikit menggunakan sendok (sebaiknya tidak menggunakan sendok logam). Jangan sekali-kali memberi minuman yang mengandung alkohol, dan hindari memberi minum kopi atau teh.&lt;br /&gt;Apabila tubuh penderita bisa menerima suplai air minum hangat melalui mulut, lanjutkan dengan memberi bubur hangat manis yang juga dimulai sedikit demi sedikit.&lt;br /&gt;Apabila penderita masih sadar, mintalah ijin agar diperbolehkan mengukur temperatur tubuhnya selama treatment hipothermia.&lt;br /&gt;Hangatkan lingkungan didalam shelter atau tenda dengan membuat bara dari arang agar penderita menghirup udara hangat (Catatan: arang yang berkualitas tinggi tidak akan ber asap dan berbau sehingga aman untuk digunakan didalam tenda).&lt;br /&gt;Hangatkan penderita pada bagian tubuh tertentu yang efectif untuk menyebarkan panas ke dalam tubuh dengan menempatkan botol plastik yang diisi air panas dan dibungkus syal atau kain pada Sisi leher, kedua ketiak, dan kunci paha.&lt;br /&gt;Jangan melakukan pemijitan/masase kepada penderita karena akan mempengaruhi aliran darah dalam tubuh, dan jangan meng-olesi tubuh penderita dengan balsem/minyak gosok.&lt;br /&gt;Penanganan Moderate Hypothermia, dan Severe Hypothermia di alam bebas.Selain prosedur penanganan yang sudah disebutkan diatas, Penderita Moderate dan Severe Hypothermia memerlukan penanganan khusus, tetapi pada situasi darurat di ketinggian yang sunyi, terisolir dan sulit memperoleh tenaga ahli medis, selain juga memakan waktu untuk evakuasi, maka pilihan yang ada hanyalah tetap berupaya semaksimal mungkin menangani penderita walau temperatur tubuh penderita ternyata sudah berada dibawah 29° Celcius. Catatan untuk penderita Moderate dan Severe Hypothermia.&lt;br /&gt;Baringkan penderita dengan posisi kaki lebih tinggi.&lt;br /&gt;Lakukan semua prosedur umum penanganan hipothermia, kecuali memberikan suplai air dan makanan melalui mulut apabila penderita sudah tidak dapat memberikan respon, karena apapun yang masuk melalui mulut cenderung dimuntahkan kembali, dan kemungkinan menggangu saluran pernapasan (hidung) karena apa yang dimuntahkan juga akan keluar melalui kedua lubang hidung.&lt;br /&gt;Lakukan monitoring intensif terhadap botol pemanas yang diletakkan dikedua sisi leher, ketiak, dan kunci paha. Ganti dengan air panas baru sebelum botol menjadi dingin. (Sebagai catatan: transfer panas secara fisik atau skin to skin pada penderita Moderate dan Severe Hypothermia tidak akan banyak berpengaruh terhadap temperatur tubuh).&lt;br /&gt;Lakukan monitoring intensif terhadap denyut nadi dan napas penderita. Bila tidak ada lagi denyut napas dan jantung, lakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) - Pemberian bantuan napas dari mulut ke mulut disertai kompresi (penekanan pada dinding dada). Sebagai catatan, jangan lakukan pernapasan dari mulut ke mulut apabila penderita mengalami patah tulang disekitar kepala dan leher. Dan jangan lakukan kompresi apabila penderita menderita patah tulang dada (iga) - (Catatan: Disarankan tenaga medis terlatih yang melakukan RJP).&lt;br /&gt;Apabila sarana transportasi dan waktu tempuh memungkinkan, dan tidak akan berpengaruh buruk terhadap perkembangan hipothermia, secepatnya evakuasi penderita ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan yang intensif.&lt;br /&gt;Mengukur temperatur tubuh penderita hipothermiaUntuk mengukur temperatur tubuh penderita hipothermia, letakkan thermometer pada ketiak (apabila memungkinkan, letakkan thermometer dibawah lidah penderita) selama ± 2 menit, dan lakukan pengukuran secara berkala tiap 5 menit untuk melihat perubahan temperatur tubuh.Catatan:Pengukuran temperatur tubuh penderita hipothermia yang paling efectif adalah melalui anus (thermometer di masukkan kedalam lubang anus yang sebelumnya beri pelumas terlebih dulu - tenaga medis terlatih yang melakukannya).&lt;br /&gt;Jangan - mengukur temperatur tubuh penderita apabila sedang keras kepala dan tidak memperdulikan lingkungannya.&lt;br /&gt;Awasi penderita yang keras kepala, karena tindakan-tindakannya yang aneh kadang berpotensi membahayakan diri sendiri atau tim.&lt;br /&gt;Persenjatai diri untuk menghadapi Hipothermia&lt;br /&gt;Apa yang ditulis dibawah ini hanyalah pengulangan dari “Pengetahuan Perlengkapan, Pakaian, dan Makanan Gunung Hutan” yang kadang kita abaikan karena nyentrik, dan untuk jenis makanan tidak berbau seni masak-memasak seperti saat kita kemping bersama keluarga. Memang makanan yang diperlukan untuk sebuah perjalanan gunung hutan pilihannya hanyalah dapat menunjang ketahanan tubuh kita, serta dapat mempertahankan panas tubuh, bukan kita memindah warung makan dengan berbagai pilihan menu ke sebuah ketinggian yang sunyi.&lt;br /&gt;Untuk menghindari ancaman hipothermia, beberapa perlengkapan sederhana dibawah ini sebaiknya dipertimbangkan untuk selalu menemani saat “ngaprak” atau “mblakrak” di alam bebas, terutama saat mendaki gunung.&lt;br /&gt;Untuk efectifitas didalam situasi darurat, bawalah selalu thermos berisi air panas yang isinya selalu siap digunakan sewaktu-waktu, tapi bukan berarti kita lalu main sambar thermos yang ada di dapur untuk dibawa ke gunung. Dalam situasi darurat digunung, seperti terserang badai, atau menunggu hujan di dalam bivak, kita harus mempertahankan panas tubuh kita dengan meminum sedikit demi sedikit air hangat, dan makanan dengan karbohidrat tinggi yang dapat dirubah dengan cepat oleh tubuh menjadi energi (misal biskuit manis) yang akan berasa nikmat bila dicelupkan ke dalam minuman coklat hangat, dan tidak perlu menunggu dengan memasak air terlebih dahulu.&lt;br /&gt;Biasanya saat tubuh kita sedang menggigil rasanya malas mengeluarkan kompor dan perlengkapan lain dari dalam backpack untuk melindungi diri dari serangan udara dingin, umumnya kita lebih sibuk menggigil dari pada bertindak yang seharusnya (bukan berarti kita tidak memerlukan kompor praktis untuk memasak air atau menghangatkan makanan, membuat bubur havermout). Sebisa mungkin masukkan thermos air panas dalam daftar perlengkapan pribadi.&lt;br /&gt;Sebagai catatan penting, jangan bertindak gegabah dengan meneguk minuman beralkohol karena selain hanya memberi kehangatan semu sesaat, berikutnya setelah pengaruh alkohol berangsur hilang, berangsur pula darah menjadi dingin hingga mempengaruhi stabilitas aliran darah didalam tubuh. Bukannya membantu memperkuat pertahanan tubuh, tapi membantu memudahkan hipothermia menyerang dan menghabisi kita. Lebih jauh lagi kalau kita kebablasan dalam menenggak minuman beralkohol diketinggian akhirnya kita sulit mengontrol diri, bisa-bisa jurang yang tidak kelihatan dasarnya, kita anggap kolam renang air panas alami, menggiurkan untuk diterjuni.&lt;br /&gt;Makanan - Sebaiknya jangan mempersulit diri dengan membawa makanan-makanan yang memerlukan waktu lama dalam memasaknya, memerlukan banyak air, dan boros bahan bakar sementara kita berada dikawasan yang semuanya serba sulit, dan terbatas.&lt;br /&gt;Sebelum menentukan makanan apa yang akan dibawa sebaiknya perhitungkan kebutuhan kalori perhari yang harus dipenuhi oleh makanan, selanjutnya pilih jenis makanan, dan buat menu harian.&lt;br /&gt;Ada beberapa jenis makanan yang patut dipertimbangkan, selain dapat memenuhi kebutuhan kalori, cepat disajikan dan tidak boros air serta bahan bakar, seperti: Bubur Balita, Havermouth, moesly, biskuit manis, permen coklat batangan, permen manis, kismis, kurma kering, buah-buah yang dikeringkan, dan coklat meses (untuk dicampurkan kedalam bubur balita ataupun havermouth), seven ocean (roti survival), biskuit coklat manis.&lt;br /&gt;(catatan: makanan berkalori tinggi yang telah disebutkan tersebut dapat menjadi petaka apabila dikonsumsi sehari-hari, terutama bagi para penderita hipertensi, dan kolesterol tinggi.)&lt;br /&gt;Untuk makanan berbumbu yang dapat membangkitkan selera makan, kita bisa memilih mi instan yang hanya perlu diseduh air panas (catatan: ini bukan makanan utama, hanya pembangkit selera).&lt;br /&gt;Satu hal yang agak sulit adalah membiasakan diri memakan makanan seperti disebutkan diatas dan menjadikannya sebagai santapan sehari-hari selama beroperasi di gunung. Beberapa jenis makanan memang tidaklah murah, tapi perlu dipertimbangkan harga makanan dibanding nyawa yang tidak bisa diukur dengan nilai uang.&lt;br /&gt;Lindungilah kepala! - Kepala merupakan bagian terpenting dari tubuh dimana otak merupakan pusat syaraf yang mengendalikan gerakan-gerakan tubuh, dan perlu diingat, panas tubuh sebagian besar hilang melalui kepala (radiasi), dan pernapasan (respirasi).&lt;br /&gt;Pakailah selalu penutup kepala untuk menghindari hilangnya panas tubuh karena radiasi. Untuk perjalanan di daerah dingin, balaclava terbuat dari wool merupakan pilihan terbaik karena melindungi hampir seluruh kepala, bahkan juga hidung. Selain melindungi kepala agar tetap hangat, udara yang dihirup saat bernapas juga terfilter oleh wool sehingga menjadi hangat.&lt;br /&gt;Pakaian - Memilih pakaian untuk bertualang di gunung lebih ditekankan pada fungsi pakaian untuk dapat mempertahankan panas tubuh dan melindungi tubuh dari terpaan angin dingin. Pakailah pakaian berlapis (2 atau 3 lapis). Pakaian berlapis memungkinkan udara panas tetap berada diantara lapisan pakaian.&lt;br /&gt;Lapis pertama memungkinkan kulit leluasa bernapas sehingga keringat tidak terperangkap diantara permukaan kulit dan pakaian. Selain juga cepat kering (tidak menyerap air). Material seperti sutra berserat kasar adalah salah satu pilihan terbaik sebagai pakaian lapis pertama karena cepat menguapkan keringat dan kain tidak menjadi basah seperti katun (pakaian untuk lapis pertama ini dikenal dengan nama “”long johns”" berupa celana panjang dan kaos lengan panjang). Tentunya banyak jenis material lain yang harganya jauh lebih terjangkau.&lt;br /&gt;Lapis Kedua dapat menyerap penguapan tapi tidak menghilangkan panas yang ada. Material dari wool sangat baik untuk dipakai (contoh: sweater wool) karena wool akan tetap terasa hangat walau basah.&lt;br /&gt;Lapis Ketiga, sebaiknya berupa jacket yang handal dalam menahan angin dingin, dan anti air, serta dapat menjaga agar panas tidak hilang.&lt;br /&gt;Sebagai catatan, jangan memakai pakaian sempit hingga gerakan menjadi tidak nyaman. Dan bawalah selalu pakaian cadangan saat bertualang di gunung.&lt;br /&gt;Sarung tangan &amp; kaos kaki - Untuk menghindari kontak langsung dengan benda-benda dingin saat berjalan, juga untuk tidur, pakailah sarung tangan (rajut wool), yang biarpun bagian luar basah karena sering bersentuhan benda dingin/basah, namun tetap hangat dibagian dalam. Sebaiknya untuk pergerakan didaerah gunung yang dingin jangan memakai kaos kaki katun. Kaos kaki panjang model pemain sepak bola cukup baik digunakan. Bawalah kaos kaki cadangan untuk pergerakan, dan khusus untuk tidur (bermalam).&lt;br /&gt;Sleeping bag - Pilihlah sleeping bag yang apabila kita berada didalamnya, udara tetap dapat bersirkulasi (tidak terperangkap dalam sleeping bag). Selain itu bawa serta matras jenis karet yang banyak dijual di toko-toko outdoor yang digunakan sebagai alas dari sleeping bag. Penting untuk selalu membawa matras untuk menghindari terjadinya konduksi saat kita harus bersentuhan dengan tanah atau batu (beristirahat ditengah perjalanan).&lt;br /&gt;Catatan: bungkus selalu sleeping bag dalam kantong plastik, menjaga agar tetap kering dan hangat.&lt;br /&gt;Tenda - Perlu dipertimbangkan dalam memilih tenda agar - dapat menahan angin, hujan, mempunyai sirkulasi udara yang baik, praktis dan cepat dalam mendirikannya serta dapat didirikan tanpa harus memakai patok, tidak mudah roboh, dan ergonomis tidak seperti layar yang menghadang angin. Cukup leluasa didalam tenda bukan berarti tenda harus besar, selain itu tenda juga dilengkapi dengan lapisan anti air.&lt;br /&gt;Kompor &amp; penghangat - Pemilihan kompor berdasarkan medan jelajah, dan lama operasi, berat dari kompor dan bahan bakar, selain juga kepraktisan. Disamping itu pemilihan juga didasarkan atas pengalaman masing-masing orang, karena tiap jenis kompor memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Selain kompor bawa juga beberapa batang lilin, dan korek api anti air. Selanjutnya untuk peralatan masak, pilihlah yang praktis dan tidak memberatkan.&lt;br /&gt;Perlu dipikirkan juga untuk membawa penghangat didalam tenda yang tidak berbau sehingga mengganggu pernapasan (bawalah beberapa buah arang briket berkualitas yang dapat digunakan sebagai penghangat didalam tenda).&lt;br /&gt;Sepatu - Pilih sepatu yang dapat melindungi mata kaki dan bergerigi pada sol nya. Jangan letakkan sepatu diluar tenda tanpa membungkusnya dengan pembungkus dari bahan anti air karena biarpun tidak hujan, sepatu akan menjadi dingin dan basah oleh kabut dan embun.&lt;br /&gt;Beberapa perlengkapan yang sudah disebutkan sebatas alternatif pilihan untuk mencegah agar kita terhindar dari serangan hipothermia saat bertualang di gunung. Dalam hal ini tidak ada pembahasan secara detail mengenai perlengkapan, pakaian, dan makanan, karena kita dapat mempelajari sendiri pengetahuan yang lengkap mengenai perlengkapan, pakaian dan makanan diluar tulisan ini.&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Hipothermia merupakan “silent killer” yang kadang tidak kita sadari kedatangannya (sementara kita diam membisu dan menganggap bahwa ditempat dingin pasti menggigil dan itu hal biasa, padahal tubuh kita tengah berperang mati-matian melawannya).&lt;br /&gt;Begitu banyak pendaki gunung yang tidak tertarik untuk memahami hipothermia yang sungguh sangat berbahaya. Perhatikan saat hipothermia mulai menyerang, dimana tubuh penderita mulai merasa kedinginan, dan menggigil, sementara teman lainnya mungkin belum begitu merasakannya. Dan begitu temperatur tubuh berangsur turun, kemampuan berpikir rasional dan membuat keputusan dengan benar menghilang. Tahap berikutnya mungkin penderita berhenti menggigil, atau menggigil hebat, dan mulai mengigau, proses berpikir melambat, dan seperti kesulitan bernapas.&lt;br /&gt;Agar dimengerti bahwa Hipothermia menyerang tidak pandang bulu, tidak pilih kasih, dan tanpa pengecualian. Tidak perduli dia pendaki berpengalaman, senior dalam masalah medis, atau manusia tanpa dosa. Siapa lengah, dia di serang.&lt;br /&gt;Pertolongan seperti apa yang segera harus dilakukan tanpa membuat penderita ikut menjadi panik? Dan bagaimana kalau situasi seperti itu ternyata menimpa diri kita? Relakah kita mempercayai teman, bahkan diri sendiri bahwa kita terserang hipothermia, dan memerlukan pertolongan?.&lt;br /&gt;Ada perumpamaan tentang hipothermia yang saya kutip dari sebuah film “”How to Survive”". Perumpamaan yang menarik ini mengatakan: “”Tewas karena hipothermia bisa diibaratkan seperti lampu-lampu yang dipadamkan satu persatu sampai akhirnya gelap total.&gt;&lt;br /&gt;Tulisan yang merupakan pengulangan dari sekian ribu tulisan sejenis ini tak lain dimaksudkan agar kita semua menghargai nyawa kita dengan bersikap dan berperilaku tidak gegabah terhadap alam bebas, dan mempersiapkan diri sebelum pergi berpetualang hingga nantinya tidak membuat malu diri sendiri atau lebih tragis lagi membuat sedih orang-orang yang ditinggalkannya.&lt;br /&gt;Catatan Penting:&lt;br /&gt;Penting bagi para pendaki gunung, terutama tim SAR yang dalam hal ini unit-unit pencari untuk memperlengkapi tim dengan thermometer hipothermia (skala temperatur hingga dibawah 25°C, tapi bukan thermometer ruang). Dengan adanya thermometer maka saat subyek ditemukan lalu distabilkan, segera dapat diketahui temperatur tubuh subyek, yang artinya diketahui pula tahap hipothermia apabila memang temperatur tubuhnya drop. Diharapkan penanganan terhadap hipothermia akan menjadi lebih efectif, karena perkembangan hipothermia yang diderita subyek akan terkontrol dengan pemeriksaan temperatur tubuh secara berkala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;info yang lain klik &lt;a href="http://catros.wordpress.com/" target="blank" adventure=""&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-8882478451168276128?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/8882478451168276128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=8882478451168276128' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/8882478451168276128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/8882478451168276128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/10/hypotermia.html' title='HYPOTERMIA'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-6864476588398650553</id><published>2008-10-16T00:08:00.000+07:00</published><updated>2008-10-16T00:08:01.334+07:00</updated><title type='text'>Cara Berpakaian Saat Pendakian</title><content type='html'>Seperti juga saat kita menghadiri suatu acara formal, ternyata di alam bebas pun memiliki tata cara berpakaian tersendiri. Sebenarnya prinsip berpakaian di alam bebas tidaklah sulit, tapi banyak orang tidak mengindahkan. Akibatnya terserang hypotermia (penyakit karena penurunan suhu tubuh) dan berakhir dengan tragis.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal penting yang perlu diperhatikan untuk mempertahankan tubuh tetap nyaman adalah tingkat ketebalan dan kualitas bahan yang dipakai. Maka didesainlah sebuah sistem yang dapat mempertahankan tubuh tetap dalam temperatur konstan dalam keadaan cuaca yang paling berat sekalipun. Sistem pertahanan berlapis untuk menjaga kondisi tubuh ini kemudian sekarang dikenal bernama layering system. &lt;br /&gt;Sistem ini membagi tiga bagian besar lapisan pakaian yang harus digunakan bila ingin bergiat di alam bebas. Lapisan yang pertama adalah bagian terdalam pakaian (base layer), kemudian bagian tengah (mid-layer) dan terakhir bagian terluar (outer layer).&lt;br /&gt;Prinsip kerja pakaian terdalam (base layer) yang utama adalah mengeluarkan keringat dari dalam tubuh serta membuat pemakai tetap merasa kering dan nyaman. Di kondisi suhu tidak terlalu dingin bisa digunakan pakaian dalam seperti singlet atau kaus tipis. Sedangkan untuk keadaan yang ekstrem kita bisa menggunakan long john (pakaian dalam seluruh tubuh). Untuk celana dalam dan bra pilih yang memang digunakan untuk berolahraga. Sekarang ini sudah banyak dijual bebas di toko-toko di Indonesia.&lt;br /&gt;Tugas kedua dari pakaian dalam adalah menjaga panas tubuh. Tapi karena bahan pakaian dalam yang rata-rata tipis maka tak dapat dielakkan akan banyak hangat tubuh yang lepas menuju lapisan yang kedua/tengah.&lt;br /&gt;Bila kita melakukan aktivitas, tubuh kita akan menghasilkan panas. Sangat sayang sekali bila panas yang sudah timbul tersebut hanya disia-siakan. Maka diperlukan lapisan yang bisa menahan panas tubuh yang terbuang tersebut, inilah fungsi utama bagian kedua/tengah (mid layer).&lt;br /&gt;Bagian tengah dari sistem ini berfungsi sebagai motor penghangat. Di bagian ini sebagian besar panas tubuh yang terlepas dari pakaian dalam dapat tertahan. Biasanya bagian ini terdiri dari lapisan bahan pakaian berserat atau berbulu. Bahan berjenis Polar-Tex sangat dianjurkan di sini. Tapi bila tak ada seminimal-minimalnya sediakan sweater berbahan wol sebagai alternatif.&lt;br /&gt;Pakaian untuk lapisan ini kalau bisa juga mempunyai risleting di bagian mukanya. Sehingga bila kita merasa panas dan berkeringat ketika memakainya kita tak perlu repot sampai harus melepaskannya.&lt;br /&gt;Di cuaca ekstrem dianjurkan juga memakai celana yang berbahan serat dan berbulu seperti jenis Polar-Tex meskipun pada kenyataaannya masih sulit didapat di tanah air. Tapi celana panjang berbahan polyster bisa menjadi pilihan lain untuk pakaian bagian bawah, karena selain mudah kering juga ringan dibawa.&lt;br /&gt;Bagian terluar (outer layer) adalah bagian terakhir yang akan dibicarakan dari sistem ini. Lapisan ini berfungsi untuk melindungi tubuh dari angin dan hujan. Bahan di lapisan ini haruslah bisa membiarkan uap tubuh yang menembus lapisan dalam dan tengah keluar. Bahan berjenis Gore-Tex dan Triplepoint dianjurkan untuk lapisan ini. Membran bahan tersebut yang sangat kecil membuat pakaian berjenis ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Di mana pori-pori yang dimiliki bahan tersebut teramat kecilnya sehingga tak mungkin dapat dimasuki cairan jenis apa pun. Tapi pori-pori kecil ini ternyata cukup besar untuk membiarkan udara keluar dari dalam tubuh.&lt;br /&gt;Tapi jangan gunakan bahan jenis ini dalam keadaan cuaca panas. Karena uap panas yang keluar akan mengkondensasi di bagian dalam lapisan sebelum sempat lepas keluar. Dan ini akan berakibat lembabnya bagian dalam pakaian.&lt;br /&gt;Ada beberapa orang yang memisahkan dua fungsi utama pakaian terluar ini. Mereka lebih memilih pakaian penahan angin (wind breaker) yang bisa dipadukan dengan pakaian anti-air. Keuntungan terbesar dari pemisahan fungsi tersebut adalah dapat membiarkan uap keringat keluar lebih cepat dan terasa lebih nyaman.&lt;br /&gt;Pilihan yang paling baik untuk lapisan terluar adalah jaket tebal, tapi usahakan jangan jaket kulit karena sulit kering dan terasa berat. Juga usahakan lapisan yang terluar ini mempunyai sistem anti-air. Juga gunakan pakaian yang berwarna cerah. Karena pakaian yang berwarna cerah cenderung menangkis panas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selengkapnya untuk gambar klik&lt;a href="http://catros.wordpress.com/" target="blank" adventure=""&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-6864476588398650553?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/6864476588398650553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=6864476588398650553' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/6864476588398650553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/6864476588398650553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/10/cara-berpakaian-saat-pendakian.html' title='Cara Berpakaian Saat Pendakian'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-2349466071101494200</id><published>2008-10-14T23:58:00.002+07:00</published><updated>2008-10-14T23:58:00.649+07:00</updated><title type='text'>MEMBUAT PERAPIAN</title><content type='html'>Membuat perapian&lt;br /&gt;merupakan salah satu teknik hidup di alam bebas yang sangat penting terutama dalam kondisi survival. Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari membuat perapian. Memasak, menghangatkan badan serta menjauhkan kita dari binatang merupakan bagian darinya. Selain itu perapian juga memberikan suatu efek psikologi yang besar. Kita akan merasa tenang dan nyaman jika berada di dekatnya. Namun semakin besar &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;perapian, pengawasannya juga harus lebih ketat karena kemungkinan terjadi kebakaran menjadi semakin besar juga. Selain itu kita dituntut untuk sebijaksana mungkin memilih bahan-bahan kayu yang diperlukan. &lt;br /&gt;Selain membuat perapian dalam tungku (hawu) di rumahnya, beberapa penduduk Cihanjawar yang punya kebiasaan berburu dan melewatkan beberapa hari di dalam hutan, memiliki teknik membuat api dan perapian. Mungkin bagi masyarakat Cihanjawar sendiri, membuat perapian seperti ini tentulah merupakan kebiasaan sehari-hari bagi mereka dan tidak ada yang menarik. Dari beberapa kali pengamatan, mereka ternyata telah melakukan prinsip-prinsip dasar dalam membuat suatu perapian yang baik.&lt;br /&gt;Namun, terlebih dulu kita harus kembali mengingat tiga unsur penting dalam membuat suatu perapian, yaitu panas, bahan bakar dan udara. Setelah ketiga hal ini terpenuhi maka unsur penyusunan bahan bakar perapian menjadi hal yang sangat penting.&lt;br /&gt;Selalu persiapkan terlebih dahulu bahan bakar yang cukup. Pisahkanlah bahan ini berdasarkan ukurannya. Pisahkan ranting-ranting kecil dengan ranting yang agak besar dan batang kayu yang besar. Jika kayunya agak lembab ataupun basah, sisiklah terlebih dahulu bagian yang basah atau bisa juga dengan membuat cacahan-cacahan pada batangnya sehingga menyerupai bunga-bunga kayu.&lt;br /&gt;Urutan kerjanya adalah sebagai berikut;&lt;br /&gt;a. Siapkan bahan bakar yang cukup, ambilah sebatang kayu yang berukuran sedang sebagai tumpuan bawah &lt;br /&gt;b. Lalu dapat dipalangkan dua buah kayu yang juga berukuran sedang, Jangan sampai jarak antara tanah dengan kayu kedua terlalu tinggi sehingga menyulitkan panas api (pembakaran) sampai ke atas. Hal ini akan mengakibatkan kayu yang diatas sulit terbakar dan menjadi bara sedangkan kayu yang telah menjadi bara dibawah akan cepat habis jika tidak diberi “umpan” lagi. &lt;br /&gt;c. Susun lagi ranting-ranting kecil dengan memalangkannya di atas kedua kayu yang dibuat diatas . Pastikan ranting-ranting ini tidak mudah terjatuh/menggelincir ke bawah. Oleh karena itu usahakan kedua palang kayu tersebut tidak terlalu miring.&lt;br /&gt;d. Susunlah ranting-ranting yang paling kecil sehingga api yang muncul dapat dengan mudah membakar ranting tersebut. Jangan menumpuk ranting secara berlebihan (Gambar 1d). &lt;br /&gt;e. Nyalakan api dengan bantuan korek, atau pemantik (dalam bahasan ini memang kita tidak akan membicarakan bagaimana membuat api dengan metoda-metoda yang ada tapi lebih mengarah pada pembuatan perapian) di bagian paling dasar. Gunakan bantuan daun-daun kering atau plastik sampah. &lt;br /&gt;f. Jika api sudah menjilat ranting-ranting yang paling kecil, tetap lakukan perautan kayu menjadi bagian-bagian yang kecil dan digunakan sebagai umpan. Usahakan agar lidah api membakar ranting atau daun kering untuk memperbesar nyala api. &lt;br /&gt;g. Apabila ranting terlalu ke sisi (sehingga tidak terbakar), pindahkanlah ke bagian yang “terjilat”oleh lidah api.&lt;br /&gt;h. Terus tumpuk ranting-ranting kayu sambil tetap memberi lubang sebagai sirkulasi udara&lt;br /&gt;i. Perhatikan jarak antara sumber api dengan ranting/kayu yang dibakarnya. Jangan terlalu jauh dan juga jangan sangat berdekatan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Urutan kerja pembuatan suatu perapian di Cihanjawar Gunung, susunan kayu bakar untuk perapian sistem blok&lt;br /&gt;Setelah nyala api cukup stabil dan terdapat bara yang cukup banyak, letakan kayu-kayu yang lebih besar sebagai umpan. Susunlah kayu tersebut secara beraturan. Usahakan tetap memberi umpan-umpan kecil di lubang-lubang yang terbuka sehingga bara terus dihasilkan.&lt;br /&gt;Kelebihan cara ini adalah mudah untuk membuatnya. Persiapkan bahan secukupnya. Dalam kondisi survival, perapian seperti ini akan membantu karena digunakan untuk keperluan tertentu saja dan tidak lama. Untuk memadamkannya juga tidak terlalu sulit. &lt;br /&gt;Kekurangan sistem ini adalah rentan terhadap hujan sehingga kita harus memberikan perlindungan khusus. Jika nyala api belum stabil kondisinya akan lebih buruk lagi. Perapian tidak akan selesai karena umpan kayu dan rantingnya menjadi basah.&lt;br /&gt;Namun dalam kondisi-kondisi survival, cara ini kemungkinan berhasilnya lebih besar dan lebih mudah dibuat dibandingkan dengan cara yang akan diterangkan dibawah ini.&lt;br /&gt;Sistem ini dibuat dengan cara menumpuk bahan kayu bakar dengan rapat (Gambar 2). &lt;br /&gt;Perapian Sistem “Blok”&lt;br /&gt;Persiapkanlah terlebih dulu ranting-ranting dengan berbagai ukuran. Pisahkan jenis-jenis ranting ini berdasarkan ukuran tersebut. Sedapat mungkin carilah kayu-kayu yang telah rubuh atau telah mati. Jangan memakai bahan kayu yang tumbuh di daerah perairan (seperti tepian sungai, tepi danau); meskipun telah mati dan kering, kayu dari daerah ini tidak akan terbakar kecuali menjadi arang.&lt;br /&gt;Cara menumpuk/menyusun kayu bakar:&lt;br /&gt;1. Jajarkan di atas tanah; kayu yang sama ukuran sebesar lengan tangan pada lapis pertama dan ke-2 serapat mungkin.&lt;br /&gt;2. Jajarkan kayu berdiameter lebih kecil serapat mungkin pada 3-5 lapisan berikutnnya. Setiap lapisan dengan posisi (secara horisontal) bersilangan antar lapisan (Gambar 2).&lt;br /&gt;3. Buat sedikit ruang kosong dan “pintu” di bagian tengah/bawah: untuk menaruh bahan awal api/umpan (yg terdiri dari ranting, potongan kayu kecil dan kering) secukupnya. Susunlah diatasnya lapisan jajaran kayu berikutnya; Mulailah dengan jajaran kayu berdiameter kecil (sebesar jari tangan) beberapa lapis.&lt;br /&gt;4. Diatasnya, buatlah jajaran kayu yang lebih besar: lapisan kayu sebesar lengan 2-3 lapis, kemudian dilanjutkan lapisan jajaran kayu yg lebih besar: sebesar kaki s/d sebesar paha pada bagian paling atas.&lt;br /&gt;5. Ingat antar lapisan tumpukan saling bersilangan!&lt;br /&gt;Menyalakan dan memelihara api awal&lt;br /&gt;1. Buka pada “pintu” di bagian tengah atau bawah tumpukan (bagian lapisan kayu kecil)&lt;br /&gt;2. Letakkan ditengahnya bahan api awal (lilin, ranting dan daun kering) dan nyalakan.&lt;br /&gt;3. Tutup kembali “pintu” dengan kayu.&lt;br /&gt;4. Biarkan dan tunggu beberapa saat (1/2-1 jam), api akan membakar lapisan diatasnya. &lt;br /&gt;Pada awalnya api tak akan terlihat, melainkan mengepulkan asap/uap akibat pemanasan terhadap kayu basah diatasnya. Semakin tipis asap mengepul pertanda api awal akan padam.&lt;br /&gt;5. Jika api awal padam, buka pintu dan isi kembali dengan bahan awal yang cukup kering dan nyalakan kembali.&lt;br /&gt;Semakin tebal asap semakin baik dan menjadi jaminan api unggun akan menyala.&lt;br /&gt;6. Jika api telah membakar 2-3 lapisan kayu diameter besar diatasnya, kita mulai bisa membuka lapisan teratas untuk merasakan apinya.&lt;br /&gt;Kelebihan:&lt;br /&gt;- Kayu basah dan diameter batang pohon cukup tebal (besar) dapat habis terbakar&lt;br /&gt;- Daya tahan (durasi)/lama waktu bakar cukup lama&lt;br /&gt;- Saat pembakaran kayu awal: tak perlu dilindungi, dalam kondisi hujanpun bisa ditinggalkan (tanpa pengawasan/penjagaan terus menerus).&lt;br /&gt;Kekurangan:&lt;br /&gt;- Waktu yang dibutuhkan dari api awal s/d api unggun menyala: cukup lama (1-2 jam)&lt;br /&gt;- Memakan waktu dan energi cukup besar untuk menebang pohon/ bahan kayu bakar&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengiris kayu menjadi serpihan kecil (bunga-bunga kayu) untuk bahan awal membuat api. Foto: Anton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat api model blok dalam kondisi survival sebenarnya tidak begitu efektif. Selain membuang banyak tenaga, kondisi survival hanya sementara dan diusahakan berpindah ke kondisi yg lebih baik, terkecuali kita melakukan survival diam di tempat (statis) dengan syarat lainnya terpenuhi, contoh air, bahan makanan, perlindungan.&lt;br /&gt;Model ini lebih cocok digunakan dalam perkemahan statis yang relatif lama di satu tempat. Contoh: di Kemah penelitian atau saat latihan seperti pendidikan dasar.&lt;br /&gt;Saat latihan (misalnya pendidikan dasar) perapian seperti ini digunakan untuk pengamanan bagi peserta juga (sebagai penghangat, pengolahan masakan yang cukup besar, antisipasi jika terjadi kedinginan/kehujanan, hipotermi dan lain-lain).&lt;br /&gt;Etika Membuat Perapian&lt;br /&gt;Terkadang membuat perapian menjadi suatu perdebatan di kalangan penggiat alam terbuka dan pemerhati lingkungan. &lt;br /&gt;Beberapa hal yang perlu dijadikan perhatian dalam membuat perapian adalah:&lt;br /&gt;1. Buatlah perapian yang secukupnya, tidak terlalu besar dan membutuhkan bahan bakar kayu yang banyak, sesuaikan dengan maksud kita membuat perapian.&lt;br /&gt;2. Jangan menebang kayu sembarangan! Walaupun terkadang hal ini sangat kontradiktif dengan pembuatan perapian, bukan berarti membuat suatu perapian dilarang sama sekali. Yang diperlukan adalah kebijaksanaan kita saat membuat dan menggunakannya. Pilihlah kayu yang telah tumbang ataupun mati yang cukup kering/tidak mengandung banyak air. Cukup banyak ranting-ranting yang telah mati di dalam hutan dan dapat digunakan daripada melakukan penebangan. Daun-daun kering juga dapat dipergunakan sebagai “pemancing” dalam membuat perapian.&lt;br /&gt;3. Pastikan perapian yang akan dipadamkan benar-benar telah mati/padam. Setelah itu dikubur dalam tanah. Perhatikan bagian dasar dari perapian terbuat dari gambut, tanah, atau akar-akar kayu yang menumpuk. Sebaiknya membuat api di atas tanah karena akar ataupun gambut dapat terbakar secara menjalar di lapisan bawah tanpa terlihat oleh kita.&lt;br /&gt;“Membakar hutan lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan menanam pohon”. &lt;br /&gt;Panoramix dukun Galia, saat ditanya “apakah dia memiliki obat untuk mempercepat tumbuhnya pohon?”. Sohib Asterix ini menjawab; “Tumbuh pohon memerlukan waktu, setelah berkali-kali matahari terbit dan tenggelam, tahun ke tahun untuk menjadi besar”.&lt;br /&gt;Setidaknya kita dapat belajar dari masyarakat Cihanjawar Gunung yang masih tetap memelihara hutannya walaupun masih mempergunakan kayu bakar saat memasak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baca selengkapnya klik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://catros.wordpress.com/" target="blank" adventure=""&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-2349466071101494200?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/2349466071101494200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=2349466071101494200' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/2349466071101494200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/2349466071101494200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/10/membuat-perapian.html' title='MEMBUAT PERAPIAN'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-6239180553843492647</id><published>2008-10-13T14:49:00.007+07:00</published><updated>2008-10-13T15:31:47.380+07:00</updated><title type='text'>award dari budhe fahrun (OOT)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SPMGAA74RzI/AAAAAAAAAG8/8TT2M2qUY84/s1600-h/Semangat_Ngeblog(2).png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SPMGAA74RzI/AAAAAAAAAG8/8TT2M2qUY84/s200/Semangat_Ngeblog(2).png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256551787392419634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;maturnuwun sanget alias terimakasih banyak untuk budhe fahrun di Qatar yang telah memberikan award padaku, diluar dugaan ternayata ada orang yang sangat respek dengan tulisanku yang notabene hanya kaum minoritas yang tertarik, selain itu saya juga minta maaf sama budhe bukannya saya gak respek dengan pemberian budhe tapi karena saya habis tepar beberapa hari sakit dan tidak bisa keluar rumah, baru kali ini saya paksakan keluar, sebetulnya saya tahu dapat award tapi cuma bisa akses internet lewat hape jadi saya gak bisa ngambil dari awal dikasih, baru sekarang bisa ambil, terimakasih banyak budhe dengan awardnya semoga dengan dapatnya award bisa menambah semangat saya untuk posting lebih baik lagi&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-6239180553843492647?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/6239180553843492647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=6239180553843492647' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/6239180553843492647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/6239180553843492647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/10/awar-dari-budhe-fahrun-oot.html' title='award dari budhe fahrun (OOT)'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SPMGAA74RzI/AAAAAAAAAG8/8TT2M2qUY84/s72-c/Semangat_Ngeblog(2).png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-4262185780183756641</id><published>2008-10-12T23:54:00.000+07:00</published><updated>2008-10-12T23:54:00.090+07:00</updated><title type='text'>Membuat Bivak</title><content type='html'>Rumah Sementara di Padang Belantara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bivak tempat berteduh dan bermalam di belantara. Sepintas lalu memang terkesan seadanya. Membuat tempat perlindungan jadi penting ketika terjadi hal-hal darurat. Padahal, bivak tak hanya dibuat ketika darurat saja, tetapi juga dipakai pada saat membuat camp sementara. Faktor kenyamanan juga turut berbicara di sini. Pastinya, membuat bivak tidak ada bedanya dengan kita membuat rumah dalam kehidupan sehari-hari. Dan jangan lupa, sering-sering berguru pada masyarakat lokal dan suku-suku di pedalaman.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa syarat yang harus diperhatikan ketika kita memutuskan untuk membuat bivak, yaitu jangan sekali-kali membuat bivak pada daerah yang berpotensi banjir pada waktu hujan. Di atas bivak hendaknya tak ada pohon atau cabang yang mati atau busuk. Ini bisa berbahaya kalau runtuh. Juga jangan di bawah pohon kelapa karena jatuhnya kelapa bisa saja terjadi tiba-tiba.&lt;br /&gt;Di daerah tempat kita akan mendirikan bivak hendaknya bukan merupakan sarang nyamuk atau serangga lainnya. Kita juga perlu perhatikan bahan pembuat bivak. Usahakan bivak terbuat dari bahan yang kuat dan pembuatannya baik, sebab semuanya akan menentukan kenyamanan.&lt;br /&gt;Menurut N.S. Adiyuwono, seorang penggiat alam terbuka, bahan dasar untuk membuat bivak bisa bermacam-macam. Ada yang dibuat dari ponco (jas hujan plastik), lembaran kain plastik atau memanfaatkan bahan-bahan alami, seperti daun-daunan, ijuk, rumbia, daun palem, dan lainnya. Tapi yang paling penting, kesemua bahan dasar tadi sanggup bertahan ketika menghadapi serangan angin, hujan atau panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bahan yang bermacam-macam, bentuk bivak pun amat beragam. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan. Tak harus berbentuk kerucut atau kubus, modelnya bisa apa saja. Ini amat bergantung pada kreativitas kita sendiri. Membuat bivak merupakan seni tersendiri karena kreasi dan seni seseorang bisa dicurahkan pada hasilnya.&lt;br /&gt;Sebagai contoh, one man bivak. Pembuatannya dengan menancapkan kayu cagak sebagai tiang pokok yang tingginya sekitar 1,5 meter. Letakkan di atasnya sebatang kayu yang panjangnya kira-kira dua meter. Ujungnya diikat kuat yang biasanya memakai patok. Lalu sandarkan potongan kayu yang lebih kecil di atasnya, yang berfungsi untuk menahan dedaunan yang akan jadi atap ”rumah” kita.&lt;br /&gt;Bentuk lain dari alam yang bisa dimanfaatkan sebagai bivak yaitu gua, lekukan tebing atau batu yang cukup dalam, lubang-lubang dalam tanah dan sebagainya. Apabila memilih gua, Adiyuwono mewanti-wanti agar kita bisa memastikan tempat ini bukan persembunyian satwa. Gua yang akan ditinggali juga tak boleh mengandung racun. Cara klasik untuk mengetahui ada tidaknya racun adalah dengan memakai obor. Kalau obor tetap menyala dalam gua tadi artinya tak ada racun atau gas berbahaya di sekitarnya.&lt;br /&gt;Kita juga bisa memanfaatkan tanah berlubang atau tanah yang rendah sebagai tempat berlindung. Tanah yang berlubang ini biasanya bekas lubang perlindungan untuk pertahanan, bekas penggalian tanah liat dan lainnya. Pastikan tempat-tempat tersebut tidak langsung menghadap arah angin. Kalau terpaksa menghadap angin bertiup kita bisa membuat dinding pembatas dari bahan-bahan alami. Selain menahan angin, dinding ini bertugas untuk menahan angin untuk tidak meniup api unggun yang dibuat di muka pintu masuk. (SH/bayu dwi mardana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://catros.wordpress.com/" target="blank" adventure=""&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-4262185780183756641?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/4262185780183756641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=4262185780183756641' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/4262185780183756641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/4262185780183756641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/10/membuat-bivak.html' title='Membuat Bivak'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-5583694681505827908</id><published>2008-10-10T00:02:00.000+07:00</published><updated>2008-10-10T00:02:00.258+07:00</updated><title type='text'>Sepatu Untuk Mendaki Gunung</title><content type='html'>Bahan sepatu yang baik harusnya bisa memenuhi empat syarat, yakni; membuat sepatu terasa lebih nyaman, bisa memperkecil risiko kulit kaki melepuh, bisa menyerap keringat dari kaki, dan mampu cepat kering.&lt;br /&gt;Banyak produksi sepatu sekarang lebih memilih menggunakan bahan sepatu bermembran antiair tapi tetap dapat bernapas, seperti bahan Sympatex atau Gore-Tex. Karena bahan jenis tersebut menjamin tidak akan masuknya berbagai jenis cairan dan menjamin tercukupinya syarat bahan sepatu yang baik.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis sepatu yang baik sekarang biasanya menggunakan tiga jenis lapisan sol. Sol terluar (outer sole), paling bagus terbuat dari bahan karet campuran. Karena dapat mengurangi risiko terpeleset bila sedang melakukan aktivitas di alam bebas. Cobalah lihat sol bagian terluar tersebut, yang baik biasanya memiliki pola tapak bergerigi dan pada tumit terdapat pola setengah bulat sehingga dapat menggigit tanah.&lt;br /&gt;Dua lapisan sol yang lain adalah sol tengah (mid sole) dan sol terdalam (in sole). Sol tengah biasanya terbuat dari plastik atau lapisan nilon yang biasanya berjenis sangat tipis. Sementara kaku tidaknya lapisan tersebut tergantung dari dan untuk apa sepatu ini dibuat. Lapisan sol tengah yang kaku dibuat untuk pendakian gunung salju, sedangkan lapisan sol tengah yang semi kaku digunakan pada sepatu yang diperuntukan untuk trekking sampai dengan scrambling.&lt;br /&gt;Sol bagian terdalam sepatu biasanya diambil dari bahan busa empuk. Tapi kebanyakan sepatu sekarang tidak didesain untuk mengoptimalkan fungsi ‘in sole’ tersebut. Fungsi sol terdalam yang mendukung kenyamanan dan kualitas peredaman terhadap kejutan sangat kecil.&lt;br /&gt;Jika anda menginginkan lapisan ini bekerja lebih memuaskan disarankan Anda membuat anggaran lebih untuk hal tersebut. Sampai sekarang mulai banyak perusahaan sepatu perusahaan sepatu yang khusus memproduksi lapisan dalam sepatu seperti ini. Perusahaan seperti Spenco dan Sorbhotone mungkin menjadi satu-satunya pilihan yang ada sekarang. Meskipun ternyata masih sulit didapatkan di Indonesia. Tapi minimal Anda bisa membuat sendiri lapisan dalam ini dengan memotong lapisan busa tipis yang dilapisi kain bersifat menyerap cairan.&lt;br /&gt;Pola Kaki&lt;br /&gt;Bentuk sepatu bagaimana yang cocok untuk kaki kita perlu juga kita ketahui. Seperti kita ketahui ada berbagai jenis ukuran dan bentuk kaki manusia. Pola tapak yang berbeda membuat kita harus lebih teliti dalam memilih sepatu. Orang dengan pola tapak kaki lebar harus memilih sepatu dengan pola tapak lebih lebar, daripada sepatu yang mempunyai pola tapak sempit. Sekarang banyak perusahaan membuat sepatu yang disesuaikan dengan kelebaran tapak. Karena, biasanya sepatu untuk wanita didesain lebih pendek daripada untuk pria.&lt;br /&gt;Semua gambaran di atas tentang bentuk sepatu tidak dapat hanya dilihat saja untuk mengetahui bagus tidaknya, tapi juga harus dirasakan dengan memakainya. Rasakan semua bagian dalam sepatu, termasuk lapisan busa yang ada di antara bagian atas leher sepatu dan rasakan juga bahan pelapis sepatu. Sepatu yang lebih rendah mutunya memiliki lapisan busa yang mempunyai fungsi penyerapan sedikit dan memerlukan waktu lama untuk kering.&lt;br /&gt;Dalam kondisi beraktivitas di pegunungan atau alam bebas pilih sepatu yang memiliki lapisan pelindung mata kaki dan mempunyai lidah sepatu panjang serta menyatu dengan leher sepatu. Bagian ini kalau bisa ada lapisan nylon atau plastik di bagian dalamnya, ini dapat dirasakan di sekitar bagian leher dan lidah sepatu. Lapisan busa yang dilindungi plastik ini dapat mendukung kenyamanan sepatu dan berguna untuk melindungi kaki. Bagian leher sepatu yang menutup hingga mata kaki, melindungi kaki dan mata kaki dari terantuk batu dan terkilir. (Sulung Prasetyo S)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://catros.wordpress.com/" target="blank" adventure=""&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-5583694681505827908?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/5583694681505827908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=5583694681505827908' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/5583694681505827908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/5583694681505827908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/10/sepatu-untuk-mendaki-gunung.html' title='Sepatu Untuk Mendaki Gunung'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-9219716318099728360</id><published>2008-10-08T23:50:00.000+07:00</published><updated>2008-10-08T23:50:00.992+07:00</updated><title type='text'>MEMILIH SEPATU PERJALANAN</title><content type='html'>Memilih sepatu perlu mempertimbangkan kegiatan yang akan dilakukan, kondisi daerah yang akan dilalui, cuaca serta beban yang akan dibawa. Heavy-duty boots lebih cocok untuk segala aktifitas.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan sepatu yang ringan jangan dipakai untuk membawa beban yang berat. Sepatu baru jika langsung digunakan dapat mengakibatkan kaki lecet. Oleh karena itu anda harus mencobanya berulangkali sebelum dipergunakan untuk perjalanan jauh. Rendam sepatu kulit anda dan pakailah pada saat basah sampai kering kembali, tetapi jangan mencoba pada saat perjalanan itu sendiri. Kasihan nanti kaki anda!&lt;br /&gt;Sepatu Sport &lt;br /&gt;Sepatu sport nyaman di pakai tetapi tidak memberikan perlindungan seperti sepatu yang keras. Memakai sepatu sport memang terasa lembut di kaki, tetapi mudah terluka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepatu Bahan &lt;br /&gt;Sepatu bahan lebih nyaman untuk perjalanan jarak singkat, selama daerah yang dilalui tidak kasar. Sepatu bahan memberikan perlindungan lebih sedikit dibanding dengan sepatu kulit.&lt;br /&gt;Sepatu Salju Plastik&lt;br /&gt;Sepatu salju melapisi kaki dengan rapat. Didesain untuk membuat kaki keras pada waktu menggunakan crampon untuk berjalan di es atau salju, sepatu ini membuat jalan terasa aneh (janggal). Didalam sel plastik yang kuat ada lapisan penghangat yang terpisah untuk melindungi kaki anda dari permukaan yang membeku. Anda dapat menggunakan lapisan dalam sepatu ini saat berada di tenda.&lt;br /&gt;Sepatu Gurun&lt;br /&gt;Dengan sol yang kuat dan kulit yang ringan, sepatu gurun memudahkan kaki untuk bernafas. Bentuknya yang tinggi melindungi pergelangan kaki terkena semak berduri. Jika basah akan memerlukan waktu yang lama untuk mengering&lt;br /&gt;Sepatu Hutan &lt;br /&gt;Di desain untuk lingkungan yang basah, sepatu ini terdiri dari sol karet dan kanvas bagian atas yang cepat mengering&lt;br /&gt;Sepatu Hiking &lt;br /&gt;Sepatu jenis ini biasanya lebih berat, lebih kuat, dan memberi perlindungan terhadap kaki yang lebih baik. Dirancang sedemikian rupa sehingga kekuatannya boleh diandalkan. Sol yang keras akan lebih mantap ketika berpijak, di samping tahan air pada bagian pergelangan kaki terdapat lapisan penunjang untuk lebih memperkuat.&lt;br /&gt;MEMBERSIHKAN SEPATU&lt;br /&gt;1 Lepaskan tali dan lapisan dalam sepatu dan bersihkan semua kotoran.&lt;br /&gt;2 Biarkan sepatu kering secara menyeluruh, hindari dari panas matahari langsung yang akan merusak kulit.&lt;br /&gt;3 Setelah kering, olesi sepatu anda dengan krim anti air dan simpan di tempat yang sejuk.&lt;br /&gt;LAPISAN ANTI AIR &lt;br /&gt;Sepatu kulit harus dilapisi dengan krim anti air secara teratur agar lebih kuat dan tahana air. Krim pelapis dengan bahan dasar lilin adalah salah satu yang terbaik. Pelapis silikon juga baik dalam melindungi sepatu kulit dari kerusakan pada cuaca yang sangat dingin.&lt;br /&gt;PERAWATAN KAKI &lt;br /&gt;Kaki anda menanggung beban atas berat badan anda dan juga beban perlengkapan anda. Selain memberi perlindungan dan kenyamanan kaki dengan sepatu yang baik, dalam perjalanan kesehatan kaki pun harus juga diperhatikan sepanjang hari. Ingat! kaki adalah “mahkota” dalam perjalanan. Beberapa hal di bawah ini adalah perawatan yang harus dilakukan:&lt;br /&gt;Menggunting Kuku &lt;br /&gt;Gunakan pemotong kuku yang besar, potong pendek dan rata kuku kaki anda. Kuku yang panjang akan patah atau menyebabkan luka pada bagian pangkal kuku.&lt;br /&gt;Mencuci &lt;br /&gt;Dalam kaos kaki tebal dan sepatu hiking kaki akan selalu berkeringat, menyebabkan timbulnya mikroba. Cuci kaki anda dengan sabun, sedikitnya satu kali sehari, bersihkan kuku kaki anda secara seksama. Di samping menjadi sehat juga bebas dari bau.&lt;br /&gt;Pengeringan &lt;br /&gt;Keringkan kaki anda secara teliti dengan handuk atau lap kasar. Setelah kering, biarkan kaki anda terkena sinar matahari dan udara segar, hati-hatilah untuk menghindari luka bakar.&lt;br /&gt;Bedak &lt;br /&gt;Gosokan bedak anti jamur pada sela-sela jari kaki anda untuk mencegah kaki anda tidak lembab dan mudah terkelupas. Untuk menyembuhkan kaki yang terkelupas, bersihkan kulit yang terkelupas tersebut kemudian gosokan bedak.&lt;br /&gt;MEMIJAT KAKI&lt;br /&gt;Berjalan jauh dengan membawa beban cenderung melebarkan kaki anda, menegangkan dan melelahkan tulang, otot dan sendi-sendi. Anda dapat menyembuhkan dengan pijatan. Genggam satu telapak kaki dengan kedua tangan dan gosok perlahan dengan menggunakan ibu jari. Pijatan juga baik untuk meningkatkan sirkulasi dan mengurangi gatal yang disebabkan oleh kurangnya sirkulasi.&lt;br /&gt;MEMILIH KAOS KAKI &lt;br /&gt;Pertimbangkan kondisi perjalanan yang akan anda lalui pada saat memilih kaos kaki. Kaos kaki tebal yang terbuat dari wool akan memberikan perlindungan yang lebih baik untuk kkai anda terhadap panas dan permukaan beku. Sediakan beberapa pasang kaos kaki. Kaos kaki yang tipis akan cepat basah oleh keringat dan akan mudah sobek.&lt;br /&gt;GAITERS &lt;br /&gt;Sepatu tahan air dapat membuat kaki panas dan berkeringat, yang akan menyebabkan kaki berkerut, panas dan gatal. Memakai gaiters adalah lebih baik karena gaiters memudahkan kaki untuk bernafas, menjaga dari lumpur dan air, dan mencegah celana dari basah karena rerumputan. Gaiters salju mencegah salju masuk melalui bagian atas sepatu. Semua gaiters berventilasi baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://catros.wordpress.com/" target="blank" adventure=""&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-9219716318099728360?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/9219716318099728360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=9219716318099728360' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/9219716318099728360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/9219716318099728360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/10/memilih-sepatu-perjalanan.html' title='MEMILIH SEPATU PERJALANAN'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-5014698503959089289</id><published>2008-10-06T01:46:00.001+07:00</published><updated>2008-10-06T01:46:00.443+07:00</updated><title type='text'>CARA MEMAKAI RANSEL (CARRIER)</title><content type='html'>Jangan mengangkat ransel dari bawah ke pundak lalu ke punggung anda tanpa kuda2 dikaki.&lt;br /&gt;Pertama angkat ransel pada kaitnya kuat2. lalu masukkan satu lengan sampai batas tali pundak di pundak. Setelah itu baru masukkan lengan satunya lagi. Jika anda tdk dapat mengangkat langsung, anda dpt angkat ransel dan menaruhnya di paha anda terlebih dahulu kemudian baru di kaitkan ke pundak sampai ke posisi yang paling baik.&lt;br /&gt;Menyesuaikan ransel Sewajarnya untuk pemakaian, ransel harus terisi penuh dan semua tali pengikat di kendurkan dahulu.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Dan yang terpenting semua tali pinggang dan pundak akan dikencangkan(2). Selalu awali pengencangan pertama di tali pinggang kemudian baru tali pundak dan posisi tali penyetel lainnya. Kurang lebih setengah dari tali pinggang harus menutupi tulang pinggang.(3)&lt;br /&gt;Kencangkan tali pundak, pastikan bahan lapisan pelindung melingkar dipundak. Tapi jangan terlalu kencang ataupun terlalu kendur sehingga tali pengikat menjadi longgar &amp; jauh dari pinggang atau pundak(4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Memakai ransel di punggung&lt;br /&gt;Jangan mengangkat ransel dari bawah ke pundak lalu ke punggung anda tanpa kuda2 dikaki. &lt;br /&gt;Pertama angkat ransel pada kaitnya kuat2. lalu masukkan satu lengan sampai batas tali pundak di pundak. Setelah itu baru masukkan lengan satunya lagi. Jika anda tdk dapat mengangkat langsung, anda dpt angkat ransel dan menaruhnya di paha anda terlebih dahulu kemudian baru di kaitkan ke pundak sampai ke posisi yang paling baik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Menyesuaikan ransel &lt;br /&gt;Sewajarnya untuk pemakaian, ransel harus terisi penuh dan semua tali pengikat di kendurkan dahulu. Dan yang terpenting semua tali pinggang dan pundak akan dikencangkan(2). Selalu awali pengencangan pertama di tali pinggang kemudian baru tali pundak dan posisi tali penyetel lainnya. Kurang lebih setengah dari tali pinggang harus menutupi tulang pinggang.(3)&lt;br /&gt;Kencangkan tali pundak, pastikan bahan lapisan pelindung melingkar dipundak. Tapi jangan terlalu kencang ataupun terlalu kendur sehingga tali pengikat menjadi longgar &amp; jauh dari pinggang atau pundak(4). &lt;br /&gt;Posisi tali penyetel di pundak harus berada disekitar rusuk. Pastikan bahwa tali tersebut lancar / tdk macet dengan mengencangkan secara perlahan sampai di posisi yang paling baik. Posisi paling baik adalah bila sudut tali sebesar 20 dan 30 dari garis horizontal. Bila kurang dari 20 anda harus memilih punggung tas yg panjang dan jika lebih dari 30 pilih yang punggungnya lebih pendek. (5) Dan tali pengencang bawah mengurangi beban dari tali penyetel atas / pundak. ( Penting saat pendakian, pemanjatan dan ski)   Fig.4&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Packing &lt;br /&gt;Semakin dekat barang berat yg kita bawa ke arah tubuh, semakin mudah memakai ransel dan menyeimbangkan saat dibawa. Barang yg berat kita tempatkan dengan dikelilingi barang ringan. Hanya barang2 yg sering di pergunakan kita taruh diluar, tapi banyak macam ransel yang menyediakan kantung praktis disampingnya untuk menaruh barang, contohnya seperti tiang tenda. Kantung tidur diletakkan paling bawah ransel. Juga dgn kantong tambahan membuat semua barang dapat tertata rapi dalam ruang utama.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Sternum strapSecara anatomi tubuh, design tali bentuk S dari TATONKA membuat leluasa dalam pergerakan dan juga mengurangi beban pada otot leher. Tali pundak yg dapat disetel dari TATONKA juga memberikan keleluasaan dalam berbagai gerakan seperti ketika ber- ski atau memanjat, dpt menyeimbangkan posisi tali pundak dan mencegah ransel terlepas dari pundak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  Menyetel tali pundak.&lt;br /&gt;(8) Anda dapat mengatur panjang dari tali pundak dengan menyetelnya pada system pengatur diransel. Saat melakukannya, saat melakukannya penting bahwa tali bentuk S ini akan sangat mengurangi beban pada otot leher . (9) anda dapt melepas tali pundak dengan membuka perekat dan tali dalamnya.&lt;br /&gt;Kemudian keduanya harus benar-benar terbebas dari system pengikatnya. Ketika anda menyetelnya pastikan dulu bahwa posisi menghadap ke atas. Tali pundak dapat dipanjangkan dengan menyetel posisi penempatannya ke bagian atas atau ke bagian bawah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Rain cover&lt;br /&gt;Untuk Ranselnya, TATONKA menggunakan bahan berkualitas dan tahan air seperti Cordura®, ini dimaksudkan agar dapat melindungi isi ransel bila cuaca buruk. Tetapi ini hanya jika hujan sangat lebat dan rain cover diperlukan ( Tersedia sebagai accecories dari Produk TATONKA ). Cover ini juga tersedia untuk berbagai ukuran juga dapat melindungi ransel dari kotoran dengan baik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Diterjemahkan dari TATONKA Outdoor Eq &lt;a href="http://catros.wordpress.com/" target="blank" adventure=""&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-5014698503959089289?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/5014698503959089289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=5014698503959089289' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/5014698503959089289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/5014698503959089289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/10/cara-memakai-ransel-carrier.html' title='CARA MEMAKAI RANSEL (CARRIER)'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-1998542032954238321</id><published>2008-10-04T01:42:00.001+07:00</published><updated>2008-10-04T01:42:00.226+07:00</updated><title type='text'>API dan cara membuatnya</title><content type='html'>Didalam situasi survival, kemampuan untuk menyalakan api dapat membuat perbedaan antara hidup dan sekarat. Api dapat memenuhi banyak banyak kebutuhan. Dapat menyediakan kehangatan dan kenyamanan.Juga untuk memasak dan menghangatkan makanan,serta juga dengan makanan yang hangat dapat membuat kita bisa menghemat kalori dalam tubuh kita yang biasanya diproduksi sewaktu tubuh memproduksi panas tubuh.&lt;span id="fullpost"&gt; Anda dapat menggunakan api untuk memurnikan air, mensterilkan perban, isyarat untuk penolong, dan memberikan perlindungan dari binatang. Dan secara pisikologi memberikan kedamaian pikiran dari ketegangan serta persahabatan. anda dapat juga menggunakan api untuk menghasilkan perkakas dan senjata.&lt;br /&gt;Api dapat menyebabkan permasalahan, juga yaitu dapat menyebabkan kebakaran hutan. Api dapat juga menyebabkan membakar peracunan karbon monoksida”&gt;karbon monoksida ketika dinyalakan dalam shelter perlindungan.&lt;br /&gt;PRINSIP DASAR API&lt;br /&gt;Untuk membuat api, perlu dipahami prinsip dasar api, yaitu: Bahan bakar tidak membakar secara langsung. Saat anda memberikan panas pada bahan bakar akan menghasilkan suatu gas. Gas ini berkombinasi dengan oksigen di udara, dan terbakar. &lt;br /&gt;Pemahaman konsep segi tiga api adalah sangat penting yang akan dengan tepat membangun dan memelihara suatu api. Ke tiga sisi segi tiga ini diwakili oleh udara, panas, dan bahan bakar. Jika anda memindahkan manapun dari ketiga ini, api akan mati. Perbandingan yang benar dari komponen ini adalah sangat penting untuk api agar bisa membakar pada kemampuan terbesar nya. Satu-Satunya cara untuk belajar perbandingan ini adalah mempraktekannya&lt;br /&gt;PEMILIHAN TEMPAT DAN PERSIAPAN&lt;br /&gt;Anda perlu untuk memutuskan lokasi dan mengatur apa yang akan dipakai. Sebelum mebuat api perhatikan hal-hal berikut:&lt;br /&gt;• Areal (medan dan cuaca) di tempat anda beraktifitas &lt;br /&gt;• Bahan dan alat yang tersedia &lt;br /&gt;• Waktu - berapa lama anda punya waktu &lt;br /&gt;• Kebutuhan - kenapa anda butuh api &lt;br /&gt;• Keamanan - perhatikan arah angin dan sekeliling anda jangan sampai mengakibatkan kebakaran hutan. &lt;br /&gt;Carilah tempat yang kering yang:&lt;br /&gt;• Terlindung dari angin &lt;br /&gt;• Tempatnya layak dan cocok dengan shelter anda (jika punya) &lt;br /&gt;• Bisa menkonsentrasikan panas pada arah yang anda inginkan &lt;br /&gt;• Ada persediaan kayu atau bahan bakar lain yang tersedia &lt;br /&gt;PEMILIHAN MATERIAL UNTUK API&lt;br /&gt;Anda akan membutuhkan tiga tipe material untuk membuat api yaitu: Tinder (penyala), kindling (pemancing), dan Fuel (bahan bakar)&lt;br /&gt;Tinder adalah material kering yang akan menyala dengan panas atau suatu percikan api. Kita harus benar menyediakan bahan yang benar-benar kering agar hanya dengan percikan api bisa menyala.&lt;br /&gt;Jika anda mempunyai alat yang bisa menghasilkan bunga api, charred cloth akan benar-benar dibutuhkan, karena bisa menahan nyala kecil dalam waktu lama, dan memungkinkan anda untuk menaruh tinder (pemancing) pada bagian yang panas untuk memancing nyala api sedikir besar. Anda bisa membuat charred cloth dengan mempergunakan kapas dan dipanaskan hingga berubah menjadi hitam, tapi tidak membakarnya. Setelah menghitam, harus disimpan dalam wadah kedap udara agar tetap kering, Persiapkan kain ini di awal perjalanan anda sebelum anda berada dalam situasi survival. Tambahkan item ini dalam survival kit pribadi anda. &lt;br /&gt;Kindling, adalah material yang sudah disiapkan dan gampang menyala yang akan ditambahkan setelah bahan tinder menyala. Material ini juga harus yang sudah kering dan mudah terbakar dengan cepat. Kindling akan meningkatkan temperatur api dan akan membuat menyala lebih besar.&lt;br /&gt;Fuel, material ini diperlukan saat api sudah menyala besar dan baru dibutuhkan bahan pembakar yang agak besar dan terbakar secara pelahan-lahan.&lt;br /&gt;Berikut adalah jenis-jenis serta golongan dari material atau bahan yang bisa dipakai untuk membuat api&lt;br /&gt;TINDER / PENYALA&lt;br /&gt;• Kayu kering yang diserut &lt;br /&gt;• Rumput kering, Pakis mati, Lumut kering, Jamur kering &lt;br /&gt;• Jerami &lt;br /&gt;• Serbuk gergaji &lt;br /&gt;• Dedaunan kering &lt;br /&gt;• Bagian yang mati atau membusuk dari batang pohon &lt;br /&gt;• Serabut tumbuhan yang mengering &lt;br /&gt;• Daun palm atau kelapa yang mati &lt;br /&gt;• Mesiu &lt;br /&gt;• Kapas &lt;br /&gt;• Kain kasa &lt;br /&gt;• Bagian luar bambu yang di serut&lt;br /&gt;KINDLING / PEMANCING&lt;br /&gt;• Ranting kecil &lt;br /&gt;• Potongan kayu kecil &lt;br /&gt;• Kayu yang dipisah-pisahkan &lt;br /&gt;• Karton tebal &lt;br /&gt;• Potongan kayu yang diambil dari bagian dalam potongan kayu besar &lt;br /&gt;• Kayu yang tersiram dengan cairan yang mudah terbakar, seperti besin, minyak atau lilin&lt;br /&gt;FUEL / BAHAN BAKAR&lt;br /&gt;• Kayu kering yang masih berdiri dan cabang yang sudah mati dan kering &lt;br /&gt;• Bagian dalam yang kering dari batang pohon tumbang, dahan atau cabangnya &lt;br /&gt;• Rumput kering yang dibelitkan jadi satu &lt;br /&gt;• Kotoran hewan yang sudah mengering &lt;br /&gt;• Gemuk hewan &lt;br /&gt;• Batubara, serpih mengandung minyak.&lt;br /&gt;TEMPAT PENGAPIAN&lt;br /&gt;Pilihlah tempat yang terlindung. Kecuali untuk keperluan signal atau tanda, jangan menyalakan api dibawah pohon. Bersihkan dedaunan, ranting-ranting, jamur dan rumput kering dalam radius 2m melingkar sampai mendapatkan permukaan tanah kosong. Jika tanah lembab atau basah, buatlah alas dari batang kayu dan lapisi dengan tanah, atau alasi dengan batu&lt;br /&gt;PENGAPIAN BERBENTUK PANGGUNG&lt;br /&gt;Buatlah empat tiang dari batang kayu dan letakan alas pengapian dari batang kayu dan beri lapisan dengan tanah diatasnya. Buatlah dua dari keempat tiang agak tinggi dan buatlah sebatang kayu melintang. Kayu yang melintang ini bisa dijadikan tempat untuk menggantungkan tempat memasak makan. Pengapian seperti ini bisa dipakai pada daerah yang berrawa-rawa atau tanah yang becek berair.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;BAGAIMANA MEMBUAT API&lt;br /&gt;Ada beberapa metode untuk menyiapakan api, masing-masing mempunyai kelebihan. Situasi yang anda hadapi akan membuat anda bisa memutuskan cara apa yang akan dipakai.&lt;br /&gt;TEPEE&lt;br /&gt;Untuk membuat jenis ini, aturlah tinder dan beberapa potong kindling dalam bentuk teppe atau kerucut ini. Nyalakan tengahnya. Ketika teppe terbakar, potongan kayu bagian luar akan jatuh ke bagian dalam, dan dimakan api. Jenis api unggun seperti ini akan terbakar dengan baik sekali walaupun memakai kayu basah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;LEAN-TO&lt;br /&gt;Untuk membuat jenis ini, tanjapkanlah potongan kayu muda (hijau) ditanah dengan sudut 30 derajat. Arahkan bagian ujung dari potongan hijau tadi pada arah angin. Tempatkan beberapa tinder jauh dipojoknya bentuk ini. sandarkan potongan kindling pada potongan hijau tadi. Nyalakan tinder. Saat kindling terbakar oleh api dari tinder tambahkan terus potongan kindlingnya.&lt;br /&gt;CROSS-DITCH&lt;br /&gt;Untuk membuat jenis ini, galilah parit menyilang dengan ukuran 30cm ditanah dengan kedalaman 7,5cm. Taruhlah gumpalan besar tinder dipertengahan dari bentuk silang tersebut, bangunlah kindling berbentuk piramid tinder. Parit tersebut memungkinkan udara untuk mengalir dibawah tinder dan membuat api tetap menyala.&lt;br /&gt;PYRAMID&lt;br /&gt;Mebuat api unggun jenis ini, tempatkan dua batang kecil atau dahan kecil secara paralel ditanah. Tempatkan lapisan yang solid dari potongan kecil diatas dua batang paralel tadi. Tambahkan tiga atau empat lapisan batang atau ranting. Masing-masing lapisan lebih kecil dari dan pada sudut yang tepat dengan lapisan yang dibawah. buatlah permulaan nyala api pada bagian atas dari piramid. Saat api mulai menyala, akan membakar potongan dibawahnya. ini akan memberikan anda api unggun yang arah bakarnya dari atas kebawah dan tidak membutuhkan perhatian khusus sepanjang malam.&lt;br /&gt;Ada beberapa cara-cara lain untuk membangun api unggun, situasi anda serta jenis material yang tersedia diarea tersebut mungkin akan membuat anda membangun api unggun dengan metode yang lebih cocok.&lt;br /&gt;BAGAIMANA MENYALAKAN API&lt;br /&gt;Selalu nyalakan api unggun anda dari arah melawan angin. Pastikan anda menaruh tinder, kindling dan fuel sedemikian rupa sehingga api unggun anda akan menyala sepanjang anda butuhkan. Pematik menyediakan panas awal yang diperlukan untuk menyalakan tinder dan terbagi dalam dua jenis katagori yaitu metode moderen dan primitive&lt;br /&gt;METODE MODEREN&lt;br /&gt;Pematik moderen menggunakan alat moderen - yaitu item yang biasa kita pakai dalam menyalakan api.&lt;br /&gt;Korek Api:&lt;br /&gt;Pastikan korek api ini waterproof. Juga simpan dalam wadah tahan air bersamaan dengan lapisan goresnya.&lt;br /&gt;Convex Lens:&lt;br /&gt;Metode ini hanya bisa digunakan saat siang, dan marahari bersinar. Lensanya bisa dipakai dari lensa teropong, camera, telescope, atau kaca pembesar. Sudut peletakan lensa diatur agar sinar matahari bisa terkumpul diatas tinder. Peganglah lensa pada sudut tersebut hingga tinder mulai membara. Tiuplah pelan-pelan tinder agar kelihatan nyala apinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Metal Match:&lt;br /&gt;Tempatkan daun kering dibawah tinder dengan bagian yang mengarah. Tempatkan metal match diatas daun kering, dan pegang metal match dengan satu tangan dan pisau ditangan satunya lagi. Goreskan pisau dengan metal match untuk menghasilkan percikan api. Percikan api akan mengenai tinder dan saat tinder mulai membara lakukan juga cara diatas yaitu meniupnya pelan-pelan hingga menyala.&lt;br /&gt;METODE PRIMITIF&lt;br /&gt;Metode pematik primitif ini adalah metode yang dipakai oleh nenek moyang kita&lt;br /&gt;Flint and Stell:&lt;br /&gt;Metode percikan langsung ini merupakan metode yang paling mudah dari metode primitif untuk digunakan. Metode batu api dan metode steel ini yang paling dapat dipercaya untuk metode percikan langsung. Benturkan batu api atau benda lain yang keras, tajam-batu karang dengan baja karbon (stainless stell tidak menghasilakan percikan yang bagus). Metode ini memerlukan kelenturan pergelangan tangan dan latihan. Saat percikan ditangkap oleh tinder, tiuplah pelan-pelan, percikan akan menyebar dan terbakar.&lt;br /&gt;Fire-Plow:&lt;br /&gt;merupakan metode friksi pengapian. Gosokan batang kayu keras melawan kayu lembut sebagai alas. Untuk menggunakan metode ini, Potong mendalam (lobangi) memanjang dasarnya dan gerakan seperti membajak naik turun batang kayu yang keras tersebut. Gerakan membajak ini akan mendesak keluar partikel atau butir serabut kayu. Gerakan friksi ini akan lambat laun menimbulkan bunga api.&lt;br /&gt;Busur dan Drill:&lt;br /&gt;Tehnik pengapian dengan memakai busur dan drill in simple, anda harus terus berusaha dan gigih untuk menghasilkan suatu api. Anda akan memerlukan beberapa materi dalam menggunakan metode ini, yaitu:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• Socket: Socket ini adalah suatu pegangan yang terbuat dari kayu atau tulang yang diberikan lubang untuk menahan dan menekan drill.&lt;br /&gt;• Drill: Drill haruslah lurus, dari kayu yang keras dengan diameter 2cm dan panjang 25cm. Ujung atasnya bulat rata dan ujung bawahnya dibuat mengecil pada ujungnya dan tumpul.&lt;br /&gt;• Fire Board: Ukurannya terserah anda, merupakan kayu lunak dengan tebal kira-kira 2,5cm dan lebar 10cm lebih dianjurkan. Potonglah kedalam kira-kira 2cm dari tepi suatu sisinya dan pada bagian bawahnya, buatlah potongan V yang dipotong dari permukaan bawahnya untuk tekanan.&lt;br /&gt;• Bow: Bow atau busur adalah suatu tongkat yang terbuat dari kayu muda (hijau) dengan diameter 2,5cm dan lengkap dengan benangnya. Tipe kayunya tidaklah penting. Tali busurnya bisa memakai jenis pengikat apapun. Ikatlah ujung busur yang satu dan lainnya dan jangan sampai kendur.&lt;br /&gt;Untuk menggunakan busur dan drill ini, pertama siapkan lapisan untuk api, kemudian tempatkan gumpalan tinder dibawah lubang potong berbentuk V. Tempatkan satu kaki diatas papan api (fire Board). Pegang socket dengan satu tangan dan masukan pada bagian atas dari drill. Berikanlah tekanan pada drill sembari menarik maju mundur busur yang talinya sudah terikat pada drill sehingga dril akan berputar-putar bolak-balik. Tambahkan tekanan pada drill dan percepat busur. Aksi ini akan membuat panas dan menghasilkan bunga api yang akan ditangkap oleh tinder , kemudian tiuplah pelan-pelan sehingga menyala apinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NOTE: cara primitif membuat api sedikit melelahkan dan butuh kesabaran serta latihan.&lt;br /&gt;BAHAYA…!!!!!&lt;br /&gt;Hindari mendekatkan batu basah atau batu yang berlubang-lubang dekat api, terlebih lagi batu yang telah terrendam cukup lama dalam air - karena ada kemungkinan akan meledak jika dipanaskan, juga jika terlalu dekat dengan air ada kemungkinan mata akan kemasukan bara-bara kecil yang berterbangan sewaktu api berkobar. Jangan gunakan batu apung atau batu yang lunak. Lakukanlah tes terlebih dahulu dengan memukul-mukulkannya serta jangan gunakan batu yang retak atau yang mengeluarkan suara hampa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-1998542032954238321?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/1998542032954238321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=1998542032954238321' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1998542032954238321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1998542032954238321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/10/api-dan-cara-membuatnya.html' title='API dan cara membuatnya'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-1993542652380983253</id><published>2008-10-02T01:38:00.000+07:00</published><updated>2008-10-02T01:38:01.029+07:00</updated><title type='text'>Aktivitas dan Ketinggian</title><content type='html'>ini juga aku copas dari astacala untuk pengetahuan kita bersama untuk persiapan dalam menghadapi kegiatan di ketinggian (hiking/ naik gunung)&lt;br /&gt;Ketinggian Dasar&lt;br /&gt;Melakukan semua bentuk kegiatan alam bebas menjadi sebuah tantangan tersendiri seperti penambahan ketinggian. Bertentangan dengan kepercayaan umum, kemampuan untuk menghadapi ketinggian lebih sedikit hubungannya dengan kondisi fisik dan lebih berhubungan dengan masalah genetik. Kondisi medis tertentu seperti asma dan darah tinggi akan diperburuk oleh ketinggian.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita sedikit menggunakan akal sehat dan melakukan beberapa persiapan, kita akan mendapati bahwa kita akan mampu melakukan kegiatan alam bebas dengan semua cara sampai ketinggaian 15.000 kaki sedikit tidak nyaman dan juga masalah medis.&lt;br /&gt;Level ketinggian 3.500 kaki dpl (± 1200 mdpl)&lt;br /&gt;Mayoritas populasi Amerika Utara hidup pada batas ketinggian ini. Kebanyakan orang kecuali untuk yang bermasalah dengan cardiopulmary dapat melakukan hampir semua aktivitas pada ketinggian ini. Orang yang hidup pada level ketinggian ini kegiatan mereka hampir tidak mendapat dampak ketika bergerak pada ketinggian ini dimana tekanan udaranya sekitar 12 psi.&lt;br /&gt;3500 sampai dengan 6000 kaki (± 1200 s/d 2000 mdpl)&lt;br /&gt;Kebanyakan orang sehat biasa akan mempunyai sedikit masalah pada ketinggian ini. Orang yang bertempat tinggal dibawah ketinggian 2500 kaki akan mulai mengalami kesulitan bernafas ketika mereka ada pada ketinggia diatas 5000 kaki. Orang yang mempunyai masalah caardopulmary akan mendapati masalah serius pada batas ketinggian ini dan harus berkonsultasi fisik sebelum mengunjungi atau memesaan aktivitas olah raga outdoor. Wanita hamil juga akan mengalami masalah pada ketinggian ini sebanding dengan kenaikan kebutuhan oksigen yang diambil oleh janin pada sistem mereka.&lt;br /&gt;6000 sampai dengan 10000 kaki (± 2000 s/d 3400 mdpl)&lt;br /&gt;Pada ketinggian ini beberapa orang bisa memulai mangalami masalah yang berhubungan dengan ketinggian. AMS (Acute Montain Sickness) menunjukkan gejala yang muncul pada beberapa ketinggian diatas 6000 kaki.&lt;br /&gt;Pada 10.000 kaki, atmosfer hanya 50 % dari yang ditemukan pada ketinggian 3.500 kaki dpl. Bernafas akan menjadi sulit, bahkan ketika dalam kondisi fisik yang bagus. Wanita hamil dan orang dengan masalah cardiopulmonary dianjurkan untuk berkonsultasi sebelum menghabiskan waktu pada ketinggian ini.&lt;br /&gt;10.000 sampai dengan 14.000 kaki (± 3400 s/d 4700 mdpl)&lt;br /&gt;Pertama kali berada diatas ketinggian 10.000 kaki, oksigen terdiri dari atmosfer yang mencapai level yang sedikit membahayakan. Tidak hanya kemungkinan AMS, tapi juga resiko HAPE (high Altitude Pulmonary Edema) secara cepat bertambah pada&lt;br /&gt;ketinggian lebih dari 12.000 kaki. Oleh karenanya, pilot yang terbang pada ketinggian lebih dari 10.000 kaki dianjurkan untuk meiliki oksigen cadangan. Kebanyakan orang yang melakukan meoutenereeng akan mendaki pada ketinggian ini. Wanita hamil, anak dibawah 2 tahun, dan orang yang mempunyai masalah cardiopulmonary seharusnya tidak pergi ke ketinggian yang lebih dari 10.000 kaki. Komplikasi medis yang serius dapat terjadi pada batas ketinggian ini.&lt;br /&gt;14.000 sampai dengan 18.000 kaki (± 4700 s/d 6000 mdpl)&lt;br /&gt;Diatas ketinggian 14.000, seseorang memasuki ketinggian yang ekstrim. Atmosfer dapat hanya 40 % dari yang ditemukan di ketinggian 3.500 kaki, dan tekanan udara dapat turun sampai 10 psi, yang menyebabkan tekanan psikologis pada tubuh. AMS, HAPE dan HACE (High Altitude Cerebral Edema) dapat dialami pada batas etinggaian ini. Di Amerika Utara, hanya pendaki yang ekstrim yang akan melebihi ketinggian ini untuk waktu tertentu. Batas ketinggian ini akan berbahaya untuk beberapa orang, bahkan pada kondisi tubuh yang bagus.&lt;br /&gt;Diatas 18.000 kaki (± 6000)&lt;br /&gt;Keinggian diatas 18.000 kaki juga disebut dengan ‘zone Kematian’. Tekanan udara jatuh sampai dengan 7 psi, tubuh, bahkan dengan cadangan oksigen benar-benar mulai mati. HAPE dan HACE yang hebat dapat terjadi pada ketinggian ini dan gejala AMS hampir secara terusmenerus dialami. Seharusnya hanya pendaki yang sudah saangat berpengalaman yang bertualang pada ketinggian ini dan harus tetap waspada terhadap gejala HAPE dan HACE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;astacala.org/dokumen/index.php?subact...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-1993542652380983253?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/1993542652380983253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=1993542652380983253' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1993542652380983253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1993542652380983253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/10/aktivitas-dan-ketinggian.html' title='Aktivitas dan Ketinggian'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-2392767879657509257</id><published>2008-09-30T00:00:00.000+07:00</published><updated>2008-09-30T00:00:00.317+07:00</updated><title type='text'>yang diperlukan ketika kegiatan outdoor</title><content type='html'>sepatu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan sepatu yang baik harusnya bisa memenuhi empat syarat, yakni; membuat sepatu terasa lebih nyaman, bisa memperkecil risiko kulit kaki melepuh, bisa menyerap keringat dari kaki, dan mampu cepat kering.&lt;br /&gt;Banyak produksi sepatu sekarang lebih memilih menggunakan bahan sepatu bermembran antiair tapi tetap dapat bernapas, seperti bahan Sympatex atau Gore-Tex. Karena bahan jenis tersebut menjamin tidak akan masuknya berbagai jenis cairan dan menjamin tercukupinya syarat bahan sepatu yang baik.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jenis sepatu yang baik sekarang biasanya menggunakan tiga jenis lapisan sol. Sol terluar (outer sole), paling bagus terbuat dari bahan karet campuran. Karena dapat mengurangi risiko terpeleset bila sedang melakukan aktivitas di alam bebas. Cobalah lihat sol bagian terluar tersebut, yang baik biasanya memiliki pola tapak bergerigi dan pada tumit terdapat pola setengah bulat sehingga dapat menggigit tanah.&lt;br /&gt;Dua lapisan sol yang lain adalah sol tengah (mid sole) dan sol terdalam (in sole). Sol tengah biasanya terbuat dari plastik atau lapisan nilon yang biasanya berjenis sangat tipis. Sementara kaku tidaknya lapisan tersebut tergantung dari dan untuk apa sepatu ini dibuat. Lapisan sol tengah yang kaku dibuat untuk pendakian gunung salju, sedangkan lapisan sol tengah yang semi kaku digunakan pada sepatu yang diperuntukan untuk trekking sampai dengan scrambling.&lt;br /&gt;Sol bagian terdalam sepatu biasanya diambil dari bahan busa empuk. Tapi kebanyakan sepatu sekarang tidak didesain untuk mengoptimalkan fungsi ‘in sole’ tersebut. Fungsi sol terdalam yang mendukung kenyamanan dan kualitas peredaman terhadap kejutan sangat kecil.&lt;br /&gt;Jika anda menginginkan lapisan ini bekerja lebih memuaskan disarankan Anda membuat anggaran lebih untuk hal tersebut. Sampai sekarang mulai banyak perusahaan sepatu perusahaan sepatu yang khusus memproduksi lapisan dalam sepatu seperti ini. Perusahaan seperti Spenco dan Sorbhotone mungkin menjadi satu-satunya pilihan yang ada sekarang. Meskipun ternyata masih sulit didapatkan di Indonesia. Tapi minimal Anda bisa membuat sendiri lapisan dalam ini dengan memotong lapisan busa tipis yang dilapisi kain bersifat menyerap cairan.&lt;br /&gt;Pola Kaki&lt;br /&gt;Bentuk sepatu bagaimana yang cocok untuk kaki kita perlu juga kita ketahui. Seperti kita ketahui ada berbagai jenis ukuran dan bentuk kaki manusia. Pola tapak yang berbeda membuat kita harus lebih teliti dalam memilih sepatu. Orang dengan pola tapak kaki lebar harus memilih sepatu dengan pola tapak lebih lebar, daripada sepatu yang mempunyai pola tapak sempit. Sekarang banyak perusahaan membuat sepatu yang disesuaikan dengan kelebaran tapak. Karena, biasanya sepatu untuk wanita didesain lebih pendek daripada untuk pria.&lt;br /&gt;Semua gambaran di atas tentang bentuk sepatu tidak dapat hanya dilihat saja untuk mengetahui bagus tidaknya, tapi juga harus dirasakan dengan memakainya. Rasakan semua bagian dalam sepatu, termasuk lapisan busa yang ada di antara bagian atas leher sepatu dan rasakan juga bahan pelapis sepatu. Sepatu yang lebih rendah mutunya memiliki lapisan busa yang mempunyai fungsi penyerapan sedikit dan memerlukan waktu lama untuk kering.&lt;br /&gt;Dalam kondisi beraktivitas di pegunungan atau alam bebas pilih sepatu yang memiliki lapisan pelindung mata kaki dan mempunyai lidah sepatu panjang serta menyatu dengan leher sepatu. Bagian ini kalau bisa ada lapisan nylon atau plastik di bagian dalamnya, ini dapat dirasakan di sekitar bagian leher dan lidah sepatu. Lapisan busa yang dilindungi plastik ini dapat mendukung kenyamanan sepatu dan berguna untuk melindungi kaki. Bagian leher sepatu yang menutup hingga mata kaki, melindungi kaki dan mata kaki dari terantuk batu dan terkilir. (Sulung Prasetyo S)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-2392767879657509257?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/2392767879657509257/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=2392767879657509257' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/2392767879657509257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/2392767879657509257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/09/yang-diperlukan-ketika-kegiatan-outdoor.html' title='yang diperlukan ketika kegiatan outdoor'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-1883134325969492336</id><published>2008-09-28T00:00:00.002+07:00</published><updated>2008-09-28T00:00:00.694+07:00</updated><title type='text'>PENGENALAN GUNUNG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SNvMtEwGbAI/AAAAAAAAAF8/-QyZBh39ZUA/s1600-h/rinja01a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SNvMtEwGbAI/AAAAAAAAAF8/-QyZBh39ZUA/s200/rinja01a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250014865372113922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;posting ini aku copas karena merupakan hal yang perlu di ketahui olah para pecinta alam apalagi bagi yang akan melakukan kegiatan out door atau yang besok akan mengikuti TWKM di Surabaya&lt;br /&gt;GUNUNG&lt;br /&gt;Yang disebut dengan gunung adalah suatu bentuk permukaan tanah yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan permukaan tanah di sekelilingnya. Gunung pada umumnya lebih besar dibandingkan dengan bukit, tetapi bukit di suatu tempat bisa jadi lebih tinggi dibandingkan dengan apa yang disebut gunung ditempat yang lain.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung pada umumnya memiliki lereng yang curam dan tajam bisa juga dikelilingi beberapa puncak atau pegunungan. Pada beberapa ketinggian gunung bisa memiliki dua atau lebih iklim, jenis tumbuh- tumbuhan, dan kehidupan yang berbeda.&lt;br /&gt;Pada umumnya iklim menjadi lebih dingin dan basah dengan semakin bertambahnya ketinggian. Kebanyakan gunung yang menjulang tinggi sekitar 600m dari permukaan tanah disekelilingnya memiliki 2 daerah iklim.&lt;br /&gt;Gunung bisa jadi hanya memiliki satu puncak, atau merupakan salah satu bagian dari beberapa gunung. Sekelompok gunung bisa membentuk suatu pegunungan. Beberapa gunung berapi seperti Semeru, Merapi, Agung dan Ciremei berbentuk klasik, tetapi gunung Tengger dan Batur memiliki kaldera, puncaknya meletus meninggalkan dataran atau danau dengan puncak kecil ditengahnya. Kompleks Gn.Batur memiliki kaldera terbesar dan terindah di dunia.&lt;br /&gt;Sebuah gunung yang berada di bawah permukaan laut sama seperti gunung yang berada di atas daratan. Beberapa pulau adalah sebuah gunung yang berada di samudera dengan puncaknya yang muncul ke permukaan air misalnya anak krakatau yang muncul ke permukaan air, pulau Jawa dan Bali terbentuk dari beberapa gunung berapi.&lt;br /&gt;Pegunungan Atlantic yang seluruhnya berada di bawah laut merupakan pegunungan terpanjang di dunia, yang membentang lebih dari 16.000 km mulai dari Samudera Atlantic bagian utara dekat Antartika. Beberapa punggung menjulang tinggi membentuk kepulauan, seperti kepulauan Iceland dan Azores.&lt;br /&gt;Ketinggian suatu gunung menunjukkan seberapa tinggi puncak tersebut menjulang dari dasar laut. Gunung Everest adalah gunung tertinggi di dunia dengan ketinggian 8.848mdpl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENTINGNYA GUNUNG&lt;br /&gt;Pegunungan adalah sangat penting karena ikut menentukan iklim dan aliran air di sekitarnya. Gunung juga sangat penting bagi berbagai jenis tumbuhan dan binatang&lt;br /&gt;tertentu, selain itu juga sebagai sumber mineral. Pegunungan mempengaruhi aktivitas manusia, menentukan pola transportasi, komunikasi dan pemukiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iklim&lt;br /&gt;Pegunungan sangat mempengaruhi aliran udara dan curah hujan. Suhu udara menjadi turun dengan semakin bertambahnya ketinggian. Udara dingin tidak dapat menahan kelembaban udara sebanyak udara hangat. Ketika udara hangat bertiup ke atas gunung menjadi dingin dan menguap menjadi embun dan menjadi titik-titik air. Air ini turun mengikuti arah angin menjadi hujan atau kristal salju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat udara melewati puncak gunung, menjadi kehilangan kelembabannya. Dan akibatnya sisi gunung yang berlawanan dengan arah angin menjadi lebih kering dibandingkan sisi yang menghadap arah angin. Daerah kering yang berlawanan dengan arah angin ini di sebut bayangan hujan. Banyak sekali padang pasir di dunia ini berada di wilayah bayangan hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aliran air&lt;br /&gt;Gunung sangat berpengaruh bagi terpenuhinya kebutuhan air untuk daerah yang sangat luas. Hal ini dikarenakan banyaknya curah hujan yang turun di lereng-lereng gunung, kebanyakan hulu sungai berasal dari gunung. Beberapa gunung bersalju berfungsi sebagai penampungan air, yang meleleh pada musim panas, dan mengairi sungai selama musim panas. Aliran sungai dari gunung yang curam dan deras dapat di manfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga air. Sungai Bengawan Solo yang mengalir hingga sebelah utara kota Surabaya, airnya berasal dari lereng Gn.Merapi dan Gn.Lawu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman dan Binatang&lt;br /&gt;Gunung memiliki keaneka ragaman untuk berbagai ketinggian yang berbeda, yang menjadi tempat hidup berbagai jenis tumbuhan dan binatang tertentu. Beberapa jenis mahkluk hidup hanya dapat bertahan di udara yang dingin di puncak-puncak gunung.&lt;br /&gt;Mineral&lt;br /&gt;Kebanyakan sumber mineral berasal dari daerah pegunungan. Gunung terbentuk dari proses geologi seperti letusan gunung dan gempa bumi. Proses ini bisa membawa mineral-mineral yang berharga ke atas mendekati permukaan tanah sehingga dapat dilakukan penambangan.&lt;br /&gt;Akitivitas Manusia&lt;br /&gt;Di berbagai belahan bumi gunung dapat menjadi penghambat bagi terjalinnya hungungan transportasi, pemukiman, dan komunikasi. Dengan terisolasinya masyarakat oleh gunung menciptakan beraneka ragam kebudayaan. Di pegunungan alpen swis yang berbukit-bukit, telah memunculkan ratusan dialek dan empat macam bahasa. Masyarakat pegunungan tengger hingga kini tetap mewarisi berbagai tradisi sejak jaman Majapahit.&lt;br /&gt;Gunung juga dapat menjadi tempat tujuan wisata yang penuh tantangan. Berbagai kegiatan seperti berkemah, mendaki gunung, panjat tebing, pengamatan satwa dan penelitian fauna, atau sekedar mencari hawa segar pegunungan dan menyaksikan pemandangan yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERBENTUKNYA GUNUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GUNUNG BERAPI&lt;br /&gt;Gunung berapi adalah gunung yang terbentuk jika magma dari perut bumi naik ke permukaan. Gunung berapi dapat dikelompokkan menurut tingkat kedasyatan letusan, apakah itu dasyat ataupun tenang, dan tipe bahan yang dimuntahkan sewaktu meletus.&lt;br /&gt;Di kala meletus, gunung berapi mengeluarkan lava, bom gunung berapi, terak, abu gunung berapi, gas panas, dan uap. Bahan yang disemburkan oleh letusan gunung berapi mempunyai sifat-sifat yang tidak dimiliki batuan lain.&lt;br /&gt;Suhu lava yang dimuntahkan selama letusan gunung berapi dapat melebihi 1000 ºC. Di dalam perut bumi, batuan-batuan berbentuk cair dengan suhu melebihi 1.000 ºC, cairan batu ini disebut magma. Selama letusan, magma meluap ke atas permukaan bumi melalui lubang atau celah yang mencapai pusat bumi.&lt;br /&gt;Gunung berapi dapat berbentuk kerucut, kubah, berpuncak datar, atau seperti menara, tergantung pada jenis letusan dan sifat-sifat fisik magma yang disemburkan. Kadangkala kubah tengah gunung berapi runtuh. Pada kasus gunung Aso di Jepang, setelah lubang tengah yang asli runtuh, terjadilah letusan baru di tengah kalderanya sendiri.&lt;br /&gt;Selama letusan, magma atau batuan cair mencapai permukaan melalui celah atau lubang. Kadang kala lava yang terlempar dengan dahsyat keluar dari lubang tengah membeku di udara, lalu jatuh sebagai bungkah padat di dekat atau sekitar lubang itu. Kalau beratnya lebih dari beberapa ton, bungkah itu dinamakan “bom gunung berapi”.&lt;br /&gt;Potongan bungkah lava beku yang lebih kecil dengan ukuran 5 sampai 8 cm disebut terak. Butir-butir yang lebih halus dinamakan abu gunung berapi. Kalau gas dalam magma terlepas, magma menjadi berbuih dengan gelombang-gelombang busa dan membentuk suatu jenis lava khas ringan yang menyerupai bunga batu karang, ini disebut batu apung.&lt;br /&gt;Kecuali gunung berapi gunung-gunung lainnya atau pegunungan itu terbentuk pada waktu terjadi gerakan kerak bumi yang dalam dan luas. Gerakan vertikal (ke atas dan ke bawah) yang terjadi di dalam kerak bumi menyebabkan retakan dan sesar. Pengangkatan tanah sepanjang sesar seperti itu menghasilkan pegunungan atau gunung bungkah dan plato. Gerakan menyamping menyebabkan batuan kerak bumi melipat dan menghasilkan pegunungan atau gunung lipat. Dalam waktu yang lama gunung tinggi yang terkena gaya pelapukan dan pengikisan akan susut menjadi bukit dengan lereng landai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEGUNUNGAN LIPAT&lt;br /&gt;Pegunungan lipat terbentuk bila massa strata sedimen yang besar terlipat oleh tekanan dari dalam kerak bumi. Karena proses pelipatan, lebar strata sedimen menciut, sedangkan tebalnya bertambah. Lapisan strata sedimen yang terlipat ke atas disebut lipatan atas atau antiklin. Yang terlipat kebawah dinamakan lipatan bawah atau sinklin.&lt;br /&gt;Pegunugan lipat terdiri dari endapan-endapan seperti kapur dan lempung, yang terbentuk dari partikel-partikel batu tua, sisa-sisa tanaman dan binatang yang berada di bawah air dan mengeras. Panas bumi dan tekanan merubah beberapa batuan menjadi marmer dan batu tulis. Contoh gunung atau pegunungan lipat adalah pegunungan Himalaya dengan Gn.Everest yakni gunung tertinggi di dunia, pegunungan Alpen di Eropa, dan pegunungan Appalachian di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEGUNUNGAN BONGKAH&lt;br /&gt;Pegunungan yang dihasilkan oleh pengang- katan kerak Bumi, khususnya sepanjang garis sesar atau garis retakan, dinamakan pegunungan bungkah atau horst. Pada pegunungan bungkah sisi lereng yang curam ter-erosi dan menghasilkan puing-puing yang mengumpul di dasar gunung. Contoh pegungan bongkah ialah pegunungan Teton di Wyoming, pegunungan Wasatch di Utah, pegunungan Harz di Jerman dan Sierra Nevada di California.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEGUNUNGAN RESIDU&lt;br /&gt;Pegunungan residu terjadi bila pegunungan yang tinggi dikikis dan diauskan angin dan hujan dalam jangka waktu yang lama.Contoh pegunungan yang terbentuk karena erosi adalah pegunungan Catskill di New York, Amerika Serikat yakni dataran tinggi yang dikikis oleh sungai dan aliran gleser sehingga membentuk puncak dan lembah&lt;br /&gt;&lt;a href="http://catros.wordpress.com/" target="blank" adventure=""&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-1883134325969492336?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/1883134325969492336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=1883134325969492336' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1883134325969492336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1883134325969492336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/09/pengenalan-gunung.html' title='PENGENALAN GUNUNG'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SNvMtEwGbAI/AAAAAAAAAF8/-QyZBh39ZUA/s72-c/rinja01a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-431087436278161107</id><published>2008-09-25T21:15:00.011+07:00</published><updated>2008-09-26T01:34:27.153+07:00</updated><title type='text'>Temu Wicara dan Kenal Medan (TW-KM) XX MAPALA Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SNvPYXdgyyI/AAAAAAAAAGE/LllyNh1xo8w/s1600-h/poster+TWKM.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 265px; height: 211px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SNvPYXdgyyI/AAAAAAAAAGE/LllyNh1xo8w/s200/poster+TWKM.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250017808152054562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siang hari tadi aku pergi ke kampus dan mampir ke sekretariat Mapalaku, terlihat undangan untuk kawan-kawan mapala jateng menumpuk di meja sekretariat, setelah aku amati dan aku baca ternyata undangan TWKM XXMapala se- Indonesia,yang akan dilaksanakan di PATAGA (mapala universitas tujuhbekas agustus 45) Surabaya, di mana kebetula KMPA FAKTAPALA untuk periode ini menjadi koordinator PID (Pusat Informasi Daerah ) Jawa Tengah. &lt;span id="fullpost"&gt;memang seharusnya undangan itu di bagikan secara menyeluruh ke mapala se Jawa Tengah, tapi dikarenakan mau menghadapi lebaran personil yang akan menyebarkan undangan sudah mudik, untuk itu aku berinisiatif untuk menyebarkan informasi terlebih dahulu lewat postinganku dan lewat Milis jejak petualang sekedar untuk pemberitahuan awal, dan kawan-kawan mapala Jawa tengah bisa mempersiapkan diri mengikuti TWKM XX(undangan akan menyusul secepatnya)  di atas adalah pamflet TWKM XX dan di bawah ada beberapa syarat untuk mengikuti TWKM i  (klik gambar untuk memper jelas)tapi mohon maaf tampilan gambarnya agak kacau, namun tidak mengurangi pentingnya dari informasi ini.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SNvXLb_6DYI/AAAAAAAAAG0/6OKyHUYBRVU/s1600-h/TWKM_06.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SNvXLb_6DYI/AAAAAAAAAG0/6OKyHUYBRVU/s200/TWKM_06.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250026382124780930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. untuk persiapan Gunung Hutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SNvU3D1q3SI/AAAAAAAAAGk/iQJP8Yhwqow/s1600-h/TWKM_07.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SNvU3D1q3SI/AAAAAAAAAGk/iQJP8Yhwqow/s200/TWKM_07.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250023833018752290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. Untuk persiapan panjat dan susur gua&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SNvRjCHR6VI/AAAAAAAAAGU/ZbmfKogKI3I/s1600-h/TWKM_07.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SNvRjCHR6VI/AAAAAAAAAGU/ZbmfKogKI3I/s1600-h/TWKM_08.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SNvRjCHR6VI/AAAAAAAAAGU/ZbmfKogKI3I/s200/TWKM_08.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250020190423476562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-431087436278161107?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/431087436278161107/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=431087436278161107' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/431087436278161107'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/431087436278161107'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/09/temu-wicara-dan-kenal-medan-tw-km-xx.html' title='Temu Wicara dan Kenal Medan (TW-KM) XX MAPALA Indonesia'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SNvPYXdgyyI/AAAAAAAAAGE/LllyNh1xo8w/s72-c/poster+TWKM.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-8587452256968507634</id><published>2008-09-24T21:18:00.001+07:00</published><updated>2008-09-24T21:57:12.159+07:00</updated><title type='text'>10 hal tentang pherlee (OOT) PR dari Paank</title><content type='html'>waduh ni posting sebetulnya Out Of Topic dari blog aku tapi demi sahabat, dan sodaraku &lt;a href="http://paankbilang.blogspot.com/" target="_blank"&gt;paank fachrezi&lt;/a&gt; yang sudah menyempatkan waktu untuk memberi tugas pekerjaan rumah gak papa dech aku posting&lt;br /&gt;Sebelumnya saya ucapkan terimakasih  untuk &lt;a href="http://paankbilang.blogspot.com/" target="_blank"&gt;paank fachrezi&lt;/a&gt; telah memberikan kepercayaan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK, sepuluh hal tentang pherlee yang penting untuk diketahui semua orang:&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. pherlee itu, adalah seorang Mahasiswa Jurusan pendidikan di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Purwokerto semester tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit.&lt;br /&gt;2. pherlee itu, adalah anggota KMPA FAKTAPALA dan pernah menjadi ketua umumnya waktu tahun 2004-2005&lt;br /&gt;3. pherlee itu, sekarang menjadi ketua umum Federasi Panjat Tebing Indonesia pengcab Purbalingga 2006-2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. pherlee itu, selalu susah tidur di malem hari walopun nggak mengidap Insomnia (apa iya ya?)&lt;br /&gt;5. pherlee itu, orang yang punya jiwa sosial tinggi. terbukti banyak temennya, kata temen2 si baik hati dan tidak sombong (hehehehe).&lt;br /&gt;6. pherlee itu, orangnya bisa menjadi motivator tapi kadang paradoks, sebab tidak bisa menjadi motivator diri sendiri kalo mentok pikirannya.&lt;br /&gt;7. pherlee,  pengen mendaki cartenz pyramid tapi kapan ya?&lt;br /&gt;8. pherlee itu, adalah anak terakhir dari tujuh bersaudara jadi kadang sifat manjanya keluar&lt;br /&gt;9. pherlee itu, umurnya senantiasa bertambah banyak setiap tahunnya so tambah tua neh....&lt;br /&gt;10. Pherlee itu, ambisius tapi......................................................&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;dan terimakasihkepada semua rekan2 blogger yang sudi mampir ke blog sang petualang semoga bisa menambah persaudaraan kita, &lt;br /&gt;saat tulisan ini di posting maka setelah itu pherlee pamit sementara untuk Mudik ke kampung halaman, sebelum sampai ke Lebaran&lt;br /&gt;Izinka aku mengucapkan selamat hari raya Iedul Fitri 1429 H apabila banyak salah mohon maaf lahir dan bathin&lt;br /&gt;so.... See you to morrow&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-8587452256968507634?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/8587452256968507634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=8587452256968507634' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/8587452256968507634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/8587452256968507634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/09/10-hal-tentang-pherlee-oot-pr-dari.html' title='10 hal tentang pherlee (OOT) PR dari Paank'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-3227195545089784005</id><published>2008-09-19T18:50:00.003+07:00</published><updated>2008-09-19T18:52:33.679+07:00</updated><title type='text'>INDONESIA SUPERVOLCANO MOUNTAINEERING CHALLENGE</title><content type='html'>Selamat bagi federasi Mountaineering Indonesia.....!!mungkin itu kata-kata yang tepat untuk kesepakatannya dengan dua departemen yaitu Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, serta Kementrian Pemuda dan Olah Raga, itu isi berita dari milis jejak petualang yang dikirim pada hari kamis , 18/9/08, dari Federasi-Mountaineering- Indonesia &lt;federasimountaineer ingindonesia@ yahoo.com&gt;.selain dukungan dari dua departemen tersebut Yayasan Putri Indonesia (penyelenggara pemilihan Putri Indonesia) juga akan mendukung promo ke tingkat Internasional, tapi…….kenapa kok Yayasan Putri Indonesia? Kenapa bukan yayasan Bumi Putri Indonesia yang notabene penyelenggara pemilihan Miss Indonesia Earth dimana di situ ada miss ecowisata, bukankah itu lebih credible ketika miss ecowisata ikut promosi, ada yang salah dengan hal ini? Semoga sih tidak…&lt;br /&gt;Isi berita selengkapanya&lt;span id ="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;INDONESIA SUPERVOLCANO MOUNTAINEERING CHALLENGE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia Supervolcano Mountaineering Challenge 2008 (ISVMC) sudah di launching oleh Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) pada 11 September 2008 bertempat di Auditorium Museum Nasional, Jakarta. Pada kesempatan itu, dua departemen, yaitu Departemen Kebudayaan Pariwisata dan Kementerian Pemuda dan Olah Raga, sudah menyatakan kesediaannya mendukung penyelenggaraan ISVMC untuk diadakan setiap tahun, dan diharapkan ISVMC pada tahun depan sudah berskala internasional. Agar event ISVMC mendunia maka Yayasan Putri Indonesia telah bersedia terlibat melalui setiap kegiatan Putri Indonesia keliling dunia dan menjadi ikon ISVMC dan kegiatan mountaineering Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Event ISVMC akan dijadikan agenda tahunan pemerintah khususnya Depbudpar dan Kemenpora bekerjasama dengan Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) untuk mendorong ekowisata yang berbasis mountaineering dan olah raga mendaki gunung di Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ISVMC 2008 kali ini akan diadakan di kawasan Gunung Tambora dan Gunung Rinjani pada 14 sampai dengan 28 Oktober 2008, yang khusus untuk para pendaki gunung nasional dengan hadiah total 70 juta rupiah. Peserta akan dibatasi 100 tim (setiap tim 3 orang) dan gratis biaya pendaftaran (tanpa dipungut biaya). Semua peserta akan mendapat asuransi, transportasi dan konsumsi yang ditanggung panitia selama berada di Nusa Tenggara Barat.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-3227195545089784005?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/3227195545089784005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=3227195545089784005' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/3227195545089784005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/3227195545089784005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/09/selamat-bagi-federasi-mountaineering.html' title='INDONESIA SUPERVOLCANO MOUNTAINEERING CHALLENGE'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-2771090225087610420</id><published>2008-09-18T12:00:00.003+07:00</published><updated>2008-09-18T12:00:01.005+07:00</updated><title type='text'>Bisakah Gunung Api Indonesia Jadi Tujuan Wisata Dunia?</title><content type='html'>Ada berita gembira untuk para petualang atau penggiat alam bebas, khususnya yang menyukai kegiatan di wilayah gunung berapi berita bagus ini  didapat dari dinas Pariwisata yang menyebutkan kawasan gunung api di Indonesia yang relatif banyak, bisa dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata minat khusus. Jika dikelola dengan baik tidak hanya wisatawan lokal yang berminat, tetapi juga wisatawan mancanegara. Sejauh ini menurut dinas pariwisata seperti yang di beritakan di TV kompas,  wisatawan nusantara yang berkunjung ke kawasan gunung api per tahun sekitar 5.000 orang dan 4.000 orang wisatawan asing. Hal yang menurut saya luar biasa karena&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; wisata vukano merupakan wisata yang mempunya peminat minoritas (wisata minat khusus), keterangan dari direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI, Firmansyah Rahim, pada peluncuran Indonesian Supervolcano Mountaineering Challenge 2008, Kamis (11/9) di Jakarta. "Keberadaan gunung api di Indonesia sangat potensial dikembangkan sebagai tujuan wisata minat khusus," ujarnya.&lt;br /&gt;Menurut data, ada sekitar 240 gunung api di Indonesia atau 13 persen dari jumlah gunung api di dunia. Dari jumlah sebanyak itu, 70 gunung di antaranya merupakan gunung api aktif, karenanya Indonesia dikenal sebagai negara vulkanik atau negara yang bercincinkan api.&lt;br /&gt;Firmansyah Rahim menegaskan, pihaknya sangat mendukung kegiatan Indonesian Supervolcano Mountaineering Challenge 2008 di Gunung Tambora dan Gunung Rinjani, yang digelar Federasi Mountaineering Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Dompu, dan Pemerintah Kabupaten Bima, serta Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), 14-28 Oktober mendatang. "Persiapannya harus matang dan pelaksanaannya harus berjalan baik. Jangan sampai menimbulkan masalah di kemudian hari," katanya mengingatkan.&lt;br /&gt;Ketua Pelaksana J Alexander mengatakan, kegiatan Indonesian Supervolcano Mountaineering Challenge 2008 adalah kegiatan ekowisata berbasis mountaineering di kawasan pegunungan, melalui lomba mendaki gunung tingkat nasional, berhadiah total uang Rp70 juta. " Dengan memperhitungkan potensi dan keunikan masing-masing, gunung di Indonesia merupakan daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk kegiatan pariwisata, olahraga, rekreasi dan petualangan, ujarnya. Supervolcana dapat dijadikan ikon promosi pariwisata Indonesia," tandasnya.&lt;br /&gt;Kegiatan ini, kata Alexander, dapat dijadikan pendekatan bagi sektor pariwisata untuk menjaring wisatawan nusantara dan mancanegara, sekaligus sebagai media untuk memperkenalkan alam dan budaya Indonesia. Dari sisi konservasi akan bermanfaat dalam mewujudkan konservasi kawasan secara berkelanjutan.&lt;br /&gt;Bagi kawan-kawan petualang berita ini merupakan lahan yang siapa tahu bisa menjadi tempat mengais rezeki kita , jadi kita tidak menyesali ketika kita tercebur dengan hobby yang memang susah untuk dihilangkan, so... sambil menikmati hobby juga bisa mengais rezeki hehehe :D, dan kalau kawan-kawan besok ikut kegiatan Supervolcano Mountaineering Challenge 2008 di Gunung Tambora dan Gunung Rinjani, selain akan memperebutkan hadiah 70 juta juga akan bertemu dengan putri Indonesia 2008, siapa mau jadi porternya...? :D&lt;br /&gt;Salam Lestari dan Salam Rimba.....! dukung wisata petualangan Indonesia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sumber dari http://www.kompas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-2771090225087610420?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/2771090225087610420/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=2771090225087610420' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/2771090225087610420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/2771090225087610420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/09/bisakah-gunung-api-indonesia-jadi.html' title='Bisakah Gunung Api Indonesia Jadi Tujuan Wisata Dunia?'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-1251822522986869183</id><published>2008-09-18T00:55:00.000+07:00</published><updated>2008-09-18T00:55:00.360+07:00</updated><title type='text'>Kurikulum Pendidikan Organisasi Pecinta Alam Perlukah?</title><content type='html'>Pendidikan latihan dasar (Diklatsar) kepecinta alaman merupakan hal yang wajib dilaksanakan bagi para calon anggota pecinta alam yang akan masuk kepecinta alam yang terorganisir (Sispala, Mapala, OPA yang lain), , karena hal tersebut merupakan pintu masuk (rekruitmen awal)menjadi anggota resmi pecinta alam, namun bagi sebagian besar calon anggota terutama yang hanya tahu sedikit tentang pecinta alam Diklatsar merupakan momok yang menakutkan, karena identik dengan kekerasan, walaupun pada dasarnya kekerasan yang ada di diklatsar pecinta alam itu tidaklah sekeras  pola pendidikan taruna di IPDN, sekolah pelayaran, dan lembaga pendidikan yang menerapkan pola pendidikan semi militer. Kekerasan di diklatsar hanyalah sekedar bentakan, jarang adanya kekerasan dengan pukulan,tendangan, dan hal fisik lainnya yang mematikan (adapun kejadian meninggalnya calon anggota  dibeberapa mapala itu karena kasuistic), ada hukuman yang diterapkan ketika ada kesalahan calon anggota itupun hanya push up. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam diklatsar sebetulnya pola pendidikan pecinta alam  kita bukanlah kekerasan, tapi mengajarkan ketegasan, kedisiplinan dan bagaimana caranya seorang angota pecinta alam itu tanggap dengan kondisi yang ada di sekitarnya, serta menumbuhka loyalitas dan dedikasi terhadap organisasi.&lt;br /&gt;Topik pendidikan latihan dasar di mapala kita  sebetulnya belakangan ini sudah menjadi topik diskusi yang menarik, adanya pro kontra dengan dihilangkannya praktek bentakan dan hukuman  dan dengan berbagai argumen yang dimunculkan, banyak yang menentang dihilangkannya tradisi bentakan namun ada juga yang mendukung pola pendidikan latihan dasar dengan metode baru yang masih dalam wacana. Namun perbedaan itu bukanlah menjadi hal yang menyebabkan perpecahan dikalangan kita.&lt;br /&gt;Adanya perbedaan pola pendidikan latihan dasar di setiap OPA adalah otoritas penuh masing-masing organisasi pecinta alam, tidak ada standar baku yag diterapkan di seluruh pecinta alam Indonesia. Kurikulum pendidikan pecinta alam secara nasional pernah akan dibahas di forum TWKM (Temu Wicara Kenal Medan), namun mayoritas organisasi mapala yang hadir pada saat itu menentang adanya penyamaan pola pendidikan mapala, dengan alasan mapala bukan seperti organisasi yang lain yang mengandalkan sistem organisasi top down (maksudnya dari organisasi yang mempunyai kepengurusan dari pusat ke daerah sampai ranting seperti halnya Pramuka dan organisasi pemerintah lainnya) tapi sistem organisasi Mapala adalah bottom up yang tumbuh dari bawah ( ingat kita solid karena kita bersatu dari kalangan grass root)&lt;br /&gt;Namun ada baiknya memang kita istropeksi bersama-sama benarkah sistem pendidikan pecinta alam kita sudah bagus? Masihkah relevan sistem pendidikan latihan dasar pecinta alam selama ini? Kenapa sekarang peminat calon anggota pecinta alam sedikit? Kenapa banyak anggota pecinta alam yang sudah masuk ke organisasi pada ogah-ogahan mengelola organisasinya?benarkah loyalitas dan dedikasi anggota pecinta alam terhadap organisasinya sudah mulai hilang?benarkah solidaritas antar organisasi PA juga mulai luntur? Dan banyak lagi pertanyaan kenapa- kenapa yang lain.&lt;br /&gt;Pertanyaan- pertanyaan di atas sebetulnya saya yakin bisa terjawab kalau kita mau berpikir kritis dengan kondisi pecinta alam sekarang ini, paradigma pecinta alam zaman dulu, dengan pecinta alam zaman sekarang sangat berbeda, dulu kita akan bangga ketika pasca diklatsar, bangga telah lolos dari pendidikan yang kita anggap hebat, bangga dapat syal kebanggaan kita, bangga dengan seragam kita, bangga bahwa kita adalah orang-orang yang berani menaklukan tantangan (the winner from the challenger), setelah masuk dan menjadi anggota muda kita akan dengan senang hati menuruti perintah senior tanpa merasa adanya tekanan (menunjukan dedikasi kita ke senior), kitapun akan bangga (walaupun dalam prosenya kita banyak pengorbanan)ketika kita bisa melaksanakan sebuah event yang diadakan oleh organisasi kita (menunjukan loyalitas dan dedikasi ke organisasi)  , dan kitapun akan semangat dan bangga ketika kita menyelesaikan jenjang pendidikan pasca diklatsar, diklan( pendidikan lanjut),melaksanakan pelatihan dan pendidikan yang lain untuk bisa  memenuhi tugas akhir (pengembaraan/ekspedisi)supaya mendapat nomor keanggotaan dan menjadi anggota tetap organisasi. Setelah itu kita siap utuk menjadi pengurus organisasi.&lt;br /&gt;Semua itu kita lakukan tanpa adanya keterpaksaan, pengorbanan waktu, kuliah, financial dan pengorbanan-pengorbanan yang lain tidak kita anggap sebagai hal yang berat, kita merasa bangga dengan kita menunjukan loyalitas, dedikasi kita ke organisasi, kita merasakan solidaritas yang tinggi ketika kawan kita sesama pecinta alam sedang mengadakan event, kita bangkit bersama  dan merapatkan barisan ketika kita merasa di injak-injak oleh orang lain, kita bahkan tidak peduli dengan siapa kita berhadapan walaupun mereka orang-orang yang berpengaruh (dosen, bahkan rektor, ataupun pihak birokrasi).tapi  kini apakah kita masih merasakan hal itu? Saya yakin masih ada solidaritas antar OPA, masih ada loyalitas dan dedikasi ke organisasi cumaaaaa......prosentasenya menurun.&lt;br /&gt;Hal itulah yang harus kita instrropeksi bersama-sama, masih perlukah sistem lama ketika kita melakukan rekruitmen anggota baru?masih perlukah sikap senioritas kita? Kita harus bisa memahami paradigma baru OPA sekarang kalau kita tetap bertahan dengan sistem pendidikn yang lama kemungkinan besar anggota OPA semakin sedikit, kita perlu adanya penyegaran sistem, kita perlu membuat sistem rekruitment anggota sesuai dengan kondisi saat ini, kita tidak bisa memaksakan status quo kita sebagai senior, karena pecinta alam sekarang lebih kritis, lebih cerdas untuk bisa mengelola sebuah sistem pendidikan, dan kita sebagai senior jangn terlalu jauh intervensi dengan adik-adik kita. Biarkan adik-adik kita berkiprah dengan cara mereka sendiri ( di ambil dari kata-kata di kaos MAHAPEKA UIN Gunung Jati Bandung). So... Satu Bumi Satu Keluarga....!majulah pecinta alam Indonesia.  &lt;br /&gt;Kurikulum Pendidikan Organisasi Pecinta Alam Perlukah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-1251822522986869183?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/1251822522986869183/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=1251822522986869183' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1251822522986869183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1251822522986869183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/09/kurikulum-pendidikan-organisasi-pecinta.html' title='Kurikulum Pendidikan Organisasi Pecinta Alam Perlukah?'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-2607220783437650511</id><published>2008-09-16T12:00:00.003+07:00</published><updated>2008-09-18T04:28:03.791+07:00</updated><title type='text'>Puteri Indonesia 2008 Promosi Mendaki Gunung</title><content type='html'>Berita dari Kompas.TV.Com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puteri Indonesia Zivanna Letisha Siregar, mendukung kegiatan Indonesia Supervolcano Mountaineering Challenge 2008. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keikutsertaan Zizi tersebut, diungkap dalam acara peluncuran perdana kegiatan Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) yang akan mengadakan lomba mendaki gunung Tambora dan Rinjani. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai upaya mempromosikan Indonesia lewat Visit Indonesia Year 2008, FMI bersama Departemen Kebudayaan dan Pariwisata akan menggelar lomba mendaki dua gunung berapi yang berada di Nusa Tenggara Barat tersebut. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Event ini dimaksudkan untuk menjaring wisatawan nusantara dan mancanegara serta memperkenalan alam dan budaya Indonesia. Tujuan ini juga sejalan dengan misi Zizi sebagai puteri Indonesia untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Event yang akan diikuti kalangan pendaki gunung, pecinta alam dan masyarakat ini akan dilaksanakan pada tanggal 14-28 Oktober. Tidak hanya sekedar mendaki gunung, tapi event ini juga menuntut keterampilan peserta untuk menguasai navigasi darat dan teknik tali temali. Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan ekowisata berbasis mountaineering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sekelumit berita yang aku dapat dari milis jejak petualang, sebuah hal yang merupakan terobosan baru di dunia petualang, seorang puteri Indonesia mendukung wisata petualangan, (gak jauh-jauh dari duta wisata ya?). kalau kemaren aku posting miss Indonesia earth, ternyata sekarang posting Puteri Indonesia,  bukan bermaksud sedang membandingkan ajang pemilihan sejenis itu seh, Cuma sekarang ternyata wilayah pecinta alam (penggiat dan penikmat alam) pun sudah mulai dilirik oleh kalangan yang aku pikir Cuma berorientasi pada kecantikan semata ternyata mereka juga tergerak dengan wisata petualanagan, terlepas hal tersebut merupakan program dalam rangka visit Indonesia Year 2008, paling tidak hal tersebut merupakan sebuah pengakuan bahwa dunia petualangan bukanlah dunia yang hanya sekedar dinikmati oleh oleh minoritas kelompok pecinta alam saja, tapi juga merupakan dunia wisata yang bisa mendatangkan profit bagi pemerintah Indonesia… majulah wisata petualangan Indonesia.....!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-2607220783437650511?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/2607220783437650511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=2607220783437650511' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/2607220783437650511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/2607220783437650511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/09/puteri-indonesia-2008-promosi-mendaki.html' title='Puteri Indonesia 2008 Promosi Mendaki Gunung'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-5082813447584211699</id><published>2008-09-14T03:40:00.006+07:00</published><updated>2008-09-18T04:29:02.047+07:00</updated><title type='text'>MISS Indoesia  EARTH ?? apa dan siapakah mereka?</title><content type='html'>WOW SURPRISE ……! Pertamakali aku katakan ketika mendapat balasan email dari milis Jejak petualang. Kenapa….? karena yang membalas emailku adalah salah seorang duta lingkungan dari ajang pemilihan gelar miss-miss yang ada di Indonesia yaitu   MISS INDONESIA EARTH  ajang pemilihan miss yang  baru pernah aku tahu ketika aku dapat email dari Mentari salah seorang dari 5 kategori miss earth Indonesia, dia sendiri adalah seorang miss water Indonesia 2008.&lt;span id="fullpost"&gt; Miss Indonesia Earth Sebuah ajang pemilihan yang sebetulnya tidak kalah keren dengan ajang pemilihan miss Indonesia, putri Indonesia, abang dan none Jakarta, dan kontes ajang pemilihan miss atau putri yang lainnya. Sebetulnya aku malu sebagai seorang pecinta alam ternyata tidak tahu bahwa di Indonesia ada pemilihan miss earth, sampai kemudian aku dapat email dari mentari kemudian dilanjutkan komunikasi via sms dengan Mentari dan dia menanyakan ke aku “pernah tahu miss earth?’ dengan malunya aku menjawab “belum tuh?” mentari bales smsku  “coba buka di you tube nanti juga tahu”. &lt;br /&gt;Waduh…? kenapa aku sebagai pecinta alam  nggak tahu ajang pemilihan miss Indonesia earth ya? Mungkin ini pertanyaan yang gak mutu , tapi aku mau tanya juga ke kawan-kawan pecinta alam “sudahkah kawan-kawan tahu bahwa di dunia pecinta alam (pecinta lingkungan ) ada ajang pemilihan miss earth?” jawabnya pasti beragam ada yang tahu dan ada yang tidak, kenapa....? Karena aku sendiri baru tahu..kenapa...? ya karena baru dikasih tahu.. kenapa....? Ya karena selama ini jarang ada publikasi tentang pemilihan miss earth di Indonesia, sebetulnya masih banyak pertanyaan kenapa...?&lt;br /&gt;Ajang ini kalah dengan pemilihan miss atau putri Indonesia (bedanya miss sama putri Indonesia di apanya ya?)kalah dengan dengan berita fenomenalnya putri Indonesia yang memakai bikini di ajang miss universe :L Pertanyaan lagi, kenapa? Apa karena media kurang begitu memberitakan ajang pemilihan miss earth Indonesia? Karena selama ini kalau tidak salah baru TV One saja yang menyiarkan secara live ajang pemilihan miss earth?(aku juga baru tahu ketika buka you tube) Terus kalau ia, siapa yang salah...?kita yang jarang nonton tv....?( kebanyakan sinetron gak mutu seh) atau media yang kurang memberitakan di headline Koran, majalah, atau di TV? Pertanyaanya lagi, apa karena ajang ini tidak mempunyai profit ketika diberitakan?kalah dengan miss Indonesia yang begitu mengekspos kecantikan? Hehehe bisa jadi ya? :D   &lt;br /&gt;tentunya banyak pertanyaa yang muncul, apa maksud diadakannya pemilihan miss earth ya?maksudnya tentu saja diharapkan pada Miss Earth (Miss Water, Miss Air, Miss Fire, Miss Eco-tourism dan Miss Earth.) untuk berkiprah dalam ikut menyelamatkan lingkungan.&lt;br /&gt;tentunya  kita bisa berharap pendukung gerakan lingkungan akan semakin banyak dan orang semakin peduli dan mau berbuat untuk menjaga planet bumi yang kecil ini. Alasannya menjaga dan menyelamatkan lingkungan bukanlah kerja segelintir orang tetapi keterlibatan semua orang untuk ikut andil dalam upaya menjaga planet bumi,&lt;br /&gt;Miss Earth memang belum banyak dikenal kiprahnya, tetapi kegiatan ini merupakan hal yang sangat positif dan sangat-sangat pantas untuk mendapatkan dukungan, sebab mereka bukan ‘Putri kecantikan biasa’ tetapi adalah putri yang terpilih bukan hanya dari segi kecantikan saja tetapi tetapi mereka peduli dengan lingkungan disekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita dukung miss earth dengan merapatkan barisan kita menuju INDONESIA HIJAU …..! STOP GLOBAL WARMING.....!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pengen tahu siapa saja miss earth Indonesia 2008? ini dia ...&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/sb_-oFIpPng&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/sb_-oFIpPng&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-5082813447584211699?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/5082813447584211699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=5082813447584211699' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/5082813447584211699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/5082813447584211699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/09/miss-earth-apa-dan-siapakah-mereka.html' title='MISS Indoesia  EARTH ?? apa dan siapakah mereka?'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-3348593929098787248</id><published>2008-09-10T02:20:00.005+07:00</published><updated>2008-09-18T05:33:45.396+07:00</updated><title type='text'>BANGGAKAH KITA DENGAN LABEL PECINTA ALAM?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SMA_jkTnwyI/AAAAAAAAAFM/mUc6XdTKDzs/s1600-h/Angkatan+IX.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SMA_jkTnwyI/AAAAAAAAAFM/mUc6XdTKDzs/s200/Angkatan+IX.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242259846533202722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika kita melihat keseharian karakter kawan-kawan mapala (atau organisasi pecinta alam yang melakukan rekruitmen anggota dengan pendidikan latihan dasar), kita kadang bertanya kenapa mereka mempunyai rasa lebih percaya diri (bahkan kadang &lt;i&gt; iover confidence)&lt;/i&gt;, lebih berani menghadapi tantangan, solidaritasnya tinggi,walaupun kita nggak tahu siapa dia, yang penting sama-sama anggota pecinta alam (&lt;font color="red"&gt;&lt;b&gt;warning &lt;/font&gt;&lt;/b&gt;  : hal ini sering menjadi celah/kelemahan mapala/OPA karena sering ada oknum mapala/OPA dengan alasan kehabisan bekal meminta sumbangan/bantuan ke organisasi mapala/OPA lain). Itu karena ketika melakukan rekruitmen anggota baru kita dengan melakukan kegiatan out door (baca:outbound) dan &lt;i&gt;high impact activity.&lt;/i&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari hasil pendidikan dasar yang memang dominan dengan doktrinasi (untuk loyalitas ke organisasi), diakui atau tidak setelah mengikuti pelatihan dasar kepecinta alaman, seseorang akan menjadi berubah karakternya, yang dulunya pendiam (baca: introvert) akan menjadi menjadi lebih terbuka dalam bergaul, yang dulunya kurang bisa bicara di hadapan publik akan menjadi bisa lancar berbicara di hadapan publik, yang dulunya malu dalam mengeluarkan pendapat akan lebih berani berpendapat dalam forum, dan banyak hal positif yang dipetik dalam organisasi pecinta alam.&lt;br /&gt;Kadang kita berpikir (kalau mau berpikir) kenapa pecinta alam cenderung di cap negatif oleh masyarakat awam? Hanya karena style kita yang kucel,gondrong, berwajah sangar?(aku ganteng lho….?) :D  seneng memakai pakaian butut?, celana jean sobek-sobek? dan atribut yang aneh-aneh atau karena suka mabuk?berantem?dan berbagai karakter negative lainnya. Mari kita renungkan bersama-sama(kawan-kawan pecinta alam semua).&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SMA71pPLKEI/AAAAAAAAAFE/tfkPRBdFiHY/s1600-h/DSCN7537.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SMA71pPLKEI/AAAAAAAAAFE/tfkPRBdFiHY/s200/DSCN7537.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242255759047862338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya pada intinya (bukannya moralis idealis) seorang pecinta alam sejati adalah orang yang mempunyai idealisme tinggi, mau bukti? Dalam melakukan aktifitas mendaki gunung, caving , panjat tebing ataupun kegiatan outdoor lainnya kita mempunyai prinsip, "&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;jangan mengambil sesuatu kecuali gambar/foto, jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak, jangan membunuh sesuatu kecuali waktu“&lt;/span&gt;. Artinya kita tidak boleh merusak alam di sekitar kita, kalau  kita sedang melakukan aktifitas di alam bebas. Cuma sayangnya karena ulah segelintir orang (yang mengaku pecinta alam) melakukan hal yang negatif tersebut maka masyarakat awam men &lt;span style="font-style: italic;"&gt;generalisir&lt;/span&gt; kan (maaf tidak EYD) bahwa pecinta alam adalah orang-orang yang justru suka merusak alam,eksklusif, suka hura-hura, ketika naik gunung,tujuannya memetik bunga edelweis (katanya untuk yayang tercinta), ketika melakukan eksplorer ke gua membawa pulang ornamen gua(buat kenang-kenangan?) ketika melakukan panjat tebing, mencoret-coret tebing yang sudah dipanjatnya biar semua orang tahu bahwa kita pernah memanjat tebing tersebut, so.........?????masih banggakah kita dengan sebutan pecinta alam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetep bangga dong.....? kenapa..........?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tidak menafikan pandangan masyarakat awam yang men justice kita negatif(karena ulah oknum PA), kalau kita terjun ke dunia pecinta alam secara totalitas kita akan merasakan banyak manfaat positif yang bisa kita petik.. apa saja?&lt;br /&gt;1.    kita belajar berorganisasi manfaat positifnya :&lt;br /&gt;ketika terjun di masyarakat umum kita tidak canggung, berani bicara dan  menyampaikan pendapat ke khalayak ramai dengan tidak gagap, kita kan menjadi lebih berani menghadapi permasalan dengan belajar problem solving di organisasi sehingga ketika  kita mendapatkan masalah akan menemukan solusi yang bagus (win-win solution), dengan berorganisasi yang baik  kita tidak mengedepankan ego atau arogansi pribadi/organisasi (menghormati hak dan pendapat orang lain)&lt;br /&gt;2.    memper luas jaringan (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;gaul gitu loh....!)&lt;/span&gt; segi positifnya :&lt;br /&gt;kita akan mendapatkan banyak kawan, baik di tingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional,karena ketika masuk organisasi pecinta alam kita akan sering bertemu dengan kawan-kawan pecinta alam yang lain, contoh di Purwokerto ada FORDIK (forum dinamika pecinta alam Purwokerto) di semarang ada FORPAS (Forum Pecinta Alam Semarang) di banjar negara ada SEKBER (sekretariat bersama ) pecinta alam Banjarnegara, di Yogyakarta ada SEKBER PPA Yogyakarta dan saya yakin masing-masing daerah lain punya perkumpulan yang mewadahi komunitas pecinta alam untuk bisa menyatikan visi dan misi pecinta alam  , itu baru tingkat lokal dan regional, kalau di mapala ada forum yang sifatnya nasional ada TWKM (Temu Wicara Kenal Medan) yang mewadahi mapala seluruh perguruan tinggi di Indonesia, ada MKM (Muktamar Kenal Medan) mewadahi mapala perguruan tinggi di bawah Depag (PTAIN) forum TWKM dan MKM ada yang namanya PIN (Pusat Informasi Nasional) yang menjadi koordinator Mapala se-Indonesia di bawahnya ada PID (Pusat Informasi Daerah) mengkoordinir Mapala di tingkat propinsi dan  ada PIW (Pusat Inforasi Wilayah) mengkoordinir Mapala Di wilayah setingkat eks karesidenan atau gabungan beberapa kabupaten. Selain itu ada latgab PTM mewadahi mapala perguruan tinggi di bawah yayasan Muhammadiyah, ada Gladian Pecinta Alam yang mewadahi seluruh komponen pecinta alam Indonesia (cikal bakal lahirnya Kode Etik Pecinta Alam Indonesia)dan lain sebagainya. Dilain organisasi pecinta alam secara umum juga banyak organisasi yang mewadahi hoby kawan-kawan pecinta alam yang  mempelajari dan melakukan kegiatan pecinta alam secara spesifik, ada FPTI (federasi Panjat Tebing Indonesia) FAJI ( federasi Arung Jeram Indonesia), Mountainering Indonesia, Orientering Indonesia dan banyak lagi yang lainnya...aaa.aaaa (kayak lagunya bang haji) yang bisa bersifat adventure(hoby petualangan) atau sport (prestasi) bahkan banyak yang menjadikan kegiatan hobby menjadi prestasi bahkan  profit (bisnis). selain organisasi yang berkutat dibidang petualangan kita juga bisa punya koneksi dengan instansi pemerintahan, dari polisi(karena sering ijin melakukan kegiatan ) SAR( sering melakukan kegiatan bersama ketika ada bencana), jangan salah pecinta alam juga merupakan salah satu komponen SAR di Indonesia lho karena kita punya skill dan keberanian yang bagus di lapangan, kementrian lingkungan hidup, kementrian pemuda dan olah raga, departemen pariwisata karena pecinta alam juga menjadi duta wisata petualangan( hehehe ceritanya mengklaim sendiri gitu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selain hal  yang di atas ketika kita masuk organisasi pecinta alam maka kita akan mendapatkan pengalaman baru dengan mengenal wilayah lain di Nusantara atau bahkan dunia seperti ekspedisi  naik gunung, panjat tebing, eksplorasi gua, tanpa keluar biaya banyak bahkan gratis (kan di bayarin sponsor?), bisa ngrasain naik KA gratis atau naik KA bisnis bayar tiket anak-anak( hehehe pengalaman dari Palembang ke Lampung kehabisan bekal habis dari Kerinci) naik kapal fery tiket anak-anak (Lembar-padang bay waktu dari rinjani)naik pesawat (jarang lho kita punya duit....tapi pas mau mendaki gunung luar pulau bisa naik pesawat hehehe)juga naik bis eksekutif AC bayar Cuma separo hehehe( Bali-Surabaya waktu dari gn Agung), jadi jangan dikira pecinta alam orangnya kaya-kaya, bisa keliling Indonesia (kita Cuma modal percaya diri bisa lobying, tekad dan keyakinan kok....ceilee.......!) bahkan teman-temenku dari UPL MPA Unsoed Purwokerto bisa naik  Gunung elbrus di Rusia,tanpa keluar biaya banyak seperti yang kita bayangkan, kebayang gak mereka ngeluarin badget 80juta untuk mendaki gunung ke Rusia , (aku sendiri gak berani ngebayangin)&lt;br /&gt;Sekali lagi kita melakukan kegiatan alam bebas bukan berari kita ini orang kaya atau sok kaya, menjadi pecinta alam itu harus pinter menggali potensi kita dengan cara berorganisasi ( dengan catatan tidak hanya sekedar jadi follower saja lho), pinter lobbying, pinter bergaul, bisa adaptasi dimana saja (bukan bunglon lho). Kita boleh berpenampilan kucel, gondrong, gimbal, dan lain sebagainya, tapi juga harus bisa menempatkan diri, ada saatnya kita harus rapi ( jangan mentang-mentang pecinta alam yang idealis jadi jarang mandi hehehe, sorry yang ngerasa kesindir), jadi kita bisa mempunyai bargaining position di mata masyarakat awam atau pemerintah...&lt;br /&gt;So....? mari kita bangga menjadi pecinta alam Indonesia, cinta damai, anti anarkis,bisa populis,tidak mengedepankan arogansi organisasi (sama-sama pecinta alam Bro…!) tunjukan pada dunia bahwa kita bukan bagian dari perusak alam.&lt;br /&gt;Bravo Pecinta Alam Indonesia maju dan rapatkan barisan menuju Indonesia HIJAU……!&lt;br /&gt;STOP GLOBAL WARMING…!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Lestari &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-3348593929098787248?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/3348593929098787248/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=3348593929098787248' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/3348593929098787248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/3348593929098787248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/09/banggakah-kita-dengan-label-pecinta.html' title='BANGGAKAH KITA DENGAN LABEL PECINTA ALAM?'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SMA_jkTnwyI/AAAAAAAAAFM/mUc6XdTKDzs/s72-c/Angkatan+IX.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-7368492581408946795</id><published>2008-09-05T21:30:00.006+07:00</published><updated>2008-09-18T05:34:20.396+07:00</updated><title type='text'>MEMORY  EKSOTISME RINJANI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SL_klr9vLwI/AAAAAAAAAEE/WOH3REEaFqY/s1600-h/sembalun+rinjani.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SL_klr9vLwI/AAAAAAAAAEE/WOH3REEaFqY/s200/sembalun+rinjani.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242159827390508802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil melihat foto-foto kenangan kegiatan alam bebas yang pernah aku lakukan jadi pengen mem posting tentang pengalamanku dulu waktu naik gunung Rinjani, salah satu gunung berapi di Indonesia yang terkenal ke seantero dunia dan berketinggian 3.726 m dpl, merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dan  menjadi incaran pencinta petualangan alam bebas.Terletak di sebelah utara tanah Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ketinggian puncaknya hanya terkalahkan oleh Pegunungan Jayawijaya di tanah Papua dan Gunung Kerinci (gunung berapi tertinggi pertama di Indonesia)yang berada di tanah Sumatera.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;September tahun 2005 (tanggal tepatnya lupa)aku pernah naik dalam rangka mendampingi temen- temen anggota muda  FAKTAPALA STAIN Purwokerto melakukan pengembaraan ke gunung Rinjani dan gunung Agung (Bali), di tim anggota muda ada Dugo, Jibeng, Che-leng dan indah ketel (satu-satunya cewek dalam tim) aku sendiri bersama Drx di tambah Guplo dan Jackie, kita naik lewat jalur Sembalun Lawang dengan perhitungan pos awal pendakian di jalur ini relatif murah dan mudah dijangkau dengan transportasi umum, disisi lain kita juga baru pertama kali naik ke Rinjani&lt;br /&gt;Persiapan awal kita untuk melakukan pendakian kita melakukan pengumpulan data  informasi, peta dll dari kawan-kawan UPL MPA Unsoed, Mapala Satria UMP dan beberapa perhimpunan Mapala di Purwokerto (sorry tidak aku sebut satu persatu). Setelah itu pada hari H keberangkatan kita melakukan upacara pelepasan denga di lepas oleh pembina FAKTAPALA Bapak Bahrul Ulum dan PK III bapak Najib, setelah selesai, dengan di antar temen-temen kita menuju Stasiun Purwokerto untuk naik KA Gaya Baru Malam (19.00)menuju ke Surabaya sampai ke Surabaya  rencana mau nyambung dengan kereta ke Banyuwangi di st Wonokromo tapi karena kereta dari purwokerto telat ya batal dech nyambungnya, akhirnya kita naik bus ke terminal Bungurasih.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SL_lsOeVtpI/AAAAAAAAAEU/eTOsCoxzOgw/s1600-h/puncak+rinjani.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SL_lsOeVtpI/AAAAAAAAAEU/eTOsCoxzOgw/s200/puncak+rinjani.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242161039244899986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya kita sudah kontek alumni di Surabaya tapi karena dia sibuk kerja akhirnya tidak sempat jemput, terpaksa dech kita berbingung ria di Bungurasih, sampai akhirnya kita ditawari salah satu perusahaan otobus untuk istirahat di loketnya, kemudian transakasi dan disepakati harga 135.000 /orang untuk sampai ke Mataram, sambil menunggu pemberangkatan ke Mataram kita bersih-bersih badan dulu (bau badan bro abis melakukan perjalanan panjang). Tepat pukul 13.00 waktu Surabaya kita berangkat menuju mataram, tak terasa dalam perjalanan kita banyak tidurnya, tengah malam (gak tahu jam berapa) kita mampir makan malam disebuah restoran (Situbondo)untuk makan malam (gratis bro satu paket sama tiket bus), -+ jam 4 pagi kita sampai pelabuhan ketapang dan menyeberang ke Gilimanuk.&lt;br /&gt;Setelah itu kita menuju ke pelabuhan Padang bay untuk menyeberang ke gerbang pelabuhan laut Lembar, perjalanan menuju terminal bus di Kota Mataram. Di terminal kita mencari bemo (sebutan untuk angkutan kota mataram) menuju ke Universitas Mataram untuk keperluan transit di Graha Pala Rinjani (GPR UNRAM) di situ kita di sambut oleh Yuda (si gimbal), kebetulan sedang ada kegiatan outdoor jadi sekre GPR sepi, rencana mau langsung cabut ke Sembalun tapi karena beberapa teman capek di putuskan untuk istirahat dulu.&lt;br /&gt;Eh…..bukannya kita bisa istirahat malah di goda untuk jalan-jalan ke pantai senggigi sama Yuda waaaah dengan semangatnya kita berangkat ke pante Senggigi, di jalan kita bertemu dengan joker salah satu anggota GPR juga. Tiba di Senggigi kita puas-puasin dech main kano, berenang, cuci mata liat cw2 bule #@%&amp;amp; hehehe sampai sunset… malem kita balik ke sekre GPR untuk packing persiapan perjalanan esok hari.&lt;br /&gt;Diantar yuda sampai di jalan jalur bemo (dekat kampus) kita mencarter kendaraan jurusan Mataram-Aikmel. Sekira 1 jam perjalanan, sampailah di pasar Aikmel, persiapan logistic di pendakian kita belanja dulu setelah itu kita naik kendaraan elf yang langsung menuju pos pendakian Sembalun Lawang.&lt;br /&gt;Selama menempuh perjalanan, kita melewati hutan tropis ditambah atraksi monyet liar di pinggiran jalan. Areal perkebunan kol, cabai dan bawang terbentang luas. Selain itu, tersaji pemandangan ngarai hijau mempesona yang dihuni suku Sasak tradisional, suku asli Pulau Lombok. Setiba di pos pendakian Sembalun Lawang,  kita  mendaftarkan diri. Sebelum keberangkatan, petugas jagawana memberikan pesan agar menjaga kebersihan dan menghormati adat istiadat penduduk setempat. Tak lupa diterangkan pula lokasi mata air yang tersembunyi. Bagi yang membutuhkan, tersedia jasa guide (pemandu) atau porter (tenaga angkut), yang dilengkapi penyewaan peralatan serta perbekalan standar pendakian gunung. Pengelolaan jasa wisata yang melibatkan suku Sasak ini, menerapkan tarif berbeda bagi wisatawan asing dan wisatawan lokal.&lt;br /&gt;Akhirnya setelah persiapan pendakian matang kita berangkat, sebelum berangkat kita berdo’a bersama untuk keselamatan kita semua, tantangan awal yang mesti ditempuh adalah padang sabana yang luas dan berbukit-bukit. Karakteristik alam ini memberikan pengalaman baru bagi kita  yang biasa mendaki pegunungan di tanah Jawa. Biasanya pegunungan di Jawa lebih banyak menyuguhkan hutan homogen dan heterogen. Dikarenakan  Tanah tandus berdebu disertai iklim yang menyengat membuat stamina cepat terkura akhirnya dengan berbagai pertimbangan (beberapa teman fisiknya ngedrop) akhirnya kita camp di bawah pos I (tepatnya di jembatan), kita melakukan camp malam pertama di gunung Rinjani. Keesokan paginya sekitar jam 5.30 kita bangun dan melakukan aktifitas pagi, setelah itu jam 8an kita cabut dengan       &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SL_kKvy66BI/AAAAAAAAAD8/uEReubkmmBU/s1600-h/segara+anakan.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SL_kKvy66BI/AAAAAAAAAD8/uEReubkmmBU/s200/segara+anakan.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242159364562413586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;tekad sampau ke pelawangan. Dalam perjalanan kita di salip rombongan suku sasak yang menurut info dari mereka akan melakukan ritual.Setelah menempuh perjalanan sekitar 7 jam, sampailah di pos 3 kita melakukan  istirahat kurang lebih satu setengah jam, kemudian melanjutkan perjalanan. Sampai akhirnya di tujuh puncak penyesalan fisik kita bener-bener drop, satu persatu kawan-kawan tumbang tapi kita tetap bertekad sampai pelawangan (ingat gak ndah kamu nangis kecape’an hehehehe...malu tuch). Dengan penuh perjuangan sampelah kita di pelawangan pas adzan maghrib dengan di sambut hembusan angin yang sangat kuat dan dingin.&lt;br /&gt;Dengan semangatnya kita langsung mendirikan tenda di tempat yang tidak banyak angin (kita gak sampai di tempat camp karena sudah drop semua) masak, makan malam, evaluasi pergerakan, akhirnya tidur kecapekan. Bangun jam 2 pagi kita langsung packing dan bersiap untuk summit attach, akhirnya kita berjalan sampai ketempat camp yang sesungguhnya, buka tenda lagi untuk menyimpan carrier yang tidak mungkin dibawa kepuncak (kan mau balik lagi....?) jam 3 kita langsung summit attach bareng sama bule-bule dari swedia, england, australia dan prancis(gila meeen fisiknya luar biasa kuat untuk track). Niatnya kita mau liat sunrice di puncak tapi fisik keteter akhirnya kita cuma bisa foto sunrice di balik punggungan sebelah kiri aja. Sampai puncak kita sekitar jam 7.30 kalah jauh sama bule-bule yang udah pada turun duluan. Di puncak kita summit party (hehehe keren ya?) foto-foto narsis sampai jam 9an karena kondisi panas banget akhirnya kita turun.&lt;br /&gt;Sampai hampir pelawangan kita di sambut kera-kera liar yang ngrubutin kita (mau foto bareng idola dan minta tanda tangan katanya wkwkwkwk) :D akhirnya dengan sedikit bujukan roti tawar dan buah-buahan kera-kera itu langsun pergi (gak tahunya kelaparan bro….!) sampai pelawangan kita jam 13an dan langsung packing persiapan menuju ke Segara anakan. Oh ya di sini kita ketemu dengan rombongan dari jakarta yang bawa kambing muda ke pelawangan bro (mau dibikin kambing guling di danau katanya) sedaaaaap......!&lt;br /&gt;Jam 17an kita nyampe ke pantai danau segara anakan (temen-temen pada nggrundel katanya dari pelawangan ke Segara anakan Cuma 2 jam gak tahunya.......!) :D, buka tenda di pinggir pantai bertetangga dengan rombongan jakarta (mau pesta pantai neh hehehehe). Jam 21an kita dikirimi gule dan sate daging kambing muda (jarang-jarang kan di gunung bikin gule dan sate)wuaaaaah senengnyaaaa. :D ngobrol sana sini akhirnya kita tidur juag.&lt;br /&gt;Bangun kita terkaget dengan banyak orang yang sedang melakukan ritual di depan tenda (Suku sasak Hindu yang kemaren ketemu) pakaiannya semua putih-putih,supaya gak mengganggu ritual kita minggir ke sebrang danau sekalian mandi, berengan dan (ini yang di arepin) mancing bro....! banyak banget ikannya, kita pake umpan gethuk dari ubi, ternyata dapet ikan kalper dan mujahir banyak (jacky yang paling jago) gede2 lagi, makan siang kita pake menu yang sangat bergizi :D,&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SL_lBN5pFII/AAAAAAAAAEM/aFZ4AfDOlQ4/s1600-h/rinjani-backdrop.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SL_lBN5pFII/AAAAAAAAAEM/aFZ4AfDOlQ4/s200/rinjani-backdrop.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242160300356605058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;                                                             Segara Anakan back drop&lt;br /&gt;setelah semuanya terpuaskan kita packing untuk persiapan melanjutkan perjalanan ke senaru (uhf .....pengennya lama tapi ngejar waktu ke gunung Agung seh) setelah foto-foto bareng sama kawan-kawan jakarta (sory lupa namanya) bareng bule-bule yang camp bareng akhirnya kita cabut sekitar jam 13an.. berjalan menyusuri pinggir danau, masuk hutan cemara, melewati padang edelweis, sampailah kita di pelawangan senaru jam 17an, langsung buka tenda sambil menikmati pemanangan dibawahnya, segara anakan, gunung baru uhf luar biasa kebesaran tuhan, peandangan yang sangat menakjubkan, menjelang malam kita masak, makan malam, evaluasi, canda ria akhirnya tidur.&lt;br /&gt;Bangun jam 5an, keluar tenda melihat sunrice di balik gunung agung bali, wuih indahnyaaaa.....! setelah agak siang kita masak, packing, dan turun dari pelawangan jam 7an, denga target hari ini harus sampai ke mataram lagi. Dengan ngebut gunung akhirnya sampai di pos pelawangan Senaru jam 14an, kita bersih-bersih badan (bau bro....!)dan cari info tentang kebudayaan sasak, beli kaos (oleh oleh untuk temen2), jam 16.30 kita carter mobil ke mataram, tapi transaksi tidak menemui kesepakatan sampai mataram akhirnya kita diturunkan di tengah jalan dech ....! untung ketemu sama mahasiswa UNRAM akhirnya di tolong dengan menstop mobil pribadi untuk mengantar ke Mataram, akhirnya dengan kesepakatan 70rb supir mobil pribadi itu mau mengantar ke kampus UNRAM, sampai UNRAM malem hari,kita di sambut sama temen-temen GPR di sekre, setelah beramah tamah kita akhirnya tidur.&lt;br /&gt;Keesokan harinya kita bersilaturahmi ke IAIN Mataram (amanat rektor kita bro) disambut sama temen-temen BEM (karena nggak ada MAPALAnya) luar biasa penyambutanyya salut deh sama presma dan mentri-mentrinya yang dengan begitu antusias menyambut tamu dari jawa hehehe (Syukron katsiron), kemudian kita menghadap ke rektor sambutanya juga luar biasa(termakasih pak sangunya) ;-). Bahkan kita disediakan mobil kampus menuju ke palabuhan lembar (senengnya):D, dengan diantar kawan-kawan BEM IAIN Mataram kita meninggalkan pulau seribu masjid, pengalaman yang entah kapan  akan terulang lagi. Say good bay NTB see u tomorrow.......!!hiks hiks hiks&lt;br /&gt;Thanks to :&lt;br /&gt;- Special Allah SWT&lt;br /&gt;- Ketua STAIN Purwokerto (Drs Kharirie,M.Ag)&lt;br /&gt;- PK III STAIN Purwokerto(Drs.M.Najib.M.Hum&lt;br /&gt;- Rektor IAIN Mataram&lt;br /&gt;- GPR (Graha Pala Rinjani) Mataram ,yuda, joker dkk&lt;br /&gt;- BEM IAIN Mataram&lt;br /&gt;- Kawan-kawan FAKTAPALA&lt;br /&gt;- Dan yang lain yang tidak bias saya sebutkan satu persatu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-7368492581408946795?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/7368492581408946795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=7368492581408946795' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/7368492581408946795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/7368492581408946795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/09/memory-rinjani-2005.html' title='MEMORY  EKSOTISME RINJANI'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SL_klr9vLwI/AAAAAAAAAEE/WOH3REEaFqY/s72-c/sembalun+rinjani.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-1349478178354472347</id><published>2008-09-03T17:13:00.012+07:00</published><updated>2008-09-18T04:44:49.537+07:00</updated><title type='text'>G.SLAMET Awal ekspedisi TRIPLE S PASCAL  2008</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SL5ro9ZGxAI/AAAAAAAAADc/uHVd8vO_xnw/s1600-h/DSC04654.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SL5ro9ZGxAI/AAAAAAAAADc/uHVd8vO_xnw/s200/DSC04654.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241745367724639234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SL5prZwGmjI/AAAAAAAAADU/-odvFXc79f0/s1600-h/DSC04642.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SL5prZwGmjI/AAAAAAAAADU/-odvFXc79f0/s200/DSC04642.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241743210673773106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;23-26 agustus kemarin kita kedatangan tamu dari PASCAL (Pasukan Pecinta Alam)STIMIK SINUS Surakarta mereka sedang mengadakan EKSPEDISI TRIPLE S (Slamet Sumbing Sindoro) diantara temen2  dari PASCAL ada juga Mapala Combat juga (kalau tidak salah ;-)),  kebetulan kawan kita dari FAKTAPALA (Ade dan Rising) yang mengantar perjalanan pendakian ke gunung Slamet lewat jalur Baturraden. Alkhamdulillah  sampai turun dari G slamet dan kembali ke gerbong (basecamp) FAKTAPALA semuanya &lt;span id="fullpost"&gt;sehat wal afiat, selanjutnya mereka melanjutkan  perjalanan ke Sumbing Sindoro tanpa kita lagi Hiks....hiks, mang kalau ada pertemuan pasti ada perpisahan yaaa :'-(...&lt;br /&gt;untuk kawan-kawan PASCAL, COMBAT dan satu lagi siapa ya???? gak sempat kenalan seh(maklum dech sibuk sama gawean). mohon maaf kalau selama di Purwokerto kurang berkenan sama sambutan dan jamuannya.. semoga persaudaraan dan persahabatan kita tetap langgeng amien&lt;br /&gt;Bravo MAPALA Indonesia !&lt;br /&gt;Salam Lestari&lt;br /&gt;ada oleh-oleh  beberapa foto in action mereka di puncak Gn Slamet&lt;br /&gt;untuk lihat photo yang lain&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bralinkadventure.multiply.com/" target="blank"&gt; klik di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-1349478178354472347?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/1349478178354472347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=1349478178354472347' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1349478178354472347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1349478178354472347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/09/gslamet-awal-ekspedisi-triple-s-pascal.html' title='G.SLAMET Awal ekspedisi TRIPLE S PASCAL  2008'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SL5ro9ZGxAI/AAAAAAAAADc/uHVd8vO_xnw/s72-c/DSC04654.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-591948457764586116</id><published>2008-09-01T15:00:00.001+07:00</published><updated>2008-09-18T05:07:08.179+07:00</updated><title type='text'>KODE ETIK PECINTA ALAM  INDONESIA</title><content type='html'>&lt;h3 class="title"&gt;Kode Etik Pecinta Alam Se-Indonesia&lt;/h3&gt;       &lt;div id="container"&gt;       “ PECINTA ALAM INDONESIA SADAR BAHWA ALAM BESERTA ISINYA ADALAH CIPTAAN TUHAN YANG MAHA ESA “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“PECINTA ALAM INDONESIA SEBAGAI BAGIAN DARI MASYARAKAT INDONESIA SADAR AKAN TANGGUNG JAWAB KAMI KEPADA TUHAN, BANGSA DAN TANAH AIR ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” PECINTA LAM INDONESIA SADAR BAHWA PECINTA ALAM ADALAH SEBAGAI MAKHLUK YANG MENCINTAI ALAM SEBAGAI ANUGERAH TUHAN YANG MAHA ESA “&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan hakekat diatas kami dengan kesadaran menyatakan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memelihara alam beserta isinya serta menggnakan sumber alam sesuai dengan kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mengabdi kepada Bangsa dan Tanah Air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitar serta menghargai manusia dan kerabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Berusaha mempererat tali persaudaraan antara pecinta alam sesuai dengan azas pecinta alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Berusaha saling membantu serta menghargai dalam pelaksanaan pengabdian terhadap Tuhan, Bangsa dan Tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disyahkan bersama dalam GLADIAN IV – 1974 Di Ujungpandang Pukul 01.00 WITA      &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-591948457764586116?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/591948457764586116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=591948457764586116' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/591948457764586116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/591948457764586116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/09/kode-etik-pecinta-alam-indonesia.html' title='KODE ETIK PECINTA ALAM  INDONESIA'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-7863021976217193005</id><published>2008-08-31T15:47:00.014+07:00</published><updated>2008-09-18T04:45:26.827+07:00</updated><title type='text'>Oleh-oleh Dari Negeri Serumpun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SMAX-KL1KOI/AAAAAAAAAE0/swqiUIvUBO8/s1600-h/IMG_0627.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SMAX-KL1KOI/AAAAAAAAAE0/swqiUIvUBO8/s200/IMG_0627.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242216322912561378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendaki gunung sahabat alam sejati&lt;br /&gt;Jaketmu penuh lambang, lambang kegagahan&lt;br /&gt;Memproklamirkan dirimu pencinta alam&lt;br /&gt;Sementara maknanya belum kau miliki&lt;br /&gt;Ketika aku daki dari gunung ke gunung&lt;br /&gt;Disana kutemui kejanggalan makna&lt;br /&gt;Banyak pepohonan merintih kepedihan&lt;br /&gt;Dikuliti pisaumu yang tak pernah diam&lt;br /&gt;Batu – batu cadas merintih kesakitan&lt;br /&gt;Ditikam belatimu yang bermata&lt;br /&gt;Hanya untuk mengumumkan pada khalayak&lt;br /&gt;Bahwa disana ada kibar benderamu…&lt;br /&gt;Oh alam.. korban keakuan&lt;br /&gt;Oh alam.. korban keangkuhan&lt;br /&gt;Maafkan mereka yg tak mau mengerti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesindir gak ya ketika kita membaca syair lagu di atas?(aku gak tahu lagu siapa dan belum pernah denger) maaf mbak dian aku petik tulisanmu(dari jejak petualang@yahoogroups.com) .&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kawan-kawan MAPALA (pecinta alam, penggiat alam bebas/penikmat alam bebas) yang tercinta, mari kita renungkan sejenak tulisan di atas, benarkah kita seperti itu? Banggakah kita dengan status pecinta alam?Sadarkah kita bahwa pecinta alam juga bagian dari perusak alam? Kalau kita cermati pecinta alam dan perusak alam itu batasannya sangat tipis, apa bedanya kita (pecinta alam)dengan orang yang hanya sekedar mendaki gunung, membawa makanan instant dan kemudian membuang sampah di gunung?Membaca kisah mbak dian(maaf kalau saya salah nama) kita harusanya nyadar dan malu, pengelolaan wisata petualangan di Indonesia belum sebagus di Gunung Ledang Johor, ada entrance fee, camp site, guide, dll. Bahkan Untuk deposit sampah juga ada, artinya sampai permasalahan sampah di gunung tersebut secara detail sangat di perhatikan (sudah adakah di Indonesia yang menggunakan jaminan seperti itu?) pengalaman aku ketika mendaki Gunung di Indonesia (ceritanya sok tahu tapi belum keliling Indonesia seh...) yang secara detail diperiksa seperti itu hanya gunung Semeru (kata temen-temen gunung Gede pangrango juga ya?), itupun tidak menjamin pendaki gunung tidak akan membuang sampah sembarangan, terbukti masih banyak sampah yang tertinggal(tidak dibawa turun) terutama di pos kalimati (ada bak sampah seh tapi tetep aja gak bersih, mang siapa yang mau bawa ke TPA?)Bahkan gunung Rinjani tercinta yang notabene bertaraf Internasional (kayak hotel bintang lima ya?aku tulis bertaraf internasional karena banyak bule luar negeri yang mendaki hehehe. ) sistem pendakiannya belum seketat gunung Ledang johor, kita hanya menyewa guide tanpa ada jaminan deposit sampah, artinya sistem pendakian di sini hanya melihat gunung hanya sebagai asset ekonomi warga sekitar tanpa ada pemeliharaan aset wisata petualangan tersebut. Kita seharusnya iri dengan gunung Ledang Johor, kalau aku bayangkan seh kayaknya jauh banget lho fasilitasnya, di rinjani banyak toilet setiap Posnya tapi (maaf)jorok bgt. Bahkan banyan toilet yang tumbang, apalagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngarepin&lt;br /&gt;ada stop kontak di setiap  pos untuk bisa charger HP (jauh pangang dari api kalee).&lt;br /&gt;Kita bisa belajar banyak dengan sistem di gunung Ledang johor (jangan hanya konfrontasi terus dengan negeri serumpun kalee). betul kata mbak dian sehebat-hebatnya gunung di luar negeri lebih baik gunung di Indonesia (ceritanya nasionalis dunk) walaupun sistemnya belum sebagus gunung Ledang Johor. So .....mari kita sebagai komunitas penggiat alam bebas jadikanlah diri kita pioneer pejuang lingkungan.... dan kita bantu program wisata petualang dari pemerintah RI dengan cara kita...(sayangnya kita bukan bagian dari Stake Holder negara ini hehehehe...mimpi kali yee)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Special Thanks to : mbak dian atas tulisan pengalaman di gunung Ledang johor salam ya buat suami, salam kenal untuk kalian berdua.&lt;br /&gt;Bisa gak yaa kapan2 kita naik bareng di gunung Indonesia???(aku tunggu di gunung Slamet, Purwokerto Jawa Tengah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10;"   lang="NO-BOK"&gt;link poto: &lt;a rel="nofollow" target="_blank" href="http://dieend18.multiply.com/photos/album/162"&gt;http://dieend18. multiply. com/photos/ album/162&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-7863021976217193005?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/7863021976217193005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=7863021976217193005' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/7863021976217193005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/7863021976217193005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/08/cerita-dari-negeri-tetangga.html' title='Oleh-oleh Dari Negeri Serumpun'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SMAX-KL1KOI/AAAAAAAAAE0/swqiUIvUBO8/s72-c/IMG_0627.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-1832814005505332714</id><published>2008-08-30T07:59:00.008+07:00</published><updated>2008-09-18T04:47:04.046+07:00</updated><title type='text'>Pendakian gunung SUSI (Sumbing Sindoro)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SLtsW_Psp-I/AAAAAAAAACQ/QGuqT1zFKEo/s1600-h/Pherlee+puncak+sumbing.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SLtsW_Psp-I/AAAAAAAAACQ/QGuqT1zFKEo/s200/Pherlee+puncak+sumbing.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240901733565900770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gunung Sumbing&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan gunung yang mempunyai ketinggian setinggi 3.371 Mdpl, terletak di kabupaten wonosobo Jawa tengah, Indonesia dengan koordinat 7.384° LS 110.070° BT Jenis Stratovolcano, untuk menaiki gunung ini kita bisa memulai perjalanan dari Purwokerto dengan naik Bus jurusan Purwokerto-Semarang dengan biaya Rp 15.000,-. Perjalanan dari purwokerto menuju pos pendakian gunung Sumbing di desa Garung menghabiskan waktu -+ 3jam, setelah turun dari Bus, kita bisa langsung menuju pos pendakian dengan jalan kaki -+ 100m untuk mengurus perijinan pendakian, tiket Rp 3500,-(kalau belum ada perubahan) setelah itu kita bisa melanjutkan perjalanan menuju puncak. Sebelum perjalanan sebaiknya kita melakukan cheking barang bawaan kita, jangan lupa membawa air sebanyak-banyaknya karena mata air di pos 1 (jalur baru)belum tentu mengalir.&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan menuju puncak biasanya sekitar 8 jam dan turun -+ 4-6jam (lebih enak mendaki malam pemandangan kota lebish eksotis dan tidak terlalu panas-pen)Kita bisa memilih jalur baru atau jalur lama, kalau jalur baru kita melawati arah kanan batas desa, tapi kalau kita melewati jalur lama kita langsung lurus menuju track, dalam pendakian awal mata kita harus waspada melihat petunjuk jalur karena jalur pada awal pendakian berupa ladang (sayuran dan tembakau)sehingga kita sering salah jalur dan mengakibatkan kita tersesat. Dua jalur (lama dan baru)tersebut bertemu di Pestan, lokasinya lumayan lebar untuk camp tapi kadang berbahaya kalau ada badai karena areanya sangat terbuka, sebaiknya kalau kita mau mendirikan camp di watu kotak sebelah atasnya Pestan. di watu kotak pendaki yang baru pernah naik gunung Sumbing sering terjebak dengan puncak semu, untuk itu mata kita harus tetap waspada melihat petunjuk jalur, setelah watu kotak kita belok kiri menuju tanah putih, dari tanah putih sekitar 1 jam kita akan sampai puncak gunung Sumbing yang tidak terlalu lebar, jadi hati-hati untuk tidak terjatuh ke jurang yang ada di depan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gunung Sindoro&lt;/b&gt; (sundoro)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung yang mempunyai ketinggian setinggi 3,150 Mdpl dan terletak perbatasan kabupaten Temanggung  dan Wonosobo Jawa Tengah Indonesia, perjalanan mendaki gunung Sundoro biasanya satu paket dengan pendakian gunung sumbing, karena letak gunung Sundoro bersebalahan dengan gunung Sumbing, setelah turun dari gunung Sumbing (jalur Garung) kita bisa melanjutkan pejalanan ke pos pendakian gunung Sumbing di desa Kledung dengan naik bus jalur kearah semarang dengan ongkos Rp 1000,- atau kita jalan kaki karena jarak tempuhnya -+ 1Km dari pos pendakian Garung.  Setelah kita melakukan perijinan di Pos Kledung  dengan biaya Rp 3500,-(kalau belum ada perubahan) disarankan membawa banyak air karena di jalur pendakian tidak terdapat mata air. Perjalanan mendaki ke puncak sundoro -+8 jam dan turun 4-6jam&lt;br /&gt;Perjalanan menuju pos 1 kita akan melewati sawah dan ladang penduduk, jalur ini merupakan jalan berbatu yang sudah tertata rapi sampai kemudian kita berbelok ke kanan menuju pos 2, mata kita tetap harus waspada karena banyaknya jalur di ladang akan membuat kita tersesat, setelah pos 2 perjalanan mulai menanjak menuju pos 3 di sini terdapat camping ground yang lumayan lebar sehingga kita bisa melaukan camp. Dari pos 3 kita bisa melihat puncak semu (pertama kali naik akan di kira puncak) dan dalam perjalanan kita akan tiga kali melihat puncak semu sebelum sebelum sampai di puncak sebenarnya. Sampai di puncak kalau kita beruntung akandapat melihat danau di tengah-tengah kawah yang mati, di sini terdapat puncak yang sangat lebar (jalur tambi) seperti lapangan sepak bola.&lt;br /&gt;Dalam melakukan pendakian di gunung Sumbing dan Sundoro disarankan hati-hati kalau membuat perapian, karena cuaca yang kering menyababkan rawan kebakaran, apalagi tumbuh-tumbuhan di wilayah dua gunung ini di dominasi oleh semak dan alang-alang yang mudah tebakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : wikipedia dan catatan pribadi&lt;br /&gt;SELAMAT KEPADA TIM EKSPEDISI TRIPLE S(Slamet Sindoro Sumbing) 2008 PASCAL Surakarta, terimakasih sudah mampir ke gerbong FAKTAPALA, semoga persaudaraan kita akan selalu terjalin erat.&lt;br /&gt;Untuk ana KOMBAT salam tuh dari ADE JUNAEDI ;-)))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadikanlah diri kita sebagai pejuang lingkungan.&lt;br /&gt;STOP GLOBAL WARMING&lt;br /&gt;Salam Lestari………!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-1832814005505332714?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/1832814005505332714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=1832814005505332714' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1832814005505332714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1832814005505332714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/08/pendakian-gunung-susi-subing-sindoro.html' title='Pendakian gunung SUSI (Sumbing Sindoro)'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SLtsW_Psp-I/AAAAAAAAACQ/QGuqT1zFKEo/s72-c/Pherlee+puncak+sumbing.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-4634774425964954639</id><published>2008-08-29T22:20:00.009+07:00</published><updated>2008-09-18T04:47:50.258+07:00</updated><title type='text'>Mahameru Puncak para Dewa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SLgUvqWhGbI/AAAAAAAAACI/8wII6_bvPyE/s1600-h/180px-Mahameru-volcano.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SLgUvqWhGbI/AAAAAAAAACI/8wII6_bvPyE/s200/180px-Mahameru-volcano.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239960975500712370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gunung Semeru adalah gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa, dengan puncaknya Mahameru, 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl). Kawah di puncak Gunung Semeru dikenal dengan nama Jonggring Saloka.Posisi gunung ini terletak diantara wilayah administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang, dengan posisi geografis antara 8°06' LS dan 120°55' BT. Menurut wikipedia pada tahun 1913 dan 1946 Kawah Jonggring Saloka memiliki kubah dengan ketinggian 3.744,8 M hingga akhir November 1973. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Disebelah selatan, kubah ini mendobrak tepi kawah menyebabkan aliran lava mengarah ke sisi selatan meliputi daerah Pronojiwo dan Candipuro di Lumajang. Gunung ini masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang terdiri terdiri dari pegunungan dan lembah seluas 50.273,3 Hektar. Terdapat beberapa gunung di dalam Kaldera Gn.Tengger antara lain; Gn.Bromo (2.392 Mdpl) Gn. Batok (2.470 Mdpl) Gn.Kursi (2,581 Mdpl) Gn.Watangan (2.662 Mdpl) Gn.Widodaren (2.650 Mdpl) dan terdapat empat buah danau (ranu): Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo, Ranu Darungan.&lt;br /&gt;Flora yang berada di Wilayah Gunung Semeru beraneka ragam jenisnya tetapi banyak didominasi oleh pohon cemara, akasia, pinus, dan jenis Jamuju. Sedangkan untuk tumbuhan bawah terdapat Kirinyuh, alang-alang, tembelekan, harendong dan Edelweiss putih, pohon api-api/diancuk (versi mapala jatim) tapi bahasa latinnya kita belum tahu. Edelweiss yang banyak terdapat di lereng-lereng menuju Puncak Semeru. Dan juga ditemukan beberapa jenis anggrek endemik yang hidup di sekitar Semeru Selatan.&lt;br /&gt;Banyak fauna yang menghuni gunung Semeru antara lain : Macan Kumbang, Budeng, Luwak, Kijang, Kancil, dll. Sedangkan di Ranu Kumbolo terdapat Belibis yang masih hidup liar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendaki puncak gunung Semeru memerlukan waktu sekitar empat hari pulang dan balik dari ranupane-puncak PP. Untuk mendaki gunung kita mesti melewati kota Malang atau Lumajang. kalau kita lewat kota Malang tidak ada salahnya kita transit di mmapala Malang, seperti mapala Tursina UIN Malang,RPA Unisma Malang,kalau kita berangkat sendiri maka kita mulai perjalanan dari terminal kota Malang (arjosari)kita menaiki ankutan kota menuju Tumpang setelah itu disambung dengan jeep atau truk sayuran yang banyak terdapat di belakang pasar terminal Tumpang dengan biaya  Rp.15.000-20.000 (tahun2003) per orang, menuju Pos Ranu Pani.Sebelumnya kita mampir di Gubugklakah untuk memperoleh surat perizinan(ada baiknya sebelum berangkat ke Semeru kita mencari info dibuka/ditutupnya Semeru ke kawan-kawan Mapala Malang) , dengan perincian,biaya surat perizinan Rp.6.000,  masuk taman Rp.2.000 per orang dan asuransi Rp.2.000 per orang (meninggalkan foto copy ID card personal, setelah itu   perjalanan dilanjutkan menuju Ranu Pani, desa terakhir di kaki gunung Semeru. Di sini terdapat Pos pemeriksaan (untuk cheking logistik yang kita bawa), terdapat juga warung dan pondok peendakian. Pendaki juga dapat bermalam di Pos pendakian (free). Di Ranu Pani juga terdapat dua buah danau yakni danau Ranu Pani (1 ha) dan danau Ranu Regulo (0,75 ha). Terletak pada ketinggian 2.200 Mdpl.Setelah melewati pemeriksaan kita bisa memulai pendakian melewati gapura "selamat datang", lihat terus ke kiri ke arah bukit, jangan mengikuti jalanan yang lebar ke arah kebun penduduk. Selain jalur yang biasa dilewati para pendaki, juga ada jalur pintas yang biasa digunakan oleh para pendaki lokal , tetapi jalur ini sangat curam,yaitu melalui bukit ayek-ayek (bisa menghemat waktu dan lebih menantang jalurnya). Melalui jalur ini ketika sampai puncak ayek-ayek kita bisa melihat puncak Mahameru yang sedang mengeluarkan asap vulkano setiap -+ 15menit sekali,Kalau kita melalui gunung ayek-ayek maka sebelum sampai ke ranu kumbolo kita akan melewati padang Sabana pangon cilik , baru kita sampai ke Ranu kumbolo.&lt;br /&gt;Sedangkan untuk jalur konvensional kita memulai perjalanan dengan jalur awal landai, menyusuri lereng bukit yang didominasi dengan tumbuhan alang-alang. Tidak ada tanda penunjuk arah jalan, tapi jalur telihat jelas.di perjalanan kita&lt;br /&gt;sekitar 5 km menyusuri lereng bukit, kita akan sampai di Watu Rejeng. Disini terdapat batu terjal yang sangat indah. Pemandangan sangat indah ke arah lembah dan bukit-bukit, yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus. Kadang kala dapat menyaksikan kepulan asap dari puncak semeru. Untuk menuju ke Ranu Kumbolo kita meneruskan perjalanan pada sekitar 4,5 km.Di Ranu Kumbolo dapat mendirikan camp (ada pos pendakian). Terdapat danau dengan air yang bersih dan memiliki pemandangan indah terutama di pagi hari dapat menyaksikan sun rice disela-sela bukit. Banyak terdapat ikan, kadang burung belibis liar. Ranu Kumbolo berada pada ketinggian 2.400 Mdpl dengan luas -+14 ha.(dilarang mandi/mencuci pakai sabun untuk menghindari pencemaran),&lt;br /&gt;Setelah Ranu kumbolo kita akan menghadapi sebuah tanjakan yang terkenal dengan nama tanjakan cinta, yang konon kalau kita mendaki tanjakan tersebut bisa sukses tanpa berhenti maka kisah asmara kita akan tetap langgeng tanpa putus (menurut tokoh kesepuhan di Ranu pane legenda tersebut hanya rekaan orang muda saja)&lt;br /&gt;Setelah kita camp di Ranu Kumbolo dan  sebelum kita melanjutkan pejalanan sebaiknya menyiapkan air sebanyak mungkin. Setelah Ranu Kumbolo kemudian kita mendaki tanjakan cinta, kita dapat melihat pemandangan yang sangat indah dibelakang ke arah danau, setelah itu di depan kita terbentang padang sabana yang dinamakan oro-oro ombo. Oro-oro ombo dikelilingi bukit dan gunung dengan pemandangan yang sangat indah, padang rumput luas dengan lereng yang ditumbuhi pohon pinus seperti di Eropa. Dari balik Gn. Kepolo tampak puncak Mahameru menyemburkan asap vulkano .&lt;br /&gt;Selanjutnya memasuki hutan Cemara dimana kadang dijumpai burung dan kijang. Daerah ini dinamakan Cemoro Kandang dan sampailah kita di pos Kalimati (2.700 Mdpl), disini kita dapat mendirikan camp untuk beristirahat. Pos ini berupa padang rumput luas di tepi hutan cemara, sehingga banyak tersedia ranting untuk membuat api unggun.&lt;br /&gt;Terdapat mata air Sumber Mani, ke arah barat (kanan) menelusuri pinggiran hutan Kalimati dengan menempuh jarak -+ 1 jam pulang pergi. Di Kalimati banyak terdapat tikus gunung (menurut info beberapa MAPALA jatim kalau kita beruntung bisa bertemu macan kumbang di sekitar sumber mani), setelah camp di kali mati kita bisa melanjutkan perjalanan menuju Arcapada ke kiri (Timur) berjalan sekitar 500 meter, kemudian berbelok ke kanan (Selatan) sedikit menuruni padang rumput Kalimati. Arcapada berjarak 1 jam dari Kalimati melewati hutan cemara yang sangat curam, dengan tanah yang mudah longsor dan berdebu.kita juga bisa mendirikan camp di Arcapada, tetapi kondisi tanahnya labil dan sering longsor. dalam perjalanan sebaiknya kita menggunakan kacamata dan penutup hidung karena banyak debu dan abu beterbangan. Arcapada berada pada ketinggian 2.900 Mdpl, dan merupakan wilayah vegetasi terakhir di Gunung Semeru, setelah itu kita akan  melewati bukit pasir, sebelum sampai ke puncak kita akan melewati cemoro tunggal (satu-satunya pohon cemara yang hidup di tengah-tengah padang pasir setelah Arcapada)&lt;br /&gt;Dari Arcapada menuju puncak Semeru diperlukan waktu 3-4 jam, melewati bukit pasir yang sangat curam dan mudah merosot. Semua barang bawaan sebaiknya tinggal di Arcapada atau di Kalimati (cukup mambawa minuman dan snack). Pendakian menuju puncak dilakukan pagi-pagi sekali sekitar pukul (jam 01.00 dari kalimati/jam 02.00 dari Arcapada). Siang hari angin cendurung ke arah utara menuju puncak membawa gas beracun dari Kawah Jonggring Saloka.&lt;br /&gt;Pendakian sebaiknya dilakukan pada musim kemarau yaitu bulan Juni, Juli, Agustus, dan September. Sebaiknya tidak mendaki pada musim hujan karena sering terjadi badai dan tanah longsor.&lt;br /&gt;Di puncak Gunung Semeru (Puncak Mahameru) pendaki disarankan untuk tidak menuju kawah Jonggring Saloka, juga dilarang mendaki dari sisi sebelah selatan, karena adanya gas beracun dan aliran lahar. Suhu dipuncak Mahameru berkisar 4 - 10 derajad Celcius, pada puncak musim kemarau minus 0 derajad Celcius, dan dijumpai kristal-kristal es. Cuaca sering berkabut terutama pada siang, sore dan malam hari. Angin bertiup kencang, pada bulan Desember - Januari sering ada badai.&lt;br /&gt;Terjadi letusan vulkano setiap -+15 sekali pada puncak gunung, Letusan berupa asap putih, kelabu sampai hitam dengan tinggi letusan 300-800 meter. Materi yang keluar pada setiap letusan berupa abu, pasir, kerikil, bahkan batu-batu panas menyala yang sangat berbahaya apabila pendaki terlalu dekat.  menurut wikipedia pada awal tahun 1994 lahar panas mengaliri lereng selatan Gn.Semeru dan meminta beberapa korban jiwa, pemandangan sungai panas yang berkelok- kelok menuju ke laut ini menjadi tontonan yang sangat menarik.Iklim pada bulan November - April. Suhu udara dipuncak Semeru berkisar antara 0 - 4 derajat celcius (desember 2003 kita mengalami -1 derajat celcius) Suhu rata-rata berkisar antara 3°c - 8°c pada malam dan dini hari, sedangkan pada siang hari berkisar antara 15°c - 21°c. Kadang-kadang pada beberapa daerah terjadi hujan salju kecil yang terjadi pada saat perubahan musim hujan ke musim kemarau atau sebaliknya. Suhu yang dingin disepanjang rute perjalanan ini bukan semata-mata disebabkan oleh udara diam tetapi didukung oleh kencangnya angin yang berhembus ke daerah ini menyebabkan udara semakin dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Legenda gunung Semeru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kepercayaan masyarakat Jawa yang ditulis pada kitab kuna Tantu Pagelaran yang berasal dari abad XV, dahulu kala Pulau Jawa mengambang di lautan luas, dipermainkan ombak kesana-kemari. Para Dewa memutuskan untuk memakukan Pulau Jawa dengan cara memindahkan Gunung Meru di India ke atas Pulau Jawa.&lt;br /&gt;Dewa Wisnu menjelma menjadi seekor kura-kura raksasa menggendong gunung itu dipunggungnya, sementara Dewa Brahma menjelma menjadi ular panjang yang membelitkan tubuhnya pada gunung dan badan kura-kura sehingga gunung itu dapat diangkut dengan aman.&lt;br /&gt;Dewa-Dewa tersebut meletakkan gunung itu di atas bagian pertama pulau yang mereka temui, yaitu di bagian barat Pulau Jawa. Tetapi berat gunung itu mengakibatkan ujung pulau bagian timur terangkat ke atas. Kemudian mereka memindahkannya ke bagian timur pulau tetapi masih tetap miring, sehingga Mereka memutuskan untuk memotong sebagian dari gunung itu dan menempatkannya di bagian barat laut.&lt;br /&gt;Penggalan ini membentuk Gunung Pawitra, yang sekarang dikenal dengan nama Gunung Pananggungan, dan bagian utama dari Gunung Meru, tempat bersemayam Dewa Shiwa, sekarang dikenal dengan nama Gunung Semeru. Pada saat Sang Hyang Siwa datang ke pulau jawa dilihatnya banyak pohon Jawawut, sehingga pulau tersebut dinamakan Jawa.&lt;br /&gt;Lingkungan geografis pulau Jawa dan Bali memang cocok dengan lambang-lambang agama Hindu. Dalam agama Hindu ada kepercayaan tentang Gunung Meru, Gunung Meru dianggap sebagai rumah para dewa-dewa dan sebagai sarana penghubung diantara bumi (manusia) dan Kahyangan. Kalau manusia ingin mendengar suara dewa mereka harus semedi di puncak Gunung Meru. Banyak masyarakat Jawa dan Bali sampai sekarang masih menganggap gunung sebagai tempat kediaman Dewa-Dewa atau mahluk halus. Selanjutnya daerah bergunung-gunung masih dipakai oleh manusia Jawa sebagai tempat semedi untuk mendengar suara gaib.&lt;br /&gt;Menurut orang Bali Gunung Mahameru dipercayai sebagai Bapak Gunung Agung di Bali dan dihormati oleh masyarakat Bali. Upacara sesaji kepada para dewa-dewa Gunung Mahameru dilakukan oleh orang Bali. Betapapun upacara tersebut hanya dilakukan setiap 8-12 tahun sekali hanya pada waktu orang menerima suara gaib dari dewa Gunung Mahameru. Selain upacara sesaji itu orang Bali sering datang ke daerah Gua Widodaren untuk mendapat Tirta suci.&lt;br /&gt;Orang naik sampai puncak Mahameru ada yang bertujuan untuk mendengar suara-suara gaib. Selain itu juga ada yang memohon agar diberi umur yang panjang. Bagaimanapun alasan orang naik ke puncak Mahameru, kebanyakan orang ditakutkan oleh macam-macam hantu yang mendiami daerah keliling gunungnya. Hantu-hantu tersebut biasanya adalah roh leluhur yang mendiami tempat seperti hutan, bukit, pohon serta danau.&lt;br /&gt;Roh leluhur biasanya bertujuan menjaga macam-macam tempat dan harus dihormati. Para pendaki yang menginap di danau Ranu Kumbolo sering melihat hantu Ranu Kumbolo. Tengah malam ada cahaya berwarna orange di tengah danaunya dan tiba-tiba berubah wujud menjadi sesosok hantu wanita. Biasanya hanya orang yang punya kekuatan mistis dia akan melihat hantu dan dapat bicara dengan hantu. Terserah orang percaya pada hantu atau tidak tetapi banyak orang Jawa yang percaya bahwa daerah Bromo, Tengger, Semeru banyak didiami oleh hantu-hantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai sumber :wikipedia, buku panduan gunung di jawa laporan tim ekspedisi FAKTAPALA Indrapura 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Special thanks untuk tim pengembaraan Semeru Arjuna Welirang  KMPA FAKTAPALA STAIN Purwokerto, juga kawan-kawan MAPALA TURSINA UIN MALANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Lestari.......!&lt;br /&gt;mari kita berjuang untuk lingkungan kita. STOP GLOBAL WARMING......!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-4634774425964954639?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/4634774425964954639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=4634774425964954639' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/4634774425964954639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/4634774425964954639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/08/puncak-mahameru-puncak-para-dewa.html' title='Mahameru Puncak para Dewa'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SLgUvqWhGbI/AAAAAAAAACI/8wII6_bvPyE/s72-c/180px-Mahameru-volcano.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-2089856978750565192</id><published>2008-08-26T23:23:00.009+07:00</published><updated>2008-09-18T04:54:02.712+07:00</updated><title type='text'>BELAJAR DARI ELANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SLuFUeBy1_I/AAAAAAAAACw/CDJ5LktlHgM/s1600-h/elan+foto+copy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SLuFUeBy1_I/AAAAAAAAACw/CDJ5LktlHgM/s200/elan+foto+copy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240929178080172018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Elang memiliki jangka waktu hidup terlama dari spesies mereka.&lt;br /&gt;Mereka bisa hidup sampai dengan 70 tahun.&lt;br /&gt;Tetapi untuk mencapai umur tersebut, elang harus membuat keputusan penting pada usia 40 tahun-an.&lt;br /&gt;Kukunya yang panjang &amp;amp; fleksibel tidak dapat lagi menangkap mangsa sebagai makanannya.&lt;br /&gt;Paruhnya yang panjang &amp;amp; tajam menjadi bengkok.&lt;br /&gt;Sayapnya yang lama &amp;amp; berat, karena bulunya yang tebal, menusuk dadanya yang membuatnya sulit terbang.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, tinggallah elang dengan 2 pilihan, yakni: mati atau melalui proses yang menyakitkan, yakni proses perubahan dalam 150 hari.&lt;br /&gt;Proses itu mengharuskan elang terbang ke puncak gunung dan duduk di sangkarnya.&lt;br /&gt;Disana, elang memukul-mukulkan paruhnya pada batu karang sampai terlepas.&lt;br /&gt;Setelah terlepas, elang akan menunggu paruh barunya tumbuh ke belakang dan kemudian paruh itu akan menarik kukunya. Ketika kuku barunya tumbuh ke belakang, elang mulai mencabuti bulu-bulunya yang lama.&lt;br /&gt;Dan setelah 5 bulan, elang mendapatkan terbangnya yang sangat terkenal, lahir kembali dan hidup selama……………… 30 tahun lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam banyak kesempatan, untuk bertahan hidup, kita harus memulai proses perubahan.&lt;br /&gt;Kita kadang-kadang perlu menghilangkan kenangan lama, kebiasaan dan tradisi kuno yang lain.Hanya dengan melepaskan diri dari beban masa lalu, kita dapat mengambil keuntungan dari masa sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk kawan-kawan pecinta alam, belajar dari elang mari kita tinggalkan budaya lama yang kurang bagus, yang lebih mengandalakan otot, tanpa memikirkan bagaimana ekses yang kita timbulkan, "bertindak dulu urusan belakangan".mari kita  sedikit mengurangi kegiatan yang tidak jelas manfaatnya(kalau kita bisa kenapa tidak?), seperti mabuk bareng, berantem sesama pecinta alam atau organisasi lainnya hanya karena arogansi organisasi yang merasa lebih hebat dan super hebat,memang akan menunjukan "solidaritas" yang tinggi (semu)ketika sedang berantem dengan atas nama pecinta alam(katanya membela nama baik), kita merasa hebat ketika berkumpul bersama duduk melingkar minum dan &lt;i&gt;ngisep &lt;/i&gt;bareng, tapi mari coba kita pikirkan bersama hal-hal yang sudah kita lakukan seperti di atas?ternyata lebih banyak madharatnya, kenapa aku menulis seperti itu? karena memang aku pernah mengalami hal kelam seperti itu. dan hasilnya??? organisasi pecinta alam kehilangan ruhnya..&lt;br /&gt;kita pecinta alam bukan preman yang arogan, dan kalau kemudian kita tidak belajar dari  semua itu, organisasi pecinta alam sebentar lagi akan tenggelam dengan nama yang sudah di anggap "besar". organisasi yang dianggap mumpuni dengan mental anggotanya yang loyal dan solid di pandang orang lain, namun keropos di internalnya.&lt;br /&gt;kalau pecinta seperti itu terus maka kita akan tergerus dengan zaman, percuma saja pembelajaran survival kalau ternyata hanya bisa kita aplikasikan di hutan, tanpa kita tidak bisa mengaplikasikan makna 'Survival" di kehidupan sebenarnya (ini bukan simulasi  hidup bro...). Survival bukan hanya mempertahankan diri di hutan, namun juga begaimana caranya mempertahankan eksistensi, nama besar pecinta alam yang sesungguhnya, sehingga pecinta alam bisa punya &lt;i&gt;bargaining power&lt;/i&gt; di mata birokrasi,kenapa kita kalah dengan organisasi pramuka(di mata masyarakat dan birokrasi) padahal seharusnya daya kemandirian pecinta alam lebih besar, coba kita pikir-pikir apakah selama  melakukan pendidikan dasar kita di tengok sanak keluarga? (bedakan dengan pendidikan pramuka)apakah selama melakukan pendidikan kita di kirim bekal? apakah selama pendidikan kita di &lt;i&gt;sanguni &lt;/i&gt; duit? saya yakin tidak karena ketika kita melakukan pendidikan dasar kita betul-betul dilatih mandiri, dengan kata lain bagaimana kita bisa bertahan hidup sampai akhir pendidikan dengan bekal seminimn-minimnya. tapi ketika kita bicara posisi kita di masyarakat? kesannya kita itu kaum minoritas eksklusif,yang hanya doyan hura-hura, naik gunung-mabuk, panjat tebing-mabuk, telusur pantai-mabuk, caving-mabuk, TWKM mabuk (maaf sampai kawan kawan sendiri bilang TWKM singkatan dari Temu Wanita Kenal Mabuk), dan kita semua ternyata bangga dengan semua itu (waduh...?) &lt;br /&gt;senior kita pernah berkata "pecinta alam sekarang beda dengan pecinta alam dahulu", belajar dari pengalaman kata senior-senior kita, pecinta alam sekarang harus lebih ilmiah,lebih punya intelektualitas, kita petualang alam bebas,tapi tidak hanya sekedar sebagai penggiat dan penikmat alam saja, namun kita juga peduli dengan lingkungan kita, tidak hanya sekedar bangga dengan slogan dan simbol bahwa kita adalah pecinta alam akan tetapi tindakan kita juga mencerminkan seorang pecinta alam.kita adalah pejuang lingkungan dan bangsa&lt;br /&gt;ingat kode etik pecinta alam Indonesia semuanya sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Lestari&lt;br /&gt;STOP GLOBAL WARMING menuju Indonesia HIJAU.........!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : fathan85@gmail.com&lt;br /&gt;thanks untuk seorang fathan (patkay fpa)saudara seperjuangan di organisasi, semoga cita-cita kita terwujud di kemudian hari &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-2089856978750565192?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/2089856978750565192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=2089856978750565192' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/2089856978750565192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/2089856978750565192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/08/belajar-dari-elang_26.html' title='BELAJAR DARI ELANG'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SLuFUeBy1_I/AAAAAAAAACw/CDJ5LktlHgM/s72-c/elan+foto+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-2998984366911106731</id><published>2008-08-24T19:07:00.007+07:00</published><updated>2008-09-18T04:55:17.800+07:00</updated><title type='text'>Gunung Slamet 3428 Mdpl</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SLFXijSrglI/AAAAAAAAACA/P7IYdOihll0/s1600-h/CIMG0706.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SLFXijSrglI/AAAAAAAAACA/P7IYdOihll0/s200/CIMG0706.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238064092709356114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SLFP0T9PqAI/AAAAAAAAAB4/6RHzvPRIYG0/s1600-h/CIMG0767.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SLFP0T9PqAI/AAAAAAAAAB4/6RHzvPRIYG0/s200/CIMG0767.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238055601737541634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gunung Slamet, salah satu gunung di jawa yang sangat eksotis, terletak di wilayah propinsi Jawa tengah dan menjadi perbatasan 5 wilayah kabupaten yaitu Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, Bumiayu. terletak di 7°14,30' LS dan 109°12,30' BT dengan ketinggian 3428 Mdpl (menurut mbah wiki ketinggian Gunung Slamet 3432 Mdpl)merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah, dan tertinggi kedua di Jawa setelah Gunung Semeru.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gunung Slamet sendiri terbagi menjadi 5 jalur pendakian, dengan jalur konvensional di jalur Bambangan, yang berada di wilayah kabupaten Purbalingga dan dikelola oleh dinas pariwisata kabupaten Purbalingga, jalur Bambangan merupakan jalur yang sering di lalui untuk pendakian para pendaki Gunung, baik yang tergabung di organisasi pecinta alam ataupun freelance yang hobby dengan kegiatan alam bebas.&lt;br /&gt;Jalur kedua adalah jalur Baturraden, wilayahnya terletak di kabupaten Banyumas, start pendakian jalur tersebut adalah lokawisata baturraden, tempat wisata tersebut merupakan salah satu wiasata favorit jawa tengah, terdiri dari pemandian air panas, camping ground, lokawisata, dan kebun raya baturraden, jalur tersebut dikelola oleh PALAWI perusahaan di bawah dephut Banyumas. Jalur baturraden merupakan jalur yang sering untuk pelatihan dasar pecinta alam, penelitian flora dan fauna bagi kawan-kawan pecinta alam purwokerto dan sekitarnya, untuk informasi lebih jauh tentang jalur ini bisa ke KMPA FAKTAPALA STAIN Purwokerto (0281)635624 ext 120.&lt;br /&gt;Jalur yang ketiga adalah jalur Gambuhan, terletak di wilayah kabupaten Pemalang, start pendakian jalur ini adalah pos pengamatan (pos vulcanologi )Gunung Slamet, merupakan pos pemantauan perkembangan gunung Slamet, kita bisa banyak belajar tentang vulcanologi di tempat tersebut.&lt;br /&gt;Jalur keempat adalah jalur Guci, terletak di wilayah kabupaten tegal, start pendakian lewat jalur ini merupakan tempat wisata Guci dan tidak berbeda jauh dengan tempat wisata baturraden, pemandian air panas, camping ground, dan outbound area. untuk informasi bisa melalui kelompok pecinta alam GALAS Guci.&lt;br /&gt;Jalur kelima adalah jalur kaliwadas, terletak di wilayah Bumiayu, start pendakian jalur ini di area ladang penduduk. untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kawan-kawan MAPALA purwokerto, atau ke KMPA FAKTAPALA STAIN Purwokerto.&lt;br /&gt;untuk yang membaca posting ini silahkan mengkritisi dan menambah kekurangan dari informasi tersebut di atas, karena penulis sendiri baru mendaki Gunung Slamet lewat tiga jalur, yaitu jalur Bambangan, Baturraden, dan Guci, untuk jalur Gambuhan kita hanya melalui info ketika belajar Vulcanologi di tambah info kawan organisasi KMPA FAKTAPALA  yang sudah khatam 5 jalur. begitu juga info untuk jalur Kaliwadas Bumiayu.&lt;br /&gt;untuk kawan-kawan yang membutuhkan peta 5 jalur gunung Slamet silahkan datang ke Gerbong KMPA FAKTAPALA STAIN Purwokerto jl A.Yani 40 A Purwokerto&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-2998984366911106731?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/2998984366911106731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=2998984366911106731' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/2998984366911106731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/2998984366911106731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/08/gunung-slamet-3428-mdpl.html' title='Gunung Slamet 3428 Mdpl'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SLFXijSrglI/AAAAAAAAACA/P7IYdOihll0/s72-c/CIMG0706.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-5185531670133616701</id><published>2008-08-24T01:26:00.003+07:00</published><updated>2008-08-24T01:38:36.444+07:00</updated><title type='text'>AUFKLARUNG</title><content type='html'>SEMANGAT.........! itu kata yang pertama terlintas dalam benakku ketika baru saja komunikasi dengan teman lamaku Dienullah Fathan Mubiena, seorang mantan ketua umum FAKTAPALA periode 2002-2003, yang telah memberikan sebuah arti perjuangan dalam kehidupan kita. cita-cita untuk mendapatkan kebebasan hidup, dengan membentuk kepribadian yang baik serta keinginan untuk bisa memberikan arti tentang kehidupan, baik kehidupan pribadi maupun kepada orang di sekitarnya.&lt;br /&gt;thanks for your support,hingga saat ini aku bisa mamahami arti kehidupan, mari kita wujudkan cita-cita (impian) kita pada Dies Maulidiyah XVI KMPA FAKTAPALA STAIN Puwokerto tahun 2012 kalau kita diberi umur, kita bisa berkumpul lagi, dengan membawa cerita perjuangan dan bukti kesuksesan kita, bersama kawan- kawan seperjuangan.&lt;br /&gt;Tanggap Tanggon Trengginas.&lt;br /&gt;"Satu Bumi Satu keluarga Satu Dalam Diri Kami FAKTAPALA"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-5185531670133616701?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/5185531670133616701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=5185531670133616701' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/5185531670133616701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/5185531670133616701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/08/aufklarung.html' title='AUFKLARUNG'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-6291160544721618415</id><published>2008-08-18T23:58:00.010+07:00</published><updated>2008-09-18T04:56:01.468+07:00</updated><title type='text'>sejarah pemanjatan</title><content type='html'>Sejarah Pendakian Gunung dan Panjat Tebing di Indonesia1492&lt;br /&gt;Sekelompok orang Perancis di bawah pimpinan Anthoine de Ville mencoba memanjat tebing Mont Aiguille (2097 m), dikawasan Vercors Massif. Tak jelas benar tujuan mereka, tetapi yang jelas, sampai beberapa dekade kemudian, orang-orang yang naik turun tebing-tebing batu di Pegunungan Alpen adalah para pemburu chamois, sejenis kambing gunung. Jadi mereka memanjat karena dipaksa oleh mata pencaharian, kurang lebih mirip para pengunduh sarang burung walet gua di tebing-tebing Kalimantan Timur atau Karang Bolong, Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1623&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Yan Carstensz adalah orang Eropa pertama yang melihat “….. pegunungan yang sangat tinggi, di beberapa tempat tertutup salju !” di pedalaman Irian. Salju itu sangat dekat ke khatulistiwa. Laporannya tak dipercaya di Eropa, padahal belum lama berselang diberitakan ada juga salju di Pegunungan Andes dekat khatulistiwa.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1624&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Masih berkaitan dengan pekerjaan juga, pastor-pastor Jesuit merupakan orang-orang Eropa pertama yang melintasi Pegunungan Himalaya, tepatnya Mana Pass (pass = pelana/punggungan yang terentang antara dua puncak), dan Garhwal di India ke kawasan Tibet.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1760&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Profesor de Saussure agaknya begitu jatuh cinta pada Mont Blanc di perbatasan Perancis-Italia, sehingga dia menawarkan hadiah besar bagi siapa saja yang dapat menemukan lintasan ke puncaknya, untuk penyelidikan ilmiah yang diimpikannya. Sayang tak ada yang tertarik, terutama karena keder terhadap naga-naga yang konon mbaurekso di puncak gunung tertinggi di Eropa Barat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1786&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa percobaan gagal, Puncak Mont Blanc (4807 m) digapai manusia. Mereka adalah Dr.Michel-Gabriel Paccard dan seorang pandu gunung, Jacques Balmat. Puncak tertinggi di Alpen yang didaki sebelumnya adalah Lysjoch (4153 m), tahun 1778.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1830&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Alexander Gardiner melintasi Pelana Karakoram dari Sinkiang di Cina ke wilayah Kashmir di India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1852&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ahli-ahli ukur tanah di India berhasil menentukan ketinggian Puncak XV, 8840 meter. Berarti puncak tertinggi di dunia, mengalahkan Puncak VIII (Kangchenjunga, 8598 m) yang sebelumnya dianggap paling tinggi. Puncak XV itu lalu diberi nama Everest (padahal aslinya orang Nepal menyebutnya Sagarmatha, atau Chomolungma kata orang Tibet). Belakangan ketinggiannya dikoreksi, 8888 meter, lalu dikoreksi lagi menjadi 8848 meter, sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1854&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Batu pertama Zaman Keemasan dunia pendakian di Alpen, diletakkan oleh Alfred Wills dalam pendakiannya ke Puncak Wetterhom (3708 m), cikal bakal pendakian gunung sebagai olah raga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1857&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Alpine Club yang pertama berdiri, di Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1858&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ketinggian K2 (singkatan Karakoram nomer 2) terukur, 8610 meter, menggeser lagi kedudukan Kangchenjunga menjadi juara tiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1865&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dinding selatan Mont Blanc dipanjat untuk pertama kali lewat lintasan Old Brenva, menandai lahirnya panjat es (ice climbing). Sementara itu di Alpen bagian tengah, Edward Whymper dan enam rekannya berhasil menggapai Puncak Matterhorn (4474 m)di Swiss. Tetapi 4 anggota tim, yang saling terikat dalam satu tali, tewas dalam perjalanan turun, ketika salah seorang terpeleset jatuh dan menyeret yang lain. Musibah ini mengakhiri 11 tahun Zaman Keemasan. Tak urung lebih dari 180 puncak besar telah didaki dalam masa itu, sedikitnya satu kali, dan lebih dari setengahnya oleh orang-orang Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1874&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;WA Coolidge mendaki Puncak Jungfrau dan Wetterhorn di musim dingin, sehingga digelari Bapak Winter Climbing. Pada tahun 1870-an ini muncul trend baru, pendakian tanpa pemandu, yang segera menjadi ukuran kebanggaan di antara pendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1878&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Regu yang dipimpin Clinton Dent berhasil memanjat Aiguille du Dru di Perancis, memicu trend baru lagi, yaitu pemanjatan tebing-tebing yang tak seberapa tinggi namun curam dan sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1883&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;WW Graham menjadi orang Eropa pertama yang mengunjungi Pegunungan Himalaya dengan tujuan mendaki gunung sebagai olahraga dan petualangan. Dia mendaki beberapa puncak rendah di kawasan Nanda Devi dan Sikkim India, bahkan konon berhasil mencapai Puncak Changabang (6864 m).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1895&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Percobaan pertama mendaki gunung berketinggian di atas 8000 meter, Nanga Parbat (8125 m), oleh AF Mummery. Orang Inggris yang sering disebut Bapak Pendakian Gunung Modern ini hilang pada ketinggian sekitar 6000 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1899&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ekspedisi Belanda pembuat peta di Irian menemukan kebenaran laporan Yan Carstensz, yang dibuat hampir 3 abad sebelumnya. Maka namanya diabadikan di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1902&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Percobaan pertama mendaki K2, oleh ekspedisi dari Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1907&lt;br /&gt;Ekspedisi di bawah Tom Longstaff mendaki Trisul (7120 m), puncak 7000-an yang pertama. Longstaff adalah orang pertama yang mencoba penggunaan tabung oksigen dalam pendakian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1909&lt;br /&gt;Ekspedisi Persatuan Ahli Burung dari Inggris (BPUE) memasuki rawa-rawa sebelah selatan kawasan Carstensz. Dalam 16 bulan mereka kehilangan 16 orang anggota mati dan 120 sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1910&lt;br /&gt;Karabiner buat pertama kali dipakai dalam pendakian gunung, diperkenalkan oleh pemanjat-pemanjat dari Munich, Jerman Barat, diilhami oleh penggunaannya dalam pasukan pemadam kebakaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1912&lt;br /&gt;Eks anggota ekspedisi BPUE 1090, Dr.AFR Wallaston, kembali ke Irian bersama C.Bodden Kloss, dengan 224 kuli pengangkut barang dan serdadu. Tiga jiwa melayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1921&lt;br /&gt;George L.Mallory dkk. berhasil sampai di North Col Everest dalam perjalanan penjajagan mereka dari sisi Tibet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1922&lt;br /&gt;Usaha pertama mendaki Everest berakhir pada ketinggian 8320 meter di punggungan timur laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1924&lt;br /&gt;Mallory dan Irvine yang kembali mencoba Everest, hilang pada ketinggian sekitar 8400 meter. Rekannya, Edward Norton, mencapai 8570 meter, rekor waktu itu, sendirian dan tanpa bantuan tabung oksigen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1931&lt;br /&gt;Schmid bersaudara mencapai Puncak Matterhorn lewat dinding utara, sekaligus melahirkan demam North Wall Climbing. Peningkatan taraf hidup di Inggris dan Eropa daratan pada umumnya, menimbulkan perubahan pola penduduk kota melewatkan waktu luangnya, menyebabkan populernya panjat tebing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1932&lt;br /&gt;Grivel memperkenalkan cakar es (crampoon) model 12 gigi, yang karena efektifnya tetap disukai hingga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1933&lt;br /&gt;Comici dari Italia memanjat overhang dinding utara Cima Grande Lavredo di kawasan Dolomite, Alpen Timur, menandai aid climbing yang pertama. Sekitar tahun ini pula sol sepatu Vibram ditermukan oleh Vitale Bramini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1936&lt;br /&gt;Dr.A.H.Colijn, manajer umum perusahaan minyak Belanda dekat Sorong, dan geolog DrJ.J.Dozy, menemukan bijih tembaga di kawasan dinding timur Gletser Moriane, tak jauh dari kawasan Carstensz, Irian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1937&lt;br /&gt;Bill Murray mengubah tongkat pendaki yang panjang menjadi kapak es, menandai lahirnya panjat es modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1938&lt;br /&gt;Dinding utara Eiger di Swiss akhirnya berhasil dipanjat, oleh tim gabungan Jerman Barat dan Austria, yang oleh Hitler diiming-imingi dengan medali emas olympiade. Dinding maut ini sebelumnya telah menelan cukup banyak korban, dan berlanjut hingga kini. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1941&lt;br /&gt;Ekspedisi Archbold ‘menemukan’ Lembah Baliem, kantung suku Dani dengan tingkat kebudayaan yang amat tinggi, di tengah belantara yang seolah tak berbatas dan tak tertembus. Irian kian jadi perhatian ilmuwan-ilmuwan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1949&lt;br /&gt;Nepal membuka perbatasannya bagi orang luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1950&lt;br /&gt;Tibet dicaplok Cina. Pendakian Himalaya dari sisi ini tak diperkenankan lagi. Maurice Herzog memimpin ekspedisi Perancis mendaki Annapurna (8091m), puncak 8000-an yang pertama, menandai awal 20 tahun Zaman Keemasan pendakian di Himalaya. Di Alpen, tali nilon mulai dipergunakan. Sebelumnya, tali serat tumbuhan hampir tak memiliki kelenturan, sehingga ada ‘hukum’ bahwa seorang leader tak boleh jatuh, sebab hampir pasti pinggangnya patah tersentak. Pakaian bulu angsa mulai membuat malam-malam di bivouac lebih nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1951&lt;br /&gt;Don Whillan menemukan pasangannya, Joe Brown, duet pemanjat terkuat yang pemah dimiliki Inggris. Panjat bebas (free climbing) gaya Inggris menjadi tolok ukur dunia panjat tebing. Walter Bonatti dkk. menyelesaikan dinding timur Grand Capucin, awal aid climbing pada tebing yang masuk kategori big wall.&lt;br /&gt;Bermula di Inggris, terjadi Revolusi Padas. Tebing batu gamping ternyata tak serapuh yang selama itu disangka. Tebing-tebing granit dan batuan beku lainnya mendapat saingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1952&lt;br /&gt;Herman Buhl solo di dinding timur laut Piz Badile di Swiss, dalam waktu 4 1/2 jam. Inilah nenek moyang speed climbing. Rekor waktu pada rute tersebut, yang dibuat tahun 1937, 52 jam !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1953&lt;br /&gt;Herman Buhl dkk. menggapai Puncak Nanga Parbat (8125 m), puncak 8000-an kedua yang didaki orang. Sir Edmund Hillary dari Selandia Baru dan Sherpa Tenzing Norgay yang tergabung dalam suatu ekspedisi Inggris, menjadi manusia-manusia pertama yang berdiri di puncak atap dunia, Everest.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1954&lt;br /&gt;Ekspedisi Inggris sukses di Kangchenjunga, ekspedisi Perancis sukses di Makalu (8463 m). Di Alpen, Don Whillan dan Joe Brown mencatat dinding Barat Aiguille du Dru dalam 2 hari, rekor lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1955&lt;br /&gt;Walter Bonatti solo pilar barat daya du Dru 6 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1956&lt;br /&gt;Ekspedisi Jepang berhasil mendaki Manaslu (8163 m). Jepang segera menjadi salah satu negara besar dalam dunia pendakian di Himalaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1957&lt;br /&gt;Herman Buhl dan tim Austria mencapai Puncak Broad Peak (8047 m), sekaligus mematok pendakian pertama gunung 8000-an dengan alpine tactic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1958&lt;br /&gt;Lapangan terbang perintis dibuka pada beberapa lokasi di Irian, membangkitkan semangat para pendaki gunung untuk menjajal Carstensz, sang perawan salju di khatulistiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1960&lt;br /&gt;Claudio Barbier dari Belgia solo ketiga dinding utara di Tre Cima Laverdo dalam 1 hari. Pertama kali speed climbing menggunakan teknik gabungan free dan aid climbing.&lt;br /&gt;Helm mulai sering digunakan para pemanjat tebing.&lt;br /&gt;Harness menjadi wajib, menyusul kematian seorang pemanjat Inggris di Dolomite. Harness pertama yang diproduksi massal dan dijual untuk umum terbuat dari webbing, merek Tankey.&lt;br /&gt;Tebing 48 Citatah mulai digunakan sebagai ajang latihan bagi pasukan Angkatan Darat kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1961&lt;br /&gt;Ekspedisi dari Selandia Baru coba mendaki Carstensz Pyramide tapi mengalami kegagalan sebab keterlambatan dukungan logistik lewat jembatan udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1962&lt;br /&gt;Puncak Cerstensz Pyramide akhirnya berhasil digapai oteh tim Heinrich Heiner. Juga Puncak Eidenburg didekatnya, oleh ekspedisi yang dipimpin oleh Phillip Temple.&lt;br /&gt;Awal pemakaian baut tebing di Alpen; Tebing pantai mulai diminati. Pemanjat Amerika Serikat mulai bicara di Alpen, diawali Hemmings dan Robbins yang menciptakan lintasan super sulit di dinding barat du Dru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1963&lt;br /&gt;Tim gabungan Inggris-AS memanjat dinding selatan Aiguille du Fou, hardest technical climbing di Alpen waktu ilu, dengan teknik-teknik aid climbing gaya AS. Kode etik dalam panjat tebing mulai banyak diperdebatkan di rumah-rumah minum. Pemanjatan solo pertama Eiger Nordwand, oleh Michel Darbellay, dalam satu hari.&lt;br /&gt;Bonatti dan Zapelli menyantap mix climbing (ice dan rock) tersulit di Alpen, dinding utara Grand Pilier d’Angle di Mont Blanc. Seorang ahli gletser yang baru kembali dari Antartika berusaha mendaratkan pesawat terbangnya di di Puncak Jaya, dekat Carstensz. Untung angin kencang mengurungkan niatnya, sebab salju tebal di sana terlalu lunak sebagai landas pacu. Tapi buntutnya, dua pesawat DC 3 kandas di lereng utara dan selatannya, pada ketinggian sekitar 4300 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1964&lt;br /&gt;Ekspedisi Cina berhasil mendaki Shisha Pangma (8046 m)di Tibet, satu-satunya puncak 8000-an yang terletak diluar Nepal dan Pakistan (Karakoram). Beberapa pendaki Jepang serta 3 orang ABRI, Fred Athaboe, Sudarto dan Sugirin, yang tergabung dalam Ekspedisi Cendrawasih, berhasil mencapai Puncak Carstensz (4884 m) di Irian. Dua perkumpulan pendaki gunung tertua lahir, Mapala Ul di Jakarta dan Wanadri di Bandung. Tahun ini dianggap awal sejarah pendakian gunung di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1965&lt;br /&gt;Seratus tahun pendakian pertama Matterhorn diperingati dengan peliputan pendakian Hornli dkk. Oleh BBC/TV sampai ke puncak. Untuk pertama kalinya pendakian gunung maupun panjat tebing menjadi olahraga yang juga dapat ‘ditonton’ orang banyak.&lt;br /&gt;Robbins dan John Harlin dri AS bikin lintasan lurus di dinding barat du Dru, mendemonstrasikan keunggulan pemanjat AS dalam pemanjatan panjang dan berat. Pemerintah Nepal menutup pendakian Himalaya di wilayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1967&lt;br /&gt;Revolusi bagi para pemanjat es. Chouinnard memperkenalkan kapak es berujung lengkung, dan McInnes menawarkan jenis Terodactyl. Lahirnya sekrup es berbentuk pipa meningkatkan standar pemanjatan ice climbing.&lt;br /&gt;Penggunaan tali kernmantle dipelopori oleh Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1968&lt;br /&gt;Nafas segar bagi para pendaki, sejumlah lapangan terbang milik misi Katolik dibuka (Ji Irian. Tapi dasar sial, hampir bersamaan dengan itu Pemerintah Rl tidak lagi mengeluarkan izin pendakian di kawasan Carstensz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1969&lt;br /&gt;Reinhold Messner keluar dari pertapaannya di tebing-tebing Alpen Timur, meluruk ke barat, menyikat dinding es raksasa tes Drotes dalam waktu 81/2 jam solo, membuyarkan rekor sebelumnya, 3 hari.&lt;br /&gt;Pemanjat-pemanjat Jepang mulai membanjiri pasaran di Alpen, antara lain bikin lintasan baru di Eiger.&lt;br /&gt;Sensus yang dilakukan British Mountaineering Club (BMC) mengatakan, ada 45.000 pemanjat dan 500.000 walkers, di Inggris saja.&lt;br /&gt;Nomer perdana majalah ‘Mountain’ beredar, menjadi media pendaki gunung dan pemanjat tebing pertama yang beredar luas dalam bahasa Inggris, sehingga banyak mempengaruhi perkembangan lewat perdebatan dan opini.&lt;br /&gt;Pemerintah Nepal membuka kembali wilayahnya bagi pendakian Himalaya, dengan beberapa peraturan baru dan membatasi pendakian pada puncak-puncak yang terdaftar dalam permitted peaks saja. Agen-agen trekking komersial tumbuh dan berjibun seperti kutu yak, menggelitik kelompok-kelompok kecil dari luar ‘main-main’ di Himalaya dengan mudah dan murah.&lt;br /&gt;Soe Hok Gie dan ldhan Lubis gugur di Gunung Semeru, terkena gas beracun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1970&lt;br /&gt;Dinding Selatan Annapurna dirambah tim Inggris, menggunting pita pembukaan era pendakian jalur-jalur sulit di gunung-gunung besar. Tingkat kesulitan lintasan menjadi lebih penting dari pada sekedar mencapai puncak. Ini tak lepas dari kian canggihnya perlengkapan panjat es, kecepatan pemanjatan meningkat drastis.&lt;br /&gt;Di Alpen artificial climbing tambah populer dan kaya teknik. Kurang lebih tahun ini pula lahir cabang panjat dinding. Tebing buatan yang pertama dikenal orang kemungkinan besar didirikan di Universitas Leeds,Inggris. Perancangnya Don Robinson, yang kemudian juga merancang dinding panjat di Acker’s Trust, Birmingham, dinding panjat pertama yang diklaim mampu menampung segala pegangan, pljakan dan gerakan panjat tebing, sekaligus menawarkan bentuk sculpture yang artistik.&lt;br /&gt;Sejalan dengan itu, bentuk-bentuk latihan terpisah dalam panjat tebing mulai menggema. Salah seorang pelopornya ialah Pete Livesey, pemanjat yang juga pecinta speleologi dan olahraga kano, serta punya dasar di atletik sebagai pelari. Pete tahu benar pentingnya latihan spesifik bagi jenis-jenis olahraga tersebut. Dan dia mencoba menerapkan prinsip yang sama pada panjat tebing. Pelan tapi pasti, panjat tebing mulai dipandang lebih sebagai kegiatan atletis, ketimbang sekedar ‘hura-hura di tebing’. Tak lagi memadai semboyan ‘best training for climber is climbing’, apalagi hanya dengan memupuk kejantanan lewat gelas-gelas bir, seperti yang selama &amp;amp; dianut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1971&lt;br /&gt;Kawasan Carstensz kembali dibuka untuk pendakian, segera diserbu oleh ekspedisi-ekspedisi dari Australia, Jerman, AS, bahkan Hongkong. Tahun ini pula Mapala UI berhasil mencapai Puncak Jaya, antara lain oleh Herman O. Lantang dan Rudy Badil, orang-orang sipil Indonesia pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1972&lt;br /&gt;Untuk pertama kalinya panjat dinding masuk dalam jadwal olimpiade, yaitu didemonstrasikan dalam Olympiade Munich.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1974&lt;br /&gt;Pasangan Reinhold Messner dan Peter Habeler mendaki Hidden Peak (8068 m) di Karakoram, 3 hari dengan Alpine push, kemudian memecahkan rekor kecepatan Eiger, 10 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1975&lt;br /&gt;Ekspedisi dari Jepang menjadi tim wanita pertama yang menjejakkan Puncak Everest. Sementara itu Cina mengirimkan tim pertamanya, dari punggungan timur laut. Perlengkapan panjat es kian lengkap, lalu ramalan cuaca kian akurat dengan intervensi komputer. Akibatnya, seolah tak ada lagi pelosok Alpen yang terpencil.&lt;br /&gt;Namun, bercak-bercak kapur magnesium mulai terasa merisihkan tebing-tebing di Inggris dan Eropa daratan, kebanyakan dituduhkan sebagai ulah pemanjat-pemanjat ‘hijau’, yang mengobral magnesium pada lintasan-lintasan yang seharusnya bisa dilampaui tanpa bubuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1976&lt;br /&gt;Harry Suliztiarto tak sanggup lagi menahan obsesinya, dengan tali nilon dia mulai latihan panjat memanjat di Citatah, dan dibelay oleh pembantu rumahnya. Patok pertama panjat tebing modern di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1977&lt;br /&gt;Skygers Amateur Rock Climbing Group didirikan di Bandung oleh Harry Suliztiaito, Agus Resmonohadi, Heri Hermanu, Deddy Hikmat. Inilah awal tersebarnya kegiatan panjat tebing di Indonesia.&lt;br /&gt;Ekspedisi Selandia Baru coba mendaki Everest tanpa bantuan sherpa. Mereka cuma sampai South Col, tapi mereka mereka seolah memukul gong yang gaungnya merantak ke mana-mana, ‘ekspedisi berdikari’. Yang pro mengganggapnya sebagai kejujuran yang wajib, yang kontra melecehkannya sebagai kesia-siaan yang konyol. Perdebatan tak selesai hingga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1978&lt;br /&gt;Messner &amp;amp; Habeler menggegerkan dunia kangouw Himalaya dengan pendakian Everest tanpa bantuan tabung oksigen. Tambah geger ketika Messner bersolo karier di Nanga PQrtied dalam waktu 12 hari. Pendakian solo ini oleh banyak pakar dianggap lebih penting daripada pendakian tanpa oksigennya.&lt;br /&gt;Pemerintah Nepal menambahkan beberapa permitted peaks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1979&lt;br /&gt;Harry Suliztiarto memanjat atap Planetarium, Taman Ismail Marzuki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1980&lt;br /&gt;Tebing Parang untuk pertama kalinya oleh tim ITB, di bawah pimpinan Harry Sulisztiarto. Wanadri untuk pertamakalinya menyelenggarakan ekspedisi ke Carstensz di Pegunungan Jayawijaya. Skygers menyelenggarakan sekolah panjat tebing untuk pertama kalinya. Sampai kini belum ada lagi kelompok yang membuat pendidikan panjat tebing untuk umum seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Nepal membuka kesempatan pendakian musim dingin, di samping musim semi dan musim gugur. Kian banyak kaki meratakan jalan-jalan setapak dipelbagai pelosok Himalaya, kikan tinggi sampah menumpuk di sana-sini. Sebagai gantinya, konon mata uang asing makin deras mengalir ke sana. Tapi siapa yang tambah kaya?&lt;br /&gt;1981&lt;br /&gt;Dua ekspedisi Indonesia sekaligus di dinding Selatan Carstensz, Mapala Ul dan ITB. Salah seorang anggota tim Mapala Ul, Hartono Basuki, gugur di sini. Jayagiri dari Bandung mengirimkan Danardana mengikuti sekolah pendaki gunung di Glenmore Lodge, Skotlandia, dilanjutkan pendakian Matterhorn di Swiss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1982&lt;br /&gt;Jayagiri kembali mengirimkan orang, Irwanto, ke sekolah pendakian di ISM, Swiss, dilanjulkan ekspedisi 4 orang ke Mont Blanc di Perancis, dan Matterhorn serta Monte Rosa di Swiss.&lt;br /&gt;Ahmad dari kelompok Gideon Bandung tewas terjatuh di Tebing 48 Citatah, korban pertama panjat tebing di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1984&lt;br /&gt;UGM (Mapagama) mengirimkan Tim Ekspedisi Gajah Mada ke Irian Jaya. Tim panjatnya berhasil mencapai puncak Carstensz Pyramide melalui jalur normal.&lt;br /&gt;Tebing Lingga di Trenggalek, Jawa Timur, serta tebing pantai Uluwatu di Bali, berhasil dipanjat oleh kelompok Skygers bersama GAP (Gabungan Anak Petualang) dari Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1985&lt;br /&gt;Tebing Serelo di Lahat, Sumatra Selatan, berhasil dipanjat oleh tim yang menamakan dirinya Ekspedisi Anak Nakal. Ekspedisi Mapala Ul gagal mencapai Puncak Chulu West (6584 m) di Himalaya, Nepal. Ekspedisi Jayagiri gagal memanjat Eiger Nordwand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1986&lt;br /&gt;Kelompok gabungan Exclusive berhasil memanjat Tebing Bambapuang di selatan Toraja, Sulawesi Selatan.&lt;br /&gt;Ketompok UKL (Unit Kenal Lingkungan) Univeritas Pajajaran Bandung memanjat tebing Gunung Lanang di Jawa Timur.&lt;br /&gt;Pemanjat-pemanjat Jayagiri Bandung merampungkan Dinding Ponot di air terjun Sigura-gura, Sumatera Utara.&lt;br /&gt;Ekspedisi Jayagiri mengulang pemanjatan Eiger, berthasil, menciptakan lintasan baru. Mapala Ul mengirimkan ekspedisi ke Puncak Kilimanjaro (5895 m) di Afrika antara lain Don Hasman (Wartawan Mutiara).&lt;br /&gt;Kompetisi panjat tebing pertama di dunia diselenggarakan di Uni Soviet, di tebing alam, dan sempat ditayangkan juga oteh TVRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1987&lt;br /&gt;Empat Anggota Ekspedisi Aranyacala Universitas Trisakti tewas diserang Gerombolan Pengacau Irian dalam perjalanan menuju Jayawaijaya.&lt;br /&gt;Ekspedisi Wanadri menyelesaikan pemanjatan Tebing Batu Unta di Kalimantan Barat. Kelompok Trupala memanjat tebing Bukit Gajah di Jawa Tengah. Sepikul di Jawa Timur disantap Skygers.&lt;br /&gt;Beberapa ekspedisi dan pendaki Indonesia dikirimkan keluar negeri. Mapala Ul ke Puncak Chimborazo (6267 m)dan Cayambe (gagal) di Pegunungan Andes, Amerika Selatan.&lt;br /&gt;Ekspedisi Wanita Indonesia Mendaki Himalaya ke lmja Tse, Himalaya, hampir bersamaan dengan dua anggota Ekspedisi Jayagiri Saddle Marathon yang sedianya berambisi memanggul sepeda ke puncak namun terhadang birokrasi Nepal. Di Afrika, ekspedisi sepeda ini berhasil mencapal puncak tertingginya, Kilimanjaro (5895 m) dan Mount Kenya (5199 m, tanpa sepeda).&lt;br /&gt;Ekspedisi Wanadri gagal mencapai Puncak Vasuki Parbat (6792 m) di Garhwal Himalaya, India.&lt;br /&gt;Lomba panjat tebing pertama di Indonesia dilaksanakan di tebing pantai Jimbaran di Ball.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1988&lt;br /&gt;Dinding panjat buat pertama kali diperkenalkan di Indonesia, dibawa oleh 4 atlet pemanjat Prancis yang diundang atas kerjasama Kantor Menpora dengan Kedubes Perancis di Jakarta. Mereka juga sempat memberikan ilmu lewat kursus singkat kepada pemanjat-pemanjat kita. Bersamaan, lahir Federasi Panjat Gunung &amp;amp; Tebing Indonesia, diketuai Harry Suliztiarto.&lt;br /&gt;Untuk pertama kalinya disusun rangkaian kejuaraan untuk memperebutkan Piala Dunia Panjat Dinding yang direstui dan diawasi langsung oleh UIAA (badan Internasional yang membawahi federasi-federasi panjat tebing dan pendaki gunung), diawali dengan kejuaraan di Snowbird, Utah, AS.&lt;br /&gt;Ekspedisi panjat tebing pertama yang dilakukan sepenuhnya oleh wanita, Ekspedisi Putri Parang Aranyacala, Tower III. Sedangkan kelompok putranya memanjat Tebing Gunung Kembar di Citeureup, Bogor.&lt;br /&gt;Ekspedisi UKL Unpad Bandung di Batu Unta, Kalbar, kehilangan satu anggotanya, Yanto Martogi Sitanggang jatuh bebas. Speed climbing pertama di Indonesia dilakukan oleh Sandy &amp;amp; Jati, di dinding utara Parang, 3 jam. Sekaligus merupakan pemanjatan big wall pertama tanpa menggunakan alat pengaman sama sekali, keduanya hanya dihubungkan dengan tali.&lt;br /&gt;Lomba panjat ‘tebing buatan’ pertama dilakukan di Bandung, mengambil dinding gardu listrik.&lt;br /&gt;Ekspedisi Wanadri berhasil menempatkan 3 pendakinya di Puncak Pumori (7145 m) di Himalaya, Nepal, disusul pasangan Hendricus Mutter dan Vera dari Jayagiri mendaki Imja Tse (6189 m), tanpa bantuan sherpa.&lt;br /&gt;Lalu di Alpen, Ekspedisi Jayagiri Speed Climbing gagal memenuhi target waktu 2 hari pemanjatan dinding utara Eiger, mulur menjadi 5 hari. Sedangkan ekspedisi dari Pataga Jakarta berhasil menciptakan lintasan baru di dinding yang sama.&lt;br /&gt;Di Yosemite, AS, Sandy Febyanto dan Jati Pranoto dari Jayagiri memanjat Tebing Half Dome (gagal memecahkan retor John Bachar &amp;amp; Peter Croft 4,5 jam) dan Tebing El Capitan (gagal memecahkan rekor 10,5 jam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1989&lt;br /&gt;Awal tahun dunia panjat tebing Indonesia merunduk dilanda musibah, gugurnya salah satu pemanjat terbaik Indonesia, Sandy Febyanto, jatuh di Tebing Pawon, Citatah. Tapi tak lama, semangat almarhum seolah justru menyebar ke segala penjuru, memacu pencetakan prestasi panjat tebing di Bumi Pertiwi ini.&lt;br /&gt;Tim Panjat Tebing Yogyakrta/TPTY melakukan ekspedisi ke Dinding Utara Carstensz tetapi gagal mencapai puncak secara direct, namun jalur normal Carstensz berhasil dipanjat sebelumnya.&lt;br /&gt;Kembali kawasan Citeureup dirambah anak Aranyacala, kali ini Tebing Rungking.&lt;br /&gt;Arek-arek Young Pioneer dari Malang memanjat tebing Gajah Mungkur di seputaran dalam kawah Gunung Kelud. Kemudian tim Jayagiri dalam persiapannya ke Lhotse Shar di Nepal, mematok target memanjati semua pucuk-pucuk tebing sekeliling kawah Kelud tadi, tapi tak berhasil. Ekspedisi Lhotse Shar itu sendiri batal berangkat.&lt;br /&gt;Tebing Uluwatu dipanjat ekspedisi putri yang kedua, dari Mahitala Unpar.&lt;br /&gt;Kelompok MEGA Universitas Terumanegara melakukan Ekspedisi Marathon Panjat Tebing, beruntun di tebing-tebing Citatah, Parang, Gajah Mungkur, dan berakhir di Uluwatu, dalam waktu hampir sebulan, marathon panjat tebing pertama di Indonesia. Ekspedisi Putri Lipstick Aranyacala dia Bambapuang, tapi musibah menimpa sebelum puncak tergapai. Ali Irfan Batubara, fotografer tim, tewas tergelincir dari ketinggian.&lt;br /&gt;Tahun ini tercatat tak kurang dari sepuluh kejuaraan panjat dinding diselenggarakan di Indonesia. Beberapa yang besar antara lain di Universitas Parahyangan Bandung, Universitas Trisakti Jakarta, ISTN Jakarta, di Markas Kopassus Grup I Serang, dua kali oleh Trupala SMA-6 (di Balai Sidang dan Ancol), lalu SMA 70 Bulungan Jakarta, kelompok KAPA FT Ul, Geologi ITB.&lt;br /&gt;Mapala Ul bikin 2 ekspedisi, Mount Cook (3764 m) di Selandia Baru dan Puncak McKinley (6149 m) di Alaska. Empat anggota Wanadri mengikuti kursus pendakian gunung es di Rainier Mountaineering Institute di AS, dilanjutkan dengan bergabung dengan ekspedisi AS ke Kangchenjunga di Himalaya.&lt;br /&gt;Di Alpen, Ekspedisi Wanita Alpen Indonesia berhasil pula merampungkan misinya, mendaki 5 puncak tertinggi di 5 negara Eropa, Mont Blanc (4807m, Perancis), Grand Paradiso (4601 m, Italia), Marts Rosa (4634 m, Swiss), Grossgiockner (3978 m, Austria) dan Zugsptee (2964 m, Jerman Barat).&lt;br /&gt;Akhir tahun ini ditutup dengan gebrakan Budi Cahyono melakukan pemanjatan solo di Tower III Tebing Parang. Artificial solo climbing pada big wall yang pertama di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1991&lt;br /&gt;Aryati menjadi wanita Asia pertama yang berhasil menjejakkan kakinya di Puncak Annapurna IV, Himalaya, pada Ekspedisi Annapurna Putri Patria Indonesia.&lt;br /&gt;Tim Srikandi Tim Panjat Tebing Yogyakarta (6 orang) membuat jalur di Bukit Tanggul, Tulung Agung, Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1992&lt;br /&gt;Dunia petualangan Indonesia kembali berduka karena kehilangan dua orang terbaiknya, Norman Edwin dan Didiek Syamsu, anggota Mapala UI tewas di terjang badai di Gunung Aconcagua, Argentina.&lt;br /&gt;Ekspedisi Pemanjat Putri Indonesia menjejakkan kakinya di Puncak Tebing Cima Ovest, Tre Cime, Italia.&lt;br /&gt;Ekspedisi Putri Khatulistiwa Tim Panjat Tebing Yogyakarta memanjat dinding utara Bukit Kelam, Sintang, Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1996&lt;br /&gt;Clara Sumarwati membuat kontroversi dalam pendakiannya di Everest, puncak tertinggi di Pegunungan Himalaya pada tanggal 26 September 1996. Banyak pihak di Indonesia yang meragukan bahwa kedua kakinya telah menjejak puncak tertinggi di dunia itu. Tetapi berdasarkan data dari Adventure Stats.com pada bulan Januari 2002 nama Clara Sumarwati telah tercatat sebagai pendaki Everest ke 836.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1997&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pratu Asmujiono menyusul Clara menjejakkan kakinya di Puncak Everest pada tanggal 26 April. Menurut catatan Adventure Stats.com, ia merupakan orang yang ke 851. Asmujiono berangkat bersama tim Ekpedisi Everest Indonesia yang merupakan gabungan anggota Kopassus dan pendaki sipil lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber :&lt;a href="http://catros.wordpress.com/2007/03/29/sejarah-pendakian-gunung-dan-panjat-tebing-di-indonesia/#comment-1411" target="blank"&gt;http://catros.wordpress.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-6291160544721618415?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/6291160544721618415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=6291160544721618415' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/6291160544721618415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/6291160544721618415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/08/sejarah-pemanjatan.html' title='sejarah pemanjatan'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-3330110299258900319</id><published>2008-08-18T23:41:00.003+07:00</published><updated>2008-09-18T04:57:03.890+07:00</updated><title type='text'>tips untuk para penggiat alam bebas</title><content type='html'>TIP MENAMBAH TENAGA posted FP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jagalah tubuh agar tidak lelah, pertahankan kondisi prima, tambahkan kesegaran pada keseharian Anda dengan tips sederhana berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sarapan pagi&lt;br /&gt;Sangat mudah untuk dilewatkan, namun melewatkan sarapan pagi dapat mengganggu Anda. Menyediakan waktu untuk bersantap pagi dapat mendorong metabolisme Anda semakin kuat dan memberi Anda energi untuk pembakaran. Pilih makanan yang kaya karbohidrat seperti sereal atau roti gandum, karena tubuh Anda memerlukan Glukosa sebagai bahan bakar.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Minum yang cukup&lt;br /&gt;Minumlah 1.25 liter air segar dan jadikan kebiasaan walaupun itu melebihi kebutuhan Anda setiap harinya. Dehidrasi menyebabkan fungsi otak menjadi kurang efisien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Istirahat yang cukup&lt;br /&gt;Orang dewasa rata-rata membutuhkan waktu delapan jam untuk tidur. Mengatur waktu yang cukup untuk mengistirahatkan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Konsumsi makanan sehat&lt;br /&gt;Jangan tinggalkan makanan sehat. Berpergian terlalu lama tanpa makan memungkinkan gula darah Anda menurun, menyebabkan kekurangan energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kehilangan zat besi&lt;br /&gt;Bagi wanita khususnya, pastikan kadar zat besi Anda cukup, zat besi bisa ditemukan pada daging merah dan sayuran hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Waspadai kafein&lt;br /&gt;Satu atau dua cangkir teh, teh dapat membantu kesiagaan mental Anda. Namun apabila Anda minum hingga berlebihan, perasaan gelisah dan emosi dapat muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Berhenti merokok demi kebaikan&lt;br /&gt;Nikotin menghabiskan oksigen dalam darah Anda. Mengingat oksigen dan glukosa diperlukan untuk menghasilkan energi, alasan mengapa perokok lebih mudah lelah menjadi jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Berelaksasi sejenak&lt;br /&gt;Relaksasi dapat menghilangkan stress dan meredakan gejala insomia. Cobalah berbagai aktivitas, meditasi atau mendengarkan musik instrumen, hingga Anda menemukan mana yang tepat.&lt;br /&gt;sumber &lt;a target="blank"&gt;http://www.filmpendek.org/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-3330110299258900319?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/3330110299258900319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=3330110299258900319' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/3330110299258900319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/3330110299258900319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/08/tips-untuk-para-penggiat-alam-bebas.html' title='tips untuk para penggiat alam bebas'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-5473463164190379396</id><published>2008-08-16T22:56:00.003+07:00</published><updated>2008-09-18T04:58:10.437+07:00</updated><title type='text'>profil KMPA FAKTAPALA STAIN Purwokerto</title><content type='html'>PROFIL KMPA FAKTAPALA STAIN Purwokerto&lt;br /&gt;Oleh :Pherlee Elkhalieqy 0074&lt;br /&gt;Pecinta Alam, itu merupakan sebutan orang-orang yang suka berpetualang alam bebas. Entah kenapa masyarakat secara umum me-generalisirkan istilah pecinta alam identik dengan orang yang suka berkegiatan di alam bebas, padahal kalau kita perhatikan secara spesifik sangatlah berbeda antara pecinta alam dengan penggiat alam, kalau pecinta alam merupakan wadah para penggiat alam bebas sudah pasti tidak lepas dengan pelestarian lingkungan (Konservasi lingkungan hidup), sedangkan penggiat alam merupakan organisasi atau klub yang mewadahi orang- orang yang hoby berpetualang di alam bebas.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kelompok Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA)”FAKTAPALA“ STAIN Purwokerto, merupakan unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang mewadahi bakat dan minat kawan-kawan mahasiswa yang hobby dengan kegiatan alam bebas, baik kegiatan petualangan alam bebas, dan konservasi lingkungan hidup. Di KMPA FAKTAPALA“ sendiri sudah ada beberapa divisi yang mewadahi bakat minat anggotanya, yaitu :&lt;br /&gt;- Divisi Gunung Hutan (GH) di mana divisi ini spesifikasi kepetualangan rimba dan gunung, seperti pendakian gunung, jungle survival, jungle hiking, Orienteering(navigasi darat), ekspedisi gunung dan hutan.&lt;br /&gt;Kegiatan yang sudah terprogram adalah pendakian wajib Gunung Slamet dengan tujuan untuk bisa mengenal gunung yang ada di wilayah purwokerto, pendakian lain yang sudah dilaksanakan di antaranya ekspedisi Semeru Arjuna Welirang (Jawa Timur tahun 2003) pengembaraan triple S (Slamet Sindoro Sumbing ) Jawa Tengah 2004, pengembaraan Gunung Rinjani dan Gunung Agung ( NTB dan Bali 2005), pengembaraan Gunung Kerinci (Jambi 2006) Pengembaraan Gunung Argopuro dan Gunung Raung ( Jawa Timur 2007 ) dan Pengembaraan gunung Leuser (NAD 2008) jungle survival yang bertujuan untuk mengembangkan keberanian mental anggota serta menumbuhkan pemahaman tentang lingkungan yang kita tinggali, mengikuti lomba orienteeringi dan pada tahun 2008 tim KMPA FAKTAPALA juara 1 untuk wilayah regional Jateng serta peringkat 13untuk nasional,  &lt;br /&gt;- Divisi Rock Climbing (RC)  merupakan divisi yang mewadahi anggota yang berbakat dan berminat dibidang panjat tebing, baik adventure dengan media tebing alam dengan orientasi petualangan, maupun sport(atlet) dengan media tebing buatan (Wall Climbing) dengan orientasi prestasi, KMPA FAKTAPALA sendiri merupakan salah satu club panjat tebing di Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) pengcab Banyumas, dan beberapa anggota KMPA FAKTAPALA  menjadi pengurus cabang FPTI, baik di Banyumas maupun di sekitarnya, sedangkan kegiatan panjat tebing alam bebas yang pernah dilakukan adalah pemanjatan tebing putih di kecamatan gombong- kebumen (kegiatan pengkaderan tahunan) pemanjatan tebing parang ndok di yogyakarta (pengembaraan tebing 2008)&lt;br /&gt;- Divisi Caving (Gua) divisi ini spesifik untuk anggota yang hoby petualangan bawah tanah, yaitu penelusuran gua, baik gua yang horisontal maupun yang vertikal, dengan tujuan eksplorer kekayaan alam bawah tanah, program yang tahunan dan pengkaderan divisi caving adalah eksplorer gua petruk dan liyah, serta pemetaan (maping) gua petruk dan liyah 2 (Pengembaraan Gua 2008)&lt;br /&gt;- Divisi Lingkungan Hidup (LH) spesifik untuk anggota yang menyukai konservasi alam, pelestarian alam bebas, budaya tradisional,pengamatan dan penyelamatan satwa liar dan langka, kegiatan tahunan yaitu assesment masyarakat pinggir hutan banyumas, Ranu Pane Conserfation centre (Jawa Timur 2004).pengembaraan di suku Baduy Banten 2008&lt;br /&gt;- Divisi yang akan dikembangkan pada tahapan berikutnya adalah divisi arung jeram (rafting)&lt;br /&gt;Di KMPA FAKTAPALA“ sebagai organisasi pecinta alam tidak hanya sekedar mewadahi hobby petualangan alam bebas, kita juga tergabung dengan SAR (Search And Rescue) Banyumas yang merupakan,operasi SAR yang pernah kita laksanakan yaitu tergabung dengan tim SAR kasus hilangnya anggota MAPAGAMA (UGM) pada tahun 2001,Latiha Gabungan SAR FORDIK Purwokerto tahun 2003 pelatihan SAR dengan Yayasan Alam Bebas Indonesia (YABI) Tulung Agung Jawa Timur 2004,relawan Tsunami Aceh tahun 2005, relawan musibah tanah longsor Sijeruk Banjarnegara 2006, dan relawan musibah gempa yogyakarta 2006. selain itu dengan menjadi anggota KMPA FAKTAPALA akan menambah wacana keilmuan tentang organisasi, jadi kawan-kawan mahasiswa yang masuk ke KMPA FAKTAPALA tidak hanya mengasah kemampuan bakat dan minat petualangan saja, tapi juga bisa belajar berorganisasi, dan mengembangkan wacana intelektual dengan basis petualangan dan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Untuk kawan-kawan mahasiswa baru,selamat datang di kampus perjuangan STAIN Purwokerto, mari bergabung dan berproses bersama kita di dunia petualangan.&lt;br /&gt; Salam Lestari........!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-5473463164190379396?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/5473463164190379396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=5473463164190379396' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/5473463164190379396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/5473463164190379396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/08/profil-kmpa-faktapala-stain-purwokerto.html' title='profil KMPA FAKTAPALA STAIN Purwokerto'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-1151836226940805427</id><published>2008-08-13T22:50:00.003+07:00</published><updated>2008-09-18T05:02:10.219+07:00</updated><title type='text'>panduan untuk para pendaki gunung</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;       &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;big&gt;&lt;strong&gt;Manajemen Emosional&lt;/strong&gt;&lt;/big&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;Dan Karakterisitik Dalam Pendakian Gunung&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 20pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Mendaki gunung merupakan suatu kegiatan yang melibatkan kekuatan fisik, pengaturan rencana perjalanan, aplikasi keilmuan, dan manajemen emosional. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 20pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Manajemen emosional merupakan hal yang paling sering dilupakan oleh para pendaki gunung dalam menjalani aktivitasnya di alam bebas. Manajemen emosional sendiri secara harfiah berarti pengaturan, rencana, dan aplikasi tingkah laku berdasarkan karakteristik mental, sifat, dan kejiwaan. Oleh karena itu tingkat kenyamanan dalam suatu perjalanan dapat ditentukan oleh kemampuan seseorang dalam memanajemen emosinya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 20pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Gonjess seorang praktisi dunia petualangan pernah berkata dalam suatu kesempatan “ Jika kita ingin merasakan suatu kenyamanan dalam mendaki gunung, kita harus dapat beradaptasi dengan situasi dan kondisi lingkungan tempat kita melakukan pendakian “. Adaptasi sendiri dalam hal ini meliputi banyak hal, diantaranya adaptasi karakteristik dan pembawaan kita terhadap adat istiadat masyarakat, alam sekitar, dan teman seperjalanan kita.&lt;/span&gt;&lt;span id="more-203"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 20pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Asumsinya seperti ini, jikalau kita seorang akuntan keuangan terkenal tetapi kita ingin mencoba suatu pengalaman baru dengan bergabung ke dalam komunitas tukang semir sepatu. Otomatis kita harus dapat berfikir seperti seorang tukang semir sepatu, jika kita masih tetap berfikir dengan karakteristik seorang akuntan, akan sulit bagi kita untuk merasa nyaman dalam bergabung dengan komunitas tukang semir sepatu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 20pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ada beberapa tips yang berkaitan dengan manajemen emosional dan karakterisitik dalam pendakian gunung, diantaranya : &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="margin-top: 0pt;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sering melakukan observasi tentang karakterisik emosional masyarakat tempat kita akan melakukan kegiatan pendakian gunung. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Mempelajari budaya dan bahasa daerah masyarakat sekitar tempat kita melakukan kegiatan pendakian gunung. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Selalu bertanya tentang karakteristik diri kita kepada orang-orang terdekat sebagai bahan pembelajaran dan instropeksi diri. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Rajinlah berdiplomasi dengan banyak orang untuik mempertajam daya adaptasi kita terhadap situasi dan kondisi dimana kita dituntut untuk menyamakan pola pikir dengan beberapa orang yang berbeda. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Rajinlah berlatih kemampuan pembatasan diri seperti puasa, menyepi, dll. Agar kita dapat memprediksi efek dari kejiwaan kita terhadap lingkungan sekitar. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 20pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Mendaki gunung bukanlah kegiatan yang sederhana jika kita ingin merasakan kenyamanan dalam berkegiatan didalamnya. Kadang mendaki gunung dapat menimbulkan efek jera bagi para penggiat jika mereka tidak mampu memanajemen diri mereka dengan benar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 20pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Meraih puncak gunung adalah reprentasi luapan jiwa seseorang, ia akan lebih sempurna untuk dinikmati jika kita merasa nyaman dalam perjalanan meraihnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;           &lt;p class="postinfo"&gt;     Filed under: &lt;a href="http://wordpress.com/tag/adventure/" title="View all posts in Adventure" rel="category tag"&gt;Adventure&lt;/a&gt; | Tagged: &lt;a href="http://wordpress.com/tag/manajemen-pendakian/" rel="tag"&gt;Manajemen pendakian&lt;/a&gt;     &lt;/p&gt;      &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-1151836226940805427?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/1151836226940805427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=1151836226940805427' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1151836226940805427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1151836226940805427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/08/manajemen-emosional-dan-karakterisitik.html' title='panduan untuk para pendaki gunung'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-4742279441920344359</id><published>2008-08-13T17:45:00.004+07:00</published><updated>2008-08-30T00:35:41.990+07:00</updated><title type='text'>mari kita renungkan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SKK-54zN-aI/AAAAAAAAABw/JbyXWFFqtY0/s1600-h/PDVD_027.BMP"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SKK-54zN-aI/AAAAAAAAABw/JbyXWFFqtY0/s200/PDVD_027.BMP" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233955618666969506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SKK-fzqZfJI/AAAAAAAAABo/sp6h7lZ5xJA/s1600-h/segara+anakan+rinjani.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SKK-fzqZfJI/AAAAAAAAABo/sp6h7lZ5xJA/s200/segara+anakan+rinjani.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233955170611199122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salam Lestari&lt;br /&gt;petualangan alam bebas, sebuah kegiatan yang dikatakan "menantang alam", namun kalau kita renungi makna filosofinya sebetulnya kegiatan tersebut adalah bentuk rasa syukur kita terhadap ciptaan tuhan yang maha indah, selama kita melakukan kegiatan tersebut dengan kode etik pecinta alam itu sendiri. namun banyak pihak yang mengatakan bahwa bentuk kegiatan alam bebas adalah kegiatan hura-hura yang tidak ada maknanya, untuk meluruskan pandangan tersebut mari kita seluruh anggota kelompok pecinta alam di seluruh dunia bahwa kegiatan di alam bebas tidak seperti yang mereka bayangkan, dengan cara berperilaku positif, tampilan boleh&lt;span style="font-style: italic;"&gt; kucel&lt;/span&gt; bin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kumal&lt;/span&gt;, tapi hati tetaplah beriman kepada sang pencipta, kita bukan sang penantang alam, tapi kita sang pejuang yang melestarikan lingkungan, budaya, dan tetap nasionalis..&lt;br /&gt;kawan-kawan faktapala STAIN Purwokerto merupakan komunitas pecinta alam yang berbasis kampus yang religius, maka kita sebagai anggota harus arif dan bijak dalam mensikapi berbagai permasalahan lingkungan, tidak hanya sekedar slogan saja tapi juga dalam dataran aplikasi.&lt;br /&gt;budaya masa lalu yang kurang bagus tinggalkan , dan mari kita membuat sesatu yang berharga bukan hanya bagi kita secara pribadi, namun juga angkat nama baik organisasi, almamater kampus kita, juga agama kita.&lt;br /&gt;Tanggap Tanggon Trengginas (3T) bukan hanya sekedar slogan&lt;br /&gt;Satu Bumi Satu Keluarga Satu Dalam Diri Kami FAKTAPALA&lt;br /&gt;one earth one family n one peace.&lt;br /&gt;Salam Lestari.........................!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-4742279441920344359?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/4742279441920344359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=4742279441920344359' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/4742279441920344359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/4742279441920344359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/08/salam-lestari-petualangan-alam-bebas.html' title='mari kita renungkan'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SKK-54zN-aI/AAAAAAAAABw/JbyXWFFqtY0/s72-c/PDVD_027.BMP' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1145799082572625189.post-1414805983835079947</id><published>2008-08-12T22:18:00.000+07:00</published><updated>2008-08-13T11:35:17.188+07:00</updated><title type='text'>renungan untuk sang petualang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SKJj69kmgrI/AAAAAAAAABU/ghkD8CT_J0E/s1600-h/rinja01a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SKJj69kmgrI/AAAAAAAAABU/ghkD8CT_J0E/s200/rinja01a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233855581569581746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SKJg9MFGs1I/AAAAAAAAABM/2UaF57sws_A/s1600-h/faktaMIR.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SKJg9MFGs1I/AAAAAAAAABM/2UaF57sws_A/s320/faktaMIR.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233852321288860498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;milenium ketiga yang merupakan era multi dimensi, di mana kita hidup dalam berbagai masalah yang selalu timbul tanpa kita tahu apa dan bagaimana suatu hal akan terjadi, kita sebagai manusia yang sudah difitrahkan oleh Allah untuk menjadi&lt;span style="font-style: italic;"&gt; khalifah fil ardh&lt;/span&gt; harus bisa menjadi pemimpin di muka bumi ini, dengan cara bagaimana???? yang jelas dengan cara menjaga alam dan lingkungan disekitar kita dengan tanpa merusak dan mengeksploitasi secara berlebihan, gunakanlah potensi alam secara wajar, kita harus menyadari bahwa belakangan ini global warming yang terjadi karena ulah kita sebagai manusia, yang tidak pernah mau menyadari bahwa perlakuan kita mengeksploitasi bumi telah merusak tatanan kehidupan. selam ini kita beranggapan bahwa bencana yang terjadi karena takdir yang artinya secara tidak langsung kita telah men&lt;span style="font-style: italic;"&gt;justice&lt;/span&gt; tuhan sebagai penyebab segala bencana di muka bumi in.&lt;br /&gt;sebagai kelompok penggiat alam bebas yang  secara langsung beraktifitas di alam bebas kita wajib memahami apa itu ramah lingkungan, alam diciptakan Allah  bukan hanya untuk tempat bersenang-senang, tidak hanya untuk dinikmati, tapi perlakukanlah alam dengan arif dan bijaksana, kita akan banyak menemukan pembelajaran dengan menghargai alam, seperti halnya seorang maestro kita bang iwan bahwa kita harus belajar dengan alam itu sendiri, karena kita juga termasuk bagian dari kehidupan alam itu sendiri, kalau bukan kita yang menjaga alam SIAPA LAGI ???????????????????????????&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1145799082572625189-1414805983835079947?l=pherleeadventure.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/feeds/1414805983835079947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1145799082572625189&amp;postID=1414805983835079947' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1414805983835079947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1145799082572625189/posts/default/1414805983835079947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pherleeadventure.blogspot.com/2008/08/renungan-untuk-sang-petualang.html' title='renungan untuk sang petualang'/><author><name>sang petualang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12409981774945986801</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SqdB57YzWhI/AAAAAAAAAHU/cJJLvWHSgqk/S220/SANY1594.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_R23haDq6py8/SKJj69kmgrI/AAAAAAAAABU/ghkD8CT_J0E/s72-c/rinja01a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
